NEWS TICKER

Citizen Journalism

Dari Desa

Pariwara

Hukum

Kriminal

Ekobis

Otomotif

Teknologi

Twitter


Beritanya

Selasa, 03 Mei 2016

Aher : Target Proses Administrasi Alihkelola SMA/SMK Selesai Oktober 2016


XPOSNEWS.com, (Bandung) - Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus melakukan penyelesaian proses administrasi pengalihan pengelolaan SMAN/SMKN dari Pemerintah Kabupaten/Kota ke Pemerintah Provinsi.

“Targetnya proses administrasi selesai bulan Oktober 2016 ini, tapi jauh sebelum Oktober itu harus sudah siap. Mudah-mudahan di bulan Mei sudah siap. Saat ini masih ada 7 kabupaten yang belum menyelesaian proses administrasi,” kata Aher, usai Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Senin (2/5/2016).

Aher menambahkan, alihkelola SMAN/SMKN dari Pemerintah Kabupaten/Kota ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Insya Allah bisa dilaksanakan mulai tahun 2017 sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam menunjang proses peralihan tersebut. 

"Saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat sedang mempersiapkan proses pembangunan 100 sekolah baru untuk SMAN/SMKN di Jawa Barat," kata Aher. (HPP Jabar/Frida)

KPUD Kota Bogor Terima Penghargaan KPUD Terpatuh Se-Jabar


XPOSNEWS.com, (Bogor) - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bogor mendapatkan penghargaan sebagai KPU Sangat Patuh untuk enam kategori. KPUD Kota Bogor terpilih menjadi KPU terbaik mengalahkan KPUD lainnya yang tersebar di kota/kabupaten di Jawa Barat.  Hal ini membuat KPU Provinsi Jawa Barat melakukan kunjungan langsung ke KPUD Kota Bogor Selasa (3/5/2016).

“Nilai keenam kategori diakumulasikan dan KPUD Kota Bogor mendapat nilai tertinggi dengan predikat Sangat Patuh,” ujar Undang, Ketua KPUD Kota Bogor.


Menurut Undang, KPUD Kota Bogor hanya melaksanakan keenam program tersebut tanpa tahu adanya penilaian dari KPU Provinsi. Enam kategori tersebut adalah Pelayanan Informasi Publik (PIB) KPU, Daftar Informasi Publik, Penyedian Tempat Layanan Informasi Publik, Laporan Informasi Publik 2015, Pengelolaan Website dan E-PPID yakni pengisian data ke website KPU Pusat.

“Penilaian website dilihat karena selalu update. Ke depan KPUD akan menyebarkan informasi tidak hanya melalui Website atau Facebook, namun juga via twitter dan instagram karena informasi tersebut penting diketahui masyarakat,” tutur Undang.

Bersamaan dengan itu siang tadi KPUD Kota Bogor juga melakukan rapat bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor dalam rangka pemukhtahiran data pemilih untuk mengetahui informasi terbaru tentang jumlah perkembangan potensi pemilih di Kota Bogor. (Rahmat Maulana)

144 Para Guru SD-SMP Ikuti OSN Tahun 2016 Tingkat Kota Bogor


XPOSNEWS.com, (Bogor) - Guna meningkatkan pengetahuan, kompetensi dan profesionalisme para guru SD dan SMP, Dinas Pendidikan Kota Bogor menggelar Olimpiade Sains Nasional (OSN) Guru SD dan SMP Tingkat Kota Bogor. Yang menggembirakan, OSN tahun 2016 ini diikuti 144 peserta yang berasal dari guru-guru SD dan SMP se-Kota Bogor.

Dari 144 guru yang mengikuti OSN, 114 merupakan guru SMP dengan mata bidang pelajaran IPA dan Matematika. Sisanya adalah guru kelas SD. Jumlah peserta tahun ini melampaui target panitia. Semula, jumlah peserta yang ditargetkan hanya 100 orang guru, baik di tingkat SD maupun SMP. 


Kegiatan OSN Tingkat Kota Bogor secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan Kota Bogor Fakhrudin, Selasa (3/5/2016). OSN 2016 kali ini digelar di SMP Negeri 8 Kota Bogor, Jalan Ahmad Yani Bogor. Melihat banyaknya peserta yang mengikuti OSN tahun ini menjadi catatan tersendiri bagi Fakhrudin. ”Saya mengapresiasi OSN tahun ini, karena jumlah peserta yang mengikuti melebihi dari target. Semoga ini menjadi menginspirasi dan memotivasi guru-guru yang lainnya,” kata Fahmi, sapaan akrab Sekdisdik Kota Bogor.

Setiabudi, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kota Bogor menambahkan, nantinya untuk guru yang berhasil meraih juara dalam OSN Guru Tingkat Kota Bogor akan mewakili Kota Bogor diajang serupa di Tingkat Provinsi. “Selain juara pertama, akan disediakan juga penghargaan dan uang pembinaan bagi juara 2 dan 3 serta harapan 1 hingga 3,” papar Setiabudi.

Selain untuk memotivasi guru, jelas Setiabudi, OSN Guru bertujuan untuk pengembangan karier, menumbuhkan budaya kompetitif yang sehat antar guru dan untuk meningkatkan kemampuan bidang mata pelajaran. Selain itu juga untuk menambah wawasan, pengetahuan dan teknologi. “Disamping untuk membangun komitmen dan peningkatan mutu pendidikan dan pembelajaran secara merata,” sambungnya.

