NEWS TICKER

Citizen Journalism

Dari Desa

Pariwara

Hukum

Kriminal

Ekobis

Otomotif

Teknologi

Twitter


Beritanya

Rabu, 29 April 2015

Bima : Pembangunan Terminal Baranangsiang Harus Ramah Lingkungan


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto meminta dinas terkait untuk membuat desain Terminal Baranangsiang dengan mencari konsep sendiri yang dimiliki oleh pemerintah seperti lebih ramah lingkungan. 

"Kita buat konsep yang lebih ramah lingkungan. Inilah yang malam ini kita rapatkan dengan dinas terkait, saya akan minta dibuatkan desain segera versi pemerintah," kata Bima dalam acara Diskusi Publik bertajuk "Setahun Kepemimpinan Bima-Usmar Antara Realitas dan Harapan" yang diselenggarakan Universitas Pakuan, Selasa  (28/4/2015)

Bima mengatakan, selain menyiapkan desain sendiri, Pemerintah Kota Bogor juga akan mengakomodasi usulan dari mahasiswa dan komunitas terminal, apabila memiliki usulan dapat disampaikan dan akan diakomdir. "Juga PT PGI kita ajak bicara, sehingga keluar desain yang menguntungkan semua pihak," kata Bima. 

Rencana penataan dan optimalisasi aset milik Pemerintah Kota Bogor terhadap Terminal Baranangsiang terus berpolemik, penolakan komunitas dan warga Terminal dengan adanya pembangunan hotel serta mall, semakin gencar dilakukan. Di sisi lain, PT Pancakarya Grahatama Indonesia (PGI) selaku pihak ketiga yang telah berinvestasi sebesar Rp462,8 miliar dimana Rp23 miliar di antaranya untuk perbaikan terminal sejak Juni 2012, telah melakukan beberapa kali perbaikan rancangan sesuai keinginan pemerintah, namun hingga kini pembangunan tidak kunjung terealisasi.


Menurut Bima, rancangan yang disiapkan oleh Pemerintah Kota Bogor untuk memastikan keinginan semua pihak dapat terakomodir sehingga optimalisasi Terminal Baranangsiang dapat terlaksana.
"Mari kita fokuskan energi yang ada saat ini untuk mencari solusi bersama supaya pembangunan terminal ini memberikan manfaat kepada kita semua," kata Bima.

Bima menegaskan bahwa dirikan lebih baik mudur dari pada membiarkan pembangunan Terminal Baranangsiang dengan konsep lama menimbulkan persoalan lingkungan dan kemacetan.
"Saya tidak akan biarkan terminal ini menjadi sumber baru permasalahan baik lingkungan maupun kemacetan. Saya tidak akan biarkan, karena janji saya maju menjadi wali kota untuk memastikan bahwa Bogor selesaikan persoalan lingkungan dan kemacetan," katanya.

Menurut Bima, yang menjadi persoalan pembangunan terminal bukan ada atau tidak adanya hotel di Terminal baranangsiang, tetapi menginginkan desain yang wajar sesuai dengan Tata Ruang Kota Bogor.

Ia mengatakan konsep penunjang di terminal harus ada, karena melihat dari tren terminal di seluruh dunia dilengkapi dengan fasilitas penunjang. Hanya saja berapa persentase untuk fasilitas penunjang tersebut seperti apa harusnya tidak boleh terlalu berlebihan hingga mengalahkan fungsi utamanya.

"Jadi harus ada kajian, persoalan ketinggian belum ada aturannya. Tapi kalau terminal dibangun menjadi 14 lantai akan menimbulkan kebangkinan lalu lintas seperti apa?. Saya tidak bisa bayangkan bangunan yang setinggi itu tidak ada "underpassnya" Sekarang saja sudah macet. Saya tidak biarkan terminal menjadi sumber kemacetan baru, karena ini pintu gerbang Kota Bogor," katanya.

Bima menambahkan, pihaknya mengapresiasi PT PGI lewat komunikasi yang sudah dilakukan. Bahwa PGI akan merespon langkah pemerintah koat dengan terus menyempurnakan rancangan supaya ada titik temunya, antara pemerintah dan warga terminal.(Isp)

Pedagang VCD Mengira Razia, Ternya Hanya Nempel Pamlet


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Puluhan aparat gabungan Satuan Polisi Pamong Praja dan Kantor Komunikasi  dan Informatika Kota Bogor, mendatangi para penjual CD, VCD dan DVD di kawasan Jembatan Merah hingga Pusat Grosir Bogor (PGB), Selasa (28/4/2015).