Sebagai catatan, tahun 2015 Kota Bogor mampu mengirim perwakilannya hingga OSN Tingkat Nasional dan menempati peringkat empat terbaik atas nama Mufti Amin yang berasal SMPN 4 Kota Bogor.(Urip)

Senin, 02 Mei 2016

Kawasan Wisata Tebing Keraton Tempat Fauna Bermigrasi

 

XPOSNEWS.com, (Cimenyan) - Gubernur menyambut baik atas adanya tempat wisata Tebing Karaton yang merupakan pelengkap dari kawasan konservasi Tahura Ir. H. Djuanda.

Diharapkan kawasan ini akan tetap menjadi hutan konservasi tanpa berubah fungsi menjadi hutan produksi atau lainnya, namun tetap bisa memberikan manfaat lain seperti untuk pendidikan dan keuntungan ekonomi.

Ke depannya, tempat ini bisa dikembangkan menjadi kawasan wisata minat khusus untuk education, research, sport, dan tourism, ujar Aher, saat meresmikan Kawasan Tebing Karaton, Ds.Ciburial, Kec. Cimenyan Kab.Bandung, Senin (5/2/2016).

“Kita ingin melengkapi dengan berbagai kelengkapan yang ada. Jadi hutan ini bisa menghasilkan banyak hal, seperti nuansa pendidikan, menghasilkan ekonomi atau retribusi, bisa menjadi tempat riset juga, atau tempat persemaian bunga-bungaan atau berbagai jenis tanaman yang ada, bunga anggrek atau penghasil madu. Jadi bisa menghasilkan berbagai banyak hal selain kayu,” ujar Gubernur usai acara.


Tebing Karaton merupakan tempat pariwisata berbasis pemandangan alam dan kehutanan. Ada dua hal ditawarkan tempat wisata yang satu ini, yakni sebuah tempat atau spot untuk melihat panorama alam sekitar cekungan Bandung dari atas bukit Tebing Karaton. Yang kedua, yakni kawasan hutan konservasi lengkap dengan burung-burung liar penghuni hutan, ujar Aher.

Awalnya tebing di daerah Bandung utara ini dikenal dengan nama Bukit Jontor. Seiring berkembangnya wisata di Bandung, tebing di Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda (Tahura) tersebut sejak 2014 kemudian dengan nama Tebing Keraton. Katanya, nama ini atas inisiatif dari salah seorang warga yang bernama Ase Nugraha. Nama "Keraton" sendiri konon katanya menurut kepercayaan penduduk setempat bahwa tempat ini bagian dari keraton kerajaan gaib. Namun, ada juga yang mengartikan Tebing Keraton sebagai kemegahan alam lengkap dengan panoramanya yang indah dipandang mata.

Namun, objek wisata ini kemudian menjadi hits di kalangan pengunjung. Efek selfie media sosial menjadi salah satu pendukung promosi Tebing Keraton. Objek wisata di dataran tinggi Bandung ini pun kemudian mengalami beberapa kali pembenahan. Tahun kemarin, Tebing Keraton pernah dibenahi dan ditutup dari tanggal 1 sampai 31 Oktober 2015.

Dalam acara pembukaan, Gubernur Jawa Barat secara simbolis menanam tanaman berupa pohon yang bisa menghasilkan buah untuk dikonsumsi burung dan juga sebagai simbol pelestarian tanaman hutan. Usai menanam pohon Gubernur juga melepas berbagai jenis burung, seperti Burung Kacamata, Tikukur, Perenjal, Ciblek, dan Burung Jalak dengan tujuan untuk melestarikan ekosistem burung yang ada di sekitar Tahura ini.

Perlu diketahui, kawasan ini sering juga dihinggapi oleh burung-burung dunia ketika melintas untuk bermigrasi antar-benua (biasanya setiap bulan September). Pada kesempatan yang sama, Gubernur mengukuhkan kepengurusan Forum Pelestari dan Peduli Burung Liar Jawa Barat.

Lokasi Tebing Keraton hanya berjarak 6.5 kilometer dari Terminal Dago. Suasana paling menarik ketika matahari terbit dan pemandangan hijaunya alam pegunungan sekitar Tahura. Harga tiket masuk saat ini Rp11.000. (HPP Jabar/Hilda).

Gubernur Resmikan Tebing Karaton


XPOSNEWS.com, (Cimenyan) - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher meresmikan tempat wisata Tebing Keraton yang berada di Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. Juanda, Desa Ciburial Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung Barat. Peresmian nama Tebing Karaton berbarengan dengan pengukuhan Forum Pelestari dan Peduli Burung Liar Jawa Barat, Senin (2/5/2016).

"Pelestarian hutan sudah menjadi keniscayaan karena fungsi hutan yang teramat penting bagi kehidupan manusia. Hutan meghasilkan dua komponen penting bagi kita, yaitu air dan oksigen" ujar Ahmad Heryawan.

Diharapkan kawasan ini akan tetap menjadi hutan konservasi tanpa berubah fungsi menjadi hutan produksi atau lainnya, namun tetap bisa memberikan manfaat lain seperti untuk pendidikan dan keuntungan ekonomi.


Ia mengatakan kedepannya, tempat ini bisa dikembangkan menjadi kawasan wisata minat khusus untuk "education, research, sport, dan tourism".

Menurut dia tebing Karaton merupakan tempat pariwisata berbasis pemandangan alam dan kehutanan dan ada dua hal ditawarkan tempat wisata yang satu ini, yakni sebuah tempat atau spot untuk melihat panorama alam sekitar cekungan Bandung dari atas bukit Tebing Karaton. 

"Yang kedua, yakni kawasan hutan konservasi lengkap dengan burung-burung liar penghuni hutan," kata dia.

Oleh karena itu, peresmian Tebing Karaton menurut Aher bukan hanya sekedar ceremoni belaka, tetapi menjadi momen penting dalam upaya pelestarian hutan.

"Ini bukan sekedar ceremoni belaka, tetapi menjadi salah satu langkah kita bersama dalam pelestarian hutan" katanya.

Aher juga menambahkan, pelestarian hutan juga sekaligus melestarikan mahluk hidup termasuk burung liar.

"Jika di suatu kawasan hutan burung-burung sudah banyak kembali, itu menandakan hutannya sudah sehat kembali, itulah yang kita upayakan saat ini" jelasnya. (HPP Jabar/Hilda)

110 Insan Pendidikan Diberi Penghargaan Di Hardiknas Karawang


XPOSNEWS.com, (Karawang) - Hari Pendidikan Nasional kita rayakan sebagai hari kesadaran tentang pentingnya kualitas manusia. Presiden Jokowi menggariskan bahwa Indonesia akan menjadi bangsa yang disegani dunia dan akan berhasil dalam berbagai kompetisi era global jika tinggi kualitas manusianya. Manusia yang terdidik dan tercerahkan adalah kunci kemajuan bangsa.

Hal itu disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI dalam pidato yang dibacakan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2016 Tingkat Kabupaten Karwang di Lapang Karang Pawitan, Senin (2/5/2016). 

Pada kesempatan itu Mendikbud juga mengajak semua insan pendidikan untuk terus bergerak dan terlibat memperluas dampak pendidikan terhadap saudara sebangsa setanah air yang belum sepenuhnya mendapatkan dan merasakan kesempatan tersebut.

Abad 21 menuntut anak-anak Indonesia mampu menghadapi masalah-masalah yang kompleks dan tidak terstruktur. Mereka membutuhkan kompetensi kemampuan kreativitas, kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah, kemampuan komunikasi serta kemampuan kolaborasi”, tutur Mendikbud, Anies Baswedan sebagaimana disampaikan Cellica.

Usai Upacara Peringatan ada acara tambahan antara lain Lomba dalam rangka Hardiknas. 110 Stakeholder Pendidikan mendapatkan Pengahargaan diantaranya lomba  Calistung, OSN Siswa SD, OSN Siswa SMP, OSN Guur SD, Guru SD Berprestasi. (Yayat)

Pemerintah Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Buruh


XPOSNEWS.com, (Jakarta) - Dalam rangka perayaan Hari Buruh Internasional 2016, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesejahteraan buruh dan pekerja di Indonesia. Komitmen tersebut merupakan program pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla seperti yang diamanatkan dalam pasal 100-101 UU No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Untuk menjalankan amanat undang-undang, Kementerian Ketenagakerjaan bersama dengan Kementerian/Lembaga terkait telah melakukan berbagai terobosan kebijakan dan program. Kebijakan tersebut antara lain, Peraturan Pemerintah No.78 Tahun 2015 mengenai pengupahan, Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No.6 Tahun 2016 mengenai tunjangan hari raya keagaamaan, Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No.7 Tahun 2016 mengenai uang servis di hotel dan restoran pada hotel, serta Undang-Undang  No.4 Tahun 2016 mengenai Tabungan Perumahan Rakyat.

“PP Pengupahan adalah bukti kehadiran negara dalam memastikan Buruh/Pekerja tidak jatuh dalam upah murah, karena pasti upah akan naik tiap tahunnya. PP ini juga memberikan kepastian bagi dunia usaha karena besaran kenaikan upah yang terukur, sehingga pengusaha jadi bisa mengembangkan usahanya. Dengan begitu diharapkan peluang kerja juga meningkat,” ujar Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Hanif Dhakiri  dalam siaran pers tertulisnya, Minggu (1/5/2016).


Dijelaskan Hanif, PP ini tidak menghilangkan kebutuhan hidup layak dalam menentukan besaran upah. Sebab, dalam rumusan formula upah minimum, jenis kebutuhan yang ada dalam kebutuhan hidup layak juga merupakan jenis kebutuhan yang menentukan inflasi. Selain itu, formula penghitungan juga masih mengikutsertakan peran pekerja dalam proses perundingan. Hal tersebut tertera di pasal 42 ayat (2), yaitu: upah Pekerja/Buruh dengan masa kerja lebih dari satu tahun atau lebih dirundingkan secara bipartit antara pekerja dan pengusaha. Sebagai turunan dari PP Pengupahan, Permenaker THR menyebutkan bahwa  pekerja dengan masa kerja minimal satu bulan (secara terus menerus) berhak mendapatkan THR sebesar satu bulan upah. Besarannya dihitung secara proporsional sesuai masa kerja. Sementara itu Permenaker uang servis mengatur pengusaha hotel dan restoran di hotel untuk dapat memberikan 95% dari uang servis yang terkumpul dalam sebulan untuk dibagikan kepada pekerjanya. Pembagiannya mempertimbangkan prinsip pemerataan dan pelayanan prima, yaitu 50% dibagi sama besar dan sisanya dibagi berdasarkan senioritas dan kinerja.

Program pemerintah lainnya untuk menopang kesejahteraan pekerja dan buruh dari sisi kebijakan sosial, yaitu dengan kebijakan tentang Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, kebijakan tentang perumahan dan transportasi murah bagi pekerja. Pemerintah berupaya memenuhi kebutuhan papan Buruh/Pekerja melalui program Sejuta Rumah, pembangunan 10.000 rusunawa bagi Buruh/Pekerja, dan program Tapera. Program Sejuta Rumah akan membangun 603.516 unit rumah bagi kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) termasuk pekerja/buruh, nelayan, TNI/Polri dan PNS. Selain itu, pemerintah juga berupaya untuk mewujudkan transportasi murah dari dan untuk ke tempat kerja bagi Buruh/Pekerja.