Petugas datang ke lokasi penjual CD, VCD dan DVD bukan untuk merazia tapi hanya membagikan bagikan brosur dan menempelkan pamlet yang berisikan penjelasan mengenai Undang-Undang Hak Cipta dan himbauan agar masyarakat tidak membeli VCD/DVD dan software bajakan.

Para pedagang sempat kaget karena  mengira kedatangan petugas Satpol PP akan merazia dagangannya. “ Kami sempat kaget melihat segerombolan petugas Satpol PP datang kesini, “ kata Buyung salah satu penjual CD, VCD dan DVD di kawasan Jembatan Merah Bogor.

Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Kota Bogor, Asep Setia Permana menjelaskan, pihaknya mendatangi pedagang CD VCD dan DVD hanya untuk mensosialisasikan Undang-Undang No. 19 Tahun 2012 tentang Hak Cipta dan Peraturan Pemerintah RI No. 2 Tahun 2005 tentang Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).


Menurut Asep, Satpol PP hanya membantu kegiatan dari kantor Kominfo dengan memberikan pengawalan mengawasi peredaran VCD/DVD bajakan yang melanggar Undang-Undang hak Cipta.

Mengenai sanksi kita serahkan ke aparat yang berwenang yaitu kepolisian. Kita harapkan melalui sosialisasi ini masyarakat bisa mengetahui dan memahami bahwa membeli VCD/DVD bajakan itu melanggar Undang-Undang Hak Cipta,” lanjut Asep.

Menurut Suryana salah satu staf Kominfo yang ikut dalam kegiatan ini mengatakan, “Ini sosialisasi kedua yang kita lakukan. Sosialisasi pertama digelar pada bulan Maret lalu di Mall BTM.

Pemerintah Kota Bogor melalui kantor Kominfo dan instansi terkait lainnya secara rutin akan terus mensosialisasikan Undang-Undang hak cipta ini di beberapa titik lainnya. Mudah-mudahan kedepannya masyarakat tidak lagi membeli VCD/DVD bajakan,” harapnya (isp)

Selasa, 28 April 2015

Otonomi Daerah Sejatinya Percepatan Kesejahtraan Masyarakat

 

XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Walikota Bogor Bima Arya, mengajak aparatur Pemerintah Kota Bogor merapatkan barisan dan bahu membahu menunjukkan kinerja maksimal dalam memberikan pelayanan kepada publik. Ajakan tersebut disampaikan Bima dalam upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-19 tahun 2015 yang berlangsung di Plaza Balaikota, yang diikuti seluruh pimpinan SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Bogor, Selasa (28/4/2015).

Pemberian otonomi seluas-luasnya kepada daerah harus dimaknai sebagai kesempatan mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peran serta aktif seluruh pemangku kepentingan di daerah. Munculnya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) memberikan peluang bagi setiap daerah untuk meningkatkan daya saing. “Otonomi daerah menjadi faktor penguat bagi setiap daerah, khususnya dalam mendorong keluarnya arus barang dan jasa dari daerah untuk bersaing di kancah regional Asia Tenggara,” kata Mendagri dalam sambutan tertulis yang dibacakan Bima.


Disamping itu, menurut Mendagri, meningkatnya perekonomian masyarakat di daerah pada gilirannya mengurangi kemiskinan, meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan, mendorong penciptaan lapangan pekerjaan, menjaga kelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup,  serta meminimalisir berbagai pengaruh dari dalam dan luar negeri yang memunculkan tindakan-tindakan radikalisme serta mengancam keamanan nasional, regional dan global.

Dalam sambutan itu Mendagri mengingatkan beberapa faktor yang perlu mendapat perhatian Pemerintah Daerah. Diantaranya,  tersedianya SDM yang profesional serta regulasi dan sistem serta sumber pendanaan yang dikelola optimal. “Daerah harus dapat mengindentifikasi kapasitas yang dimilikinya agar dapat menghasilkan berbagai kemajuan yang diharapkan,” lanjutnya.


Otonomi daerah juga ditantang untuk dapat mengelola daerah-daerah otonom baru baik provinsi, kabupaten dan kota. Saat ini terdapat 542 daerah otonom yang terdiri dari 34 provinsi, 415 kabupaten dan 93 kota.  Jumlah yang masif ini di satu sisi memerlukan berbagai pengaturan yang bersifat generik untuk menjamin sinergitas perencanaan dan pembangunan secara nasional. Di sisi lain, karakteristik setiap daerah tetap diakomodir termasuk bagi daerah yang bersifat khusus maupun istimewa.