Sedangkan bagi Buruh/Pekerja yang berminat untuk menjalankan usaha produktif, pemerintah memberikan kemudahan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Beberapa penerimanya adalah calon Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri, TKI purna, anggota keluarga pekerja yang berpenghasilan tetap dan pekerja ter-PHK yang mengikuti pelatihan kewirausahaan. Bunga KUR yang diberikan pun terus menurun tiap tahunnya. Di tahun 2014 bunga KUR sebesar 22%, tahun 2015 12%, tahun 2016 9%, dan tahun 2017 akan turun menjadi 7%.

Percepatan Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja.

Selain kesejahteraan pekerja/buruh, pemerintah juga fokus pada percepatan peningkatan kompetensi tenaga kerja. Hal ini menjadi krusial terutama dalam menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Berdasarkan Survey Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) per Agustus 2015,  angkatan kerja Indonesia berjumlah 122,38 juta orang dengan jumlah 114,82 juta orang telah bekerja. Dari data tersebut, sekitar 50,83 juta angkatan kerja Indonesia berpendidikan SD ke bawah telah bekerja. Untuk tingkat pendidikan Menengah Pertama (SMP/sederajat), 20,7    juta telah bekerja. Tingkat pendidikan menengah atas (SMA/MA/SMK/sederajat) sebanyak 30,65 juta telah bekerja. Sedangkan tingkat pendidikan Diploma/Sarjana ke atas hanya sebanyak 12,64 juta telah bekerja. Angkatan kerja akan sulit terserap ke dunia kerja tanpa kualifikasi keterampilan dan keahlian yang cukup. Untuk mengatasinya Kemnaker terus melakukan berbagai tindakan percepatan peningkatan kompetensi. Salah satunya yaitu revitalisasi, reorientasi dan rebranding Balai Latihan Kerja. Saat ini jumlah BLK secara total adalah 279. Sebanyak 17 milik pusat dan  262 BLK milik pemda Provinsi, Kab/kota.

“Sekarang masuk BLK sudah tanpa syarat batas umur dan syarat pendidikan. Siapapun bisa mendapat akses. Itu perlu didorong agar yang menganggur bisa masuk pasar kerja setelah ketrampilannya meningkat dan yang sudah bekerja meningkat kompetensinya sehingga daya saing dan upahnya ikut meningkat.”kata Hanif.

Upaya lainnya yang ditempuh untuk meningkatkan kompetensi adalah kerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk program pelatihan terpadu. Program ini meliputi pelatihan, pemagangan dan sertifikasi yang dilakukan secara bersama antara lembaga pelatihan, lembaga sertifikasi dan industri. Diharapkan kerjasama ini dapat menghasilkan SDM kompeten berdaya saing. Kerjasama ini menargetkan 200.000 pemagangan tiap tahunnya. Rinciannya, 2.000 perusahaan di bawah Kadin akan berpartisipasi dengan menerima 100 pemagang per perusahaan tiap tahunnya.

“Mengutip kata presiden, negara dan bangsa yang memenangkan persaingan adalah yang unggul di skill dan kompetensi. Oleh karena itu pelatihan dan pendidikan vokasional menjadi penting guna meningkatkan kompetensi pekerja.” ujar Hanif. (Humas Kemenaker/Mad)

Penyandang Disabilitas Bisa Mengikuti SBMPTN 2016


XPOSNEWS.com, (Bandung) - Pendaftaran SBMPTN 2016 dapat diikuti oleh peserta dengan kebutuhan khusus (tuna, netra, tuna rungu, tuna wicara, dan tuna daksa). Panlok Bandung akan mengakomodasi peserta SBMPTN 2016 yang berkebutuhan khusus.

Sub Bidang Humas Panitia Lokal 34 Bandung SBMPTN 2016 Soni A. Nulhaqim menyarankan  pada saat mendaftar on-line, peserta dengan kebutuhan khusus dapat mencantumkan keterangan mengenai jenis kebutuhan khusus yang diperlukan di kolom yang telah disediakan. Selanjutnya peserta dengan kebutuhan khusus secepatnya datang melapor ke Sekretariat Panitia Lokal 34 Bandung.

Adapun persyaratan yang harus dibawa oleh peserta dengan kebutuhan khusus adalah kartu ujian, pas foto 4x6 cm 2 (dua) lembar yang sama dengan foto di kartu ujian.

Sedangkan persyaratan yang harus dibawa oleh pendamping yaitu identitas diri asli (Kartu Tanda Penduduk/ Kartu Mahasiswa) dan 2 (dua) lembar fotokopi atau salinannya, serta pas foto ukuran 4x6 cm sebanyak 2 (dua) lembar. Peserta dan pendamping wajib melapor ke Panitia Lokal 34 Bandung paling lambat tanggal 25 Mei 2016 pukul 16.00 WIB untuk mengisi dan mendapatkan Surat Pernyataan sebagai pendamping. (HPP Jabar/Frida)

Alhamdulillah, ONH Tahun 2016 Turun Menjadi Rp 34.641.340


XPOSNEWS.com, (Jakarta) - Fraksi PKS DPR RI mengapresiasi turunnya Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2016 pasca rapat penetapan yang dilakukan Komisi VIII DPR RI  bersama dengan pemerintah, Sabtu sore (30/4/2016)

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKS Ledia Hanifa  berharap, semoga dengan penetapan BPIH 2016 tersebut, pemerintah dapat lebih sungguh-sungguh meningkatkan kualitas pelayanan pada jamaah haji Indonesia.

“Semoga dengan penetapan BPIH 2016 hari ini, pemerintah lebih sungguh-sungguh meningkatkan kualitas pelayanan pada jamaah,” katanya kepada awak media, Minggu (1/5/2016).

Dikatakan, besaran penurunan haji dibandingkan tahun kemarin sebesar USD 132 (Rp. 1.768.800), yaitu  menjadi Rp 34.641.340 atau senilai USD 2.585, dengan asumsi nilai tukar USD 1 sama dengan Rp. 13.400.

“BPIH 2016 yang dibayar langsung oleh jamaah (direct cost) adalah untuk komponen tiket penerbangan PP, 24 persen biaya pemondokan Mekkah dan living allowance (tunjangan hidup). Sedangkan untuk indirect cost (pemerintah) digunakan untuk tiket pesawat, pemondokan di mekkah dan madinah, transportasi darat, makan di madinah, Mekkah, dan Armina,” jelas Ledia.

Selain itu, pada haji tahun ini, untuk manasik haji, diberlakukan kebijakan asimetris, yaitu dua kali di tingkat kabupaten dan kota, enam kali di KUA khusus Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta, dan delapan kali di KUA provinsi lainnya.

“Kebijakan asimetris pada manasik di empat provinsi tersebut karena sebagian besar jamaah bergabung dengan KBIH yang manasiknya lebih intensif,” tambah Legislator PKS dari Dapil Jawa Barat I ini.

Sedangkan, untuk makan, masing-masing jamaah mendapatkan jatah 18 kali makan (2 kali per hari) selama 9 hari di Madinah dan 24 kali (2 kali per hari) selama 12 hari di Mekkah. Juga, bagi jamaah yang tinggal dengan jarak lebih dari sama dengan 1500 meter di Mekkah, disediakan bis dengan standarisasi bis di atas tahun 2010.

“Seluruh transportasi antar kota ditingkatkan pelayanannya. Tak boleh ada lagi yang mendapatkan bis yang usianya lebih tua dari tahun 2010,” jelas Ledia.

Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKS Iqbal Romzi juga bersyukur atas penetapan penurunan biaya haji 2016 tersebut. Iqbal menjelaskan, penetapan ini dilakukan melalui penyisiran satu persatu program yang dianggarkan pemerintah.

“Alhamdulillah BPIH 2016 turun kembali setelah rapat secara maraton antara Panja BPIH Komisi VIII DPR RI dengan Pemerintah dengan menyisir satu persatu program yang dianggarkan oleh Pemerintah,” jelas Iqbal. (Mad)

Aher : Hardiknas adalah Moment Perbaikan Karakter Anak


XPOSNEWS.com, (Bandung) - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bertindak sebagai Pembina Upacara dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, tingkat Provinsi Jawa Barat, di halaman Gedung Sate, Senin (2/5/2016). Dalam sambutan tertulis Menteri Pendidikan, Ahmad Heryawan mengatakan, hari pendidikan harus menjadi moment perbaikan karakter anak.

"Hari pendidikan harus juga dijadikan momen perbaikan karakter anak, untuk menciptakan generasi bangsa di masa datang" katanya.


Untuk Jawa Barat sendiri, hari pendidikan dimaknai sebagai momen persiapan peralihan kewenangan pengelolaan SMA/SMK dari Kabupaten Kota ke Provinsi.

"Kita sudah siap mengelola SMA/SMK yang merupakan pelimpahan dari Kabupaten Kota sesuai amanat undang undang no 23 tahun 2014" jelasnya.


Dalam Peringatan Hari Pendidikan Nasional tingkat Jawa Barat juga ditandai dengan pemberian penghargaan terhadap puluhan siswa, guru dan tenaga kependidikan yang berprestasi di Jawa Barat, bantuan buku braille, dan video conference antara Gubernur dan siswa-siswi dari 27 Kabupaten Kota. (HPP Jabar/Hilda)

Disdik Kota Bogor Gelar SMA Education Fair 2016

 

XPOSNEWS.com, (Bogor) - Untuk memperkuat komitmen seluruh insan pendidikan Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah pada Dinas Pendidikan Kota Bogor menggelar SMA Education Fair 2016. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 4 Mei di lantai dua Mall BTW, Jalan Veteran, Bogor Tengah. Tercatat ada sekitar 50 sekolah yang mengikuti pameran pendidikan terakbar tahun ini. 

Seperti disebutkan ketua panitia pelaksana SMA Education Fair Jana Sugiana dalam sambutannya saat pembukaan, kegiatan itu pun bertujuan untuk meningkatkan angka partisipasi kasar dan mutu pendidikan di Kota Bogor. Pendidikan dianggap sangat penting peran dan strategisnya bagi peradaban dalam daya saing bangsa. 


"SMA Education Fair juga menampilkan inovasi dan kreasi tingkat SMA dan SMK se-Kota Bogor sesuai dengan tema yang diusung dalam kegiatan ini yang merupakan rangkaian dari Hari Pendidikan Nasional tahun 2016, nyalakan pelita terangkan cita-cita," ungkap Jana.

Jana menerangkan, SMA Education Fair 2016 ini menyasar para siswa SMP dan MTs kelas IX, orangtua siswa, dan warga Kota Bogor. Jana mengharapkan dengan adanya kegiatan yang baru pertama kali digelar ini, dapat meningkatkan mutu pendidikan di tingkat SMA se-Kota Bogor.