Dengan kondisi seperti itu, “Sinergitas perencanaan dan pembangunan di tingkat lokal dan nasional akan menjamin upaya kita mewujudkan berbagai program jangka menengah dan panjang termasuk dalam menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” katanya.(Mad/Yu)

Tim Gabungan Sosialisasikan UU Hak Cipta


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Puluhan aparat gabungan Satuan Polisi Pamong Praja dan Kantor Komunikasi dan Informatika Kota Bogor, Selasa (28/4/2015) siang kembali mensosialisasikan Undang-Undang No. 19 Tahun 2012 tentang Hak Cipta dan Peraturan Pemerintah RI No. 2 Tahun 2005 tentang Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Tim gabungan mengawali sosialisasi dengan menyisir kawasan Jembatan Merah hingga Pusat Grosir Bogor (PGB) dengan membagikan brosur dan pamlet kepada masyarakat dan penjual CD/VCD/DVD yang berisikan penjelasan mengenai Undang-Undang Hak Cipta dan himbauan agar masyarakat tidak membeli VCD/DVD dan software bajakan.


Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Kota Bogor, Asep Setia Permana yang memimpin langsung sosialisasi ini mengatakan Satpol PP hanya membantu kegiatan dari kantor Kominfo dengan memberikan pengawalan mengawasi peredaran VCD/DVD bajakan yang melanggar Undang-Undang hak Cipta.

“Adapun mengenai masalah sanksi kita serahkan ke aparat yang berwenang yaitu kepolisian. Kita harapkan melalui sosialisasi ini masyarakat bisa mengetahui dan memahami bahwa membeli VCD/DVD bajakan itu melanggar Undang-Undang Hak Cipta,” lanjut Asep.


Menurut Suryana salah staf Kominfo yang ikut dalam kegiatan ini mengatakan, “Ini sosialisasi kedua yang kita lakukan. Sosialisasi pertama digelar pada bulan Maret lalu di Mall BTM. Pemerintah Kota Bogor melalui kantor Kominfo dan instansi terkait lainnya secara rutin akan terus mensosialisasikan Undang-Undang hak cipta ini di beberapa titik lainnya. Mudah-mudahan kedepannya masyarakat tidak lagi membeli VCD/DVD bajakan,” pungkas Yana. (Mad)

Senin, 27 April 2015

11 Guru SMK, 29 Guru SD Diambil Sumpah Jadi PNS


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Keceriaan sekaligus tegang terpancar dari wajah 40 guru yang diambil sumpah atau janjinya. Maklum mereka yang merupakan guru SD dan SMK itu sudah menunggu 2 tahun sebelum akhirnya jadi PNS. Dengan berseragam Korpri lengkap, para tenaga pendidik itu akhirnya dipimpin Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman mengucap sumpah janji PNS.

Usmar Hariman didampingi Asisiten Umum Arif Mustofa, Kepala Inspektorat Edang Kendana, Kepala BKPP Dwi Roman Pujo beserta staff. Dalam arahannya Usmar berharap, “Mudah-mudahan sumpah yang sudah diucapkan bisa diresapi secara seksama, dihayati dan dilaksanakan dalam implementasi keseharian sebagai tenaga pendidik,” katanya, Senin (27/4/2015).


Ia mengingatkan begitu banyak orang yang berkeinginan menjadi pegawai negeri sipil. Namun siapapun harus ingat, “Pilihan menjadi Aparatur Sipil Negara bukan untuk menjadi kaya atau berlebih-lebihan. Itu adalah takdir yang ditentukan rekan-rekan sebagai pilihan hidup. Yang penting, harus bisa siap berkorban waktu dan tenaga untuk melayani masyarakat,” Lanjut Usmar.

Menurut Kepala BKPP Dwi Roman Pujo, kegiatan ini merupakan upaya pembinaan dalam menciptakan PNS sebagai Aparatur Sipil Negara, abdi negara dan abdi masyarakat yang berpegang teguh terhadap sumpah dan janjinya sebagai PNS. Sedangkan tujuan yang dicapai adalah mewujudkan PNS yang mempunyai kesetiaan dan ketaatan terhadap pancasila, UUD 1945, negara dan pemerintah serta bermental baik, bersatu padu, bersih, jujur, berdaya guna, berhasil guna, bermutu tinggi ndan bertanggung jawab. 