"Harapan lainnya tentu melalui ajang ini dapat memperkenalkan dan mempromosikan program sekolah masing-masing yang mengikuti kegiatan ini, serta menyerap siswa lulusan SMP dan MTs se-Kota Bogor agar dapat bersekolah di tingkat SMA dan SMK," paparnya seraya menambahkan jumlah sekolah yang mengikuti SMA Education Fair 2016 sebanyak 50 dari total 52 SMA se-Kota Bogor.

Pada acara pembukaan SMA Education Fair 2016, turut hadir Walikota Bogor Bima Arya dan Sekretaris Dinas Pendidikan Fahrudin serta Ketua MKKS dan para kepala sekolah SMA se-Kota Bogor. (Urip)

Hardiknas 2016, Disdik Kota Beri Penghargaan Insan Pendidikan


XPOSNEWS.com, (Bogor) - Sejumlah insan pendidikan Kota Bogor mendapat penghargaan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2016. Penghargaan diserahkan Walikota Bogor Bima Arya yang bertindak selaku Inspektur upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional 2016 di GOR Pajajaran Kota Bogor, Senin (2/5/2016). Mereka yang menerima penghargaan terdiri dari para pendidik dan peserta didik.

Beragam tanggapan diberikan para penerima pengharagaan. Diantaranya yang dituturkan M.Setiawan siswa SMAN 1 Kota Bogor yang akan mewakili Jawa Barat dalam ajang OSN tahun 2016 Tingkat Nasional di Palembang. “Bangga Mas dan ini akan menjadi motivasi saya untuk mendapatkan hasil terbaik pada saat lomba nanti,” katanya. Hal senada diungkapkan  Fazza M.Allam siswa kelas XI SMAN 1 Kota Bogor, yang mengaku setelah sekian kali berusaha akhirnya  mendapatkan hasil.


Rasa syukur juga diungkapkan Agnes Atik Susilwati yang berhasil meraih Juara Ketiga Kepala Sekolah berprestasi Kota Bogor juara. ”Ini pengalaman pertama. Seleksi ini merupakan kesempatan untuk mengembangkan diri, selain upaya berkontribusi bagi dunia pendidikan. Ini sesuai pesan menteri pendidikan.” ujar Agnes yang sudah dua tahun menjadi Kepala SMP Regina Pacis.

Sementara itu, Yohanes Mintarjo rekan Agnes yang menjabat Kepala SMA Mardiyuana menyampaikan rasa senang atas usahanya yang mendapat apresiasi.”Semoga kepala sekolah yang lain mendapat kesempatan seperti yang saya dapatkan,” kata Yohanes yang sudah mendapatkan penghargaan serupa di tahun 2012 atas predikatnya menjadi Juara II Kepala SMA berprestasi TK.Kota Bogor.


Demikian halnya dengan Carwi, guru SMK 1 Bogor. “Hakikatnya guru berpretasi itu adalah guru yang mampu mencetak prestasi bagi siswa-siswanya sebagai generasi yang bertaqwa, cerdas dan berkekarkter. Semoga penghargaan ini mampu memotivasi saya menjadi teladan bagi siswa,” cetus Carwi yang akan mewakili Kota Bogor di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Sedangkan menurut Ratna Mustika dari TK Ceria Bogor Barat yang terpilih  Kepala TK berprestasi Tk.Kota  Bogor, “Penghargaan ini adalah amanah yang laur biasa untuk saya tingkatan prestasi dan kinerja serta berkontribusi dalam pendidikan anak usia dini di Kota Bogor.” Menurutnya, penghargaan ini ia persembahkan bagi anak didiknya. Ungkapan syukur tidak ketinggalan di sampaikan Meithi Rusdianty, guru TK plus Al Hikmah BBS Bogor Barat yang terpilih sebagai Guru TK Berprestasi Tk.Kota Bogor. (Urip)

M. Fahrudin : Pendidik Harus Profesional untuk Tumbuh Kembang Potensi Anak

XPOSNEWS.com, (Bogor) - Dalam pendidikan, pembangunan karakter lebih penting dibanding hanya nilai akademis, Walikota Bogor, Bima Arya menyampaikan hal itu pada  Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2016 di GOR  Padjajaran Senin (2/5/2016). Perinagatan Hardiknas yang tahun ini mengangkat tema Nyalakan Pelita Terangkan Cita-Cita diikuti para guru dan siswa se-Kota Bogor.

“Kecerdasan akan membawa pada kemenangan tetapi kejujuran akan membawa pada kemuliaan,” ujar Bima yang menilai pentingnya pendidikan berlandaskan kepribadian anak dan bukan hanya kecerdasan intelektual saja. Oleh karena itu dia berharap, para guru sebagai pendidik pelu menunjukan teladan yang baik bagi anak-anak. “Kompetisi memang diuperlukan untuk memotivasi anak, tetapi karakter jauh lebih penting,” tegasnya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bogor M. Fahrudin menjelaskan, tema tahun ini merupakan sebuah momen yang bagus untuk mewujudkan pendidikan berkarakter. “Setiap  pendidik harus lebih profesional agar bisa mendampingi tumbuh kembang potensi setiap anak,’ katanya sambil berharap semangat para pendidik untuk memberikan pelayanan terbaik bisa terus menyala . (Rahmat Maulana)

Walikota Sampaikan Pidato Kemendikbud di Hardiknas 2016

XPOSNEWS.com, (Bogor) - Setiap anak terlahir sebagai pembelajar dan tumbuh sebagai pembelajar. Mereka terlahir dengan rasa ingin tahu yang besar dan keberanian untuk mencoba. Proses belajar mereka tempuh dengan permintaan dan petualangan. Pada saat masuk sekolah mereka mulai berhadapan dengan struktur dan berbagai peraturan sebagai bagian dari sebuah model masyarakat.

Hal itu disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI dalam pidato yang dibacakan Walikota Bogor, Bima Arya dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2016 Tingkat Kota Bogor di GOR Pajajaran, Senin (2/5/2016). Pada kesempatan itu Mendikbud juga mengajak semua insan pendidikan untuk terus bergerak dan terlibat memperluas dampak pendidikan terhadap saudara sebangsa setanah air yang belum sepenuhnya mendapatkan dan merasakan kesempatan tersebut.


”Kedepannya kita ingin pendidikan benar-benar berperan sebagai pelita bagi setiap anak Indonesia yang mampu melihat peluang, mendorong kemajuan, menumbuhkan karakter dan memberikan kejernihan dalam menata dan menyiapkan masa depan,”  tutur Mendikbud, Anies Baswedan sebagaimana disampaikan Bima.

Di akhir amanahnya, Mendikbud menekankan kecerdasan akan membawa kepada kemenangan namun kejujuran dan ketauladanan akan memberikan kemuliaan. Ia pun mengajak semua pihak untuk berikhtiar memajukan dan mengembangkan pendidikan, mengajarkan  kedisiplinan serta sikap menghargai orang lain dan menyayangi kehidupan. Kepada para pendidik ia mengajak untuk menunjukan keteladanan dalam tugas mendidik dan menghantar para generasi muda menyongsong dan menghadapi masa depan. (Rahmat Maulana)

Jabar Akan Sertifikasi Lulusan SMK


XPOSNEWS.com, (Bandung) - Pada tahun 2017 mendatang, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan beralih pengelolaannya dari pemerintah kota/pemerintah kabupaten ke pemerintah provinsi. Bersamaan dengan program tersebut Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun berinisiatif untuk melakukan sertifikasi terhadap semua lulusan SMK di seluruh Jawa Barat sesuai dengan jurusan atau kejuruannya.

Usai menjalani Sensus Ekonomi 2016 di Gedung Pakuan, Jl. Otto Iskandardinata No. 1, Kota Bandung pada Minggu pagi (1/5/2016), Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengungkapkan bahwa pihaknya akan bekerjasama dengan beberapa lembaga sertifikasi untuk program tersebut, sehingga nantinya setelah lulus para siswa/i SMK di Jawa Barat akan memiliki sertifikat keahlian yang disesuaikan dengan kejuruan yang diambilnya ketika bersekolah di SMK.

“Kita akan membuat program. Jadi SMK itu selain nanti mengeluarkan ijazah, Surat Tanda Tamat Belajar bagi siswanya, SMK juga akan direkayasa, di-engineering oleh kita dengan baik, dan didesain dengan baik agar SMK kita juga akan mengeluarkan sertifikasi. Jadi ga harus masuk BLK (Balai Latihan Kerja) untuk mendapatkan sertifikasi,” kata Aher.

“Cukup anaknya masuk SMK, terus misalnya jurusannya otomotif dan dia punya keahlian madya pada otomotif tersebut. Lulus SMK kasih STTB dan juga sertifikat,” tutur Aher.

Aher pun mengatakan pihaknya kini tengah menjajaki kerjasama dengan banyak lembaga sertifikasi. Hal ini diperlukan karena banyaknya jumlah siswa/i SMK di Jawa Barat yang mencapai 300 ribu siswa/i. Diharapkan dengan adanya sertifikasi langsung ini akan semakin meningkatkan kompetensi serta kualitas para lulusan SMK di Jawa Barat. (HPP Jabar/Frida)

987 Guru di Kuningan Telah Dilatih Pembelajaran Pakem dan Kontekstual


XPOSNEWS.com, (Kuningan) - Selama ini, banyak kegiatan proses belajar mengajar di kelas monoton, satu arah dalam pembelajaran. Sehingga siswa menjadi bosan dalam belajar. Hal ini menjadi perhatian serius kalangan pendidik dan praktisi pendidikan dalam memperbaiki mutu kualitas dalam pembelajaran di kelas sehingga berdampak pada naiknya prestasi siswa. 

Salah satu program meningkatkan mutu kualitas pembelajaran adalah melalui replikasi pelatihan pembelajaran modul 1 Pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan untuk guru-guru Sekolah Dasar (SD) serta pembelajaran kontekstual bagi guru-guru Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pelatihan tersebut diperuntukkan bagi guru-guru yang ada di Kabupaten Kuningan lewat program USAID PRIORITAS yang bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) maupun Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).


Nana Jumhana, S.Pd salah satu ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) Kec. Ciniru yang telah melaksanakan diseminasi mengaku terbantu dengan pelatihan yang diselenggarakan USAID PRIORITAS, “sebagai sekolah pinggiran, kami serius ingin meningkatkan mutu pembelajaran di gugus 1 dan 2 Kec. Ciniru, walaupun sekolah kami di atas bukit, tetapi guru-guru disini patut diacungi jempol atas semangat untuk meningkatkan mutu pembelajaran, melalui kelompok kerja guru kami berharap guru aktif sehingga dapat meningkatkan prestasi akademik siswa”, jelas Nana, panggilan akrabnya, ketika ditemui diruang kerjanya, rabu (27/04).

Sampai bulan April 2016, total peserta guru yang dilatih pakem dan kontekstual di Kabupaten Kuningan berjumlah 987 orang yang tersebar di 11 kecamatan non mitra, yaitu Cigugur, Kadugede, Nusaherang, Darma, Cigandamekar, Ciniru, Ciawigebang, Jalaksana, Lebakwangi, Pasawahan dan Sindangagung.