Dari 40 tenaga pendidik yang diundang, 3 orang berhalangan hadir. Dua orang sedang bersalin dan 1 orang sakit. Dengan perincian, 11 tenaga pendidik adalah guru produktif SMK teknik dan 29 tenaga pendidik adalah guru kelas bagi SD. Proses mereka menjadi PNS di lingkungan Pemerintah Kota Bogor, diawali dengan ujian di tahun 2013 kemudian prajabatan yang dilaksanakan 10 April hingga 3 Mei 2014 silam.(Mad/Yu)

BPUN Fasilitasi Pelajar Tidak Mampu


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman apresiasi Bimbingan Pasca UN yang digelar Gerakan Mahasiswa Pembaharuan Bogor bekerjasama dengan Yayasan Mata Air. Bimbingan belajar diberikan kepada para pelajar SMA tidak mampu yang memiliki minat melanjutkan pendidikan perguruan tinggi negeri. Apresiasi disampaikan Usmar usai membuka acara di Aula Kantor Kecamatan Bogor Utara, Senin (27/4/2015) pagi.

“Ini kegiatan yang sangat bagus, terintegrasi antara yang memiliki dana dengan yang memiliki kebijakan sehingga anak-anak yang tidak mampu bisa terfasilitasi,” ujar Usmar. Apresiasi juga diberikan Usmar kepada para peserta. ”Anak-anak ini sudah luar biasa mau menyisihkan waktu hampir satu bulan menimba ilmu pengetahuan dan ilmu agama,” pujinya. 


Menurut Direktur Bimbingan Pasca UN, Amin Fajri, bimbingan diperlukan untuk menyalurkan pelajar yang berkeinginan kuat masuk perguruan tinggi tetapi terhambat masalah biaya.  “Kita bantu mereka dengan bimbingan belajar gratis selama satu bulan di Pondok Pesantren Ummul Quro,” katanya. “Pagi belajar ilmu pengetahuan dan malamnya kita beri ilmu agama,” lanjutnya.

Kegiatan diikuti 60 siswa SMA Kota dan Kabupaten Bogor. Terdiri dari 30 siswa jurusan IPA dan 30 jurusan IPS . Sedangkan tutornya, 3 orang lulusan IPB, 2 dari Universitas Indonesia (UI) serta beberapa orang lulusan Universitas Pakuan Bogor. “Semoga mereka bisa masuk perguruan tinggi, minimal 70% lolos, sehingga upaya kami selama ini betul-betul bermanfaat dan kedepannya pemerintah kota/kabupaten bisa memfasilitasi ,” harap Amin. (Gani)

Pesta Rakyat HJB Bakal Dimeriahkan dengan Borangan dan Ngubek Setu


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Warga Kelurahan Situ Gede Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor bakal meramaikan Hari Jadi Bogor (HJB) ke 533 yang akan diperingati 3 Juni mendatang dengan tiga event kegiatan pesta rakyat.

Jika pada peringatan HJB tahun – tahun sebelumnya pesta rakyat hanya dengan ngubek setu, kali ini ada dua event lainnya yang terbilang unik, yakni borangan (ngobodor sorangan) dan ngarakit (lomba rakit). “Ini pertama kalinya pesta rakyat di Situ Gede akan diramaikan dengan tiga event kegiatan, “ kata Ketua Panitia Penyelenggara Pesta rakyat HJB ke 533 Kelurahanh Situ Gede Eman Sulaeman, Senin (27/4/2015).

Eman mengatakan, pesta rakyat memeriahkan HJB di Situ Gede bakal lebih meriah dibandingkan tahun – tahun sebelumnya.  “Kita telah melaporkan event ini kepada panitia HJB ditingkat Kota Bogor, “ ujarnya,

Selain itu, sambung Eman,  pihaknya bersama Lurah Situ Gede, telah beraudensi dengan Kepada Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kratif (Kreatif) Kota Bogor Shahlan Rasyidi “ Pak Shahlan mendukung penuh kegiatan pesta rakyat yang akan digelar Juni mendatang, “ kata Eman yang juga menjabat Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Situ Gede.

Eman menjelaskan, gelaran pesta rakyat akan diawali dengan ngabodor sorangan atau Stand Up Comedi yang akan digelar pada 10 Juni.  Ngabodor sorangan akan dihelat dalam bahasa sunda yang pesertanya melibatkan pelajar SMP, SMA/SMK/MA, dan Mahasiswa.

Selanjutnya, kata Eman, ngarakit atau lomba rakit yang akan melibatkan  warga Situ Gede yang ada di 10 RW.  Sedangkan puncaknya ngubek setu akan melibatkan masyarakat umum. Selain itu pada puncaknya ngubek setu akan diramaikan penampilan ragam seni budaya dan pameran hasil kerajinan warga Kelurahan Situ Gede.