Ketua PGRI Kabupaten Kuningan Pipin Aripin (Safari coklat tua) sedang menengok peserta pelatihan di SMPN 3 Darma

Selain tingkat SD, pelatihan juga menjangkau guru-guru SMP, seperti baru-baru ini telah dilaksanakan pelatihan modul 1 pembelajaran kontekstual untuk wilayah kecamatan Darma, Kadugede dan Nusaherang.

“Pelatihan model USAID PRIORITAS ini membuat banyak guru menjadi terbuka pola pikirnya, yang tadinya hanya mengandalkan Lembar Kerja Siswa (LKS) dari penerbit, tetapi setelah dilatih, guru mampu membuat LKS sendiri untuk siswa, walaupun sederhana” ujar Pipin Mansur Aripin, Ketua PGRI Kab. Kuningan, setelah sekolahnya mendapatkan pelatihan dari USAID PRIORITAS bulan Maret lalu. 

Ditambahkan Pipin, selain mendapatkan pengalaman baru dalam proses pembelajaran kontekstual, pihaknya juga berharap pelatihan ini menyebar ke seluruh kecamatan melalui kerjasama dengan PGRI yang ada di tingkat Kecamatan.


Di tempat terpisah, kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kuningan, Dr. Asep Taufik Rohman, M.Pd, pihaknya mengaku bangga dengan gebrakan USAID PRIORITAS dalam menyebarluaskan pelatihan pakem dan kontekstual “guru-guru wajib meningkatkan kompetensi dirinya, salah satunya dengan mengikuti pelatihan yang diselenggarakan USAID PRIORITAS ini, kegiatan pelatihan maupun diklat, merupakan bagian dari pengembangan keprofesian berkelanjutan atau program PKB bagi para guru” ujar Taufik, disela-sela membuka acara pelatihan kelas awal tingkat Kab. Kuningan (20/04). (CJ/Ahmad Syaiful B)

Usmar Terpilih Jadi Ketua Dewan Kesenian Kota Bogor


XPOSNEWS.com, (Bogor) - Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman, terpilih menjadi ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bogor (DK3B) dalam Musyawarah Anggota DK3B yang digelar di Balaikota Bogor, Minggu (1/5/2016). Selain menyusun kepengurusan, Usmar memiliki pekerjaan rumah membuat cetak biru kesenian Kota Bogor ke depan.

Usmar yang ditemui usai musyawarah mengatakan, kalau melihat sejarah Kota Bogor yang sarat dengan nilai-nilai kesenian dan Kebudayaan, DK3B memiliki posisi strategis, disamping dinas formal seperti Disbudparekraf Kota Bogor. Dari hasil kunjungannya ke beberapa sanggar-sanggar ia menilai potensi yang dimiliki sanggar sangat besar. Hal itu dibuktikan dengan prestasi-prestasi yang diraih sanggar tertentu baik skala nasional maupun internasional. Ini menjadi potensi ekonomi kreatif bagi Kota Bogor.


Ke depan, sambungnya, Usmar akan mencoba memayungi dan mengayomi DK3B sampai muncul tokoh-tokoh generasi muda yang memiliki latar belakang kesenian atau kebudayaan. “Kalau sudah muncul tokoh yang diharapkan kami persilakan untuk maju dan tidak harus menunggu sampai masa jabatan habis,” ujar Usmar.

Sementara untuk program jangka pendek Usmar menuturkan pihaknya akan menyusun formatur kepengurusan. Dari semua yang mencalonkan dikatakan Usmar akan menjadi calon inti di kepengurusan berikutnya. “Kami juga akan meminta nasehat dari para kasepuhan, budayawan dan seniman,” kata Usmar. “Termasuk juga sanggar-sanggar akan kita libatkan dalam pembuatan blueprint kesenian dan kebudayaan Kota Bogor kedepan,” imbuhnya.

Usmar menambahkan, DK3B tidak bisa hanya menaungi kebudayaan sunda saja. Ada kebudayaan pedoman, arab dan kebudayaan lainnya yang harus diakomodir. Tetapi yang paling sangat menarik apabila kebudayaan sunda itu kita olah dengan perkembangan teknologi yang ada sungguh menakjubkan. “Baik itu lagu-lagunya maupun aransemen instrument dari alat-alat tradisional,” tandasnya.

Muatan lokal harus kita pertahankan dan masukan dari budaya luar harus dipagari. Kita ambil yang positifnya saja. “Mudah-mudahan DK3B bisa berperan memfasilitasi semua kepentingan para budayawan dan seniman yang ada di Kota Bogor,” pungkasnya. (Urip).

Demo Sopir Angkot Lumpuhkan Kota Bogor





XPOSNEWS.com, (Bogor) - Sesuai janjinya aksi mogok angkutan kota (angkot) akan berlangsung selama tiga hari. Hari ini ratusan angkot kembali melakukan Aksi mogok.

Beberapa trayek seperti 02, 03, 06, 08, 11, dan 13 melakukan aksi mogok dan menyebabkan penumpukan penumpang. 


Penumpang yang ingin menuju wilayah Bubulak, menumpuk di bundaran Bogor Trade Mall (BTM) Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

(BACA BERITANYA DISINI) Angkot Bogor Mogok Massal, Pemkot Kerahkan Transpakuan dan Truk Pol PP

 
Copyright © 2015 XPOS NEWS
Share on Blogger Music Free Download. Powered byMadiqtera