Eman berharap, pesta rakyat ini menjadi ajang promosi setu gede sebagai objek wisata, “ Event ini sekaligus menyongsong rencana Kelurahan Situ Gede yang akan dijadikan Kampung Wisata melalui program RTBL (Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan) Kementerian Pekerjaan Umum, “ ungkap Eman.
Sementara itu, Lurah Situ Gede Andi SIP  mengatakan, setu gede yang luasnya 4,5 hektar memiliki potensi alam dengan keragaman jenis ikan konsumsi. Keelokan danau yang masih asri dikelilingi rimbunnya hutan penelitian seluas 60 hektar akan menjadi daya tarik wisatawan yang akan berkunjung ke Situ Gede. 

Andi menyebutkan, ngubek setu menjadi tradisi masyarakat di situ gede sejak zaman kolonial Belanda. Warga beramai-ramai nyebur ke setu gede untuk memanen ikan.  Bahkan, ngubek setu juga menjadi tradisi munggahan warga untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. (Isp)

TEKS FOTO : Suasana Ngubek Setu Gede tahun lalu, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan hadiri ngubek setu gede tahun lalu

Gebu Cinta Peringati Hari Bumi dengan Aksi Pungut Sampah di Sungai


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Sungai Kalibaru, Katulampa, pada Minggu (26/4/2015) berubah menjadi kolam renang. Ratusan orang, terutama orang-orang muda, terlihat memenuhi arus sungai yang berada di daerah Katulampa tersebut. Sebagian dari mereka aktif melakukan aksi pungut sampah di sungai. Sebagian yang lain melakukan aksi penanaman pohon di daerah pinggiran sungai. Dan sebagian lainnya, melakukan aksi tebar benih ikan. 

Suasana hari minggu tersebut adalah bagian dari acara peringatan Hari Bumi yang diselenggarakan komunitas Gerakan Seribu Cinta Untuk Senyum Sesama (Gebu Cinta). Tidak kurang dari 500 pelajar kota Bogor terlibat aktif dalam kegiatan yang berlangsung sekitar enam jam tersebut. Menurut Lutfi Kurnia, penggagas Gebu Cinta, format kegiatan ini sengaja dipilih untuk menyambut Hari Bumi sekaligus Hari Jadi Bogor ke 533 tahun. 


“Kami ingin mengajak para pelajar untuk melakukan aksi-aksi nyata lingkungan sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap lingkungan. Mudah-mudahan aksi ini bisa menjadi pendorong bagi mereka untuk terus melakukan aksi-aksi lain terhadap lingkungan dalam keseharian mereka,” terang Lutfi. Lutfi pun mengapresiasi keterlibatan pelajar kota Bogor yang mencapai 500 orang pada kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ketua RT 5 RW 9, Katulampa, Ahmad menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas aksi yang digagas Gebu Cinta. “Aksi ini bisa membawa motivasi terutama untuk anak-anak muda di Katulampa yang lebih seringnya nongkrong. Harapannya, kegiatan ini dapat berlanjut supaya sungainya bisa bersih dan warganya peduli,” harap Ahmad. 
Acara ini sendiri didukung oleh Aksi Cepat Tanggap (Organisasi Kemanusiaan), Dinas Kebersihan dan Pertamanan, dan Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup. (Mad) 

Minggu, 26 April 2015

Para "Jawara" Kumpul di Pusat Seni dan Budaya Sunda Tatar Pakuan


XPOSNEWS.COM, (Sukaharja) - Lingkung Seni Sukarya yang belokasi di Kampung Tapos, Desa Sukaharja Kabupaten Bogor,  Minggu (25/4/2015) mendadak ramai, suasana Kasundaan pun sangat terasa,  meski berada di kawasan cukup sepi. Para “jawara” berpakaian hitam-hitam lengkap dengan iket atau totopong hilir mudik di tempat tersebut. 

Pemilik villa yang juga  sanggar, Baskara Sukarya, tampak semringah menyambut para tamu undangan yang datang. Hari itu, Lingkung Seni Sukarya meresmikan Pusat Seni dan Budaya Sunda Tatar Pakuan.


Menurut Baskara, Lingkung Seni Sukarya sudah berdiri selama dua tahun ini, selama ini kerap dijadikan tempat pelatihan seni Sunda diantaranya angklung, selama kurun itu ada permintaan dari Karang Taruna setempat yang ingin juga dilatih di tempat tersebut. Namun tentu saja, dia merasa kebingungan untuk mendatangkan pelatih seni di luar angklung, karena selama ini dia tinggal di Jakarta, serta datang ke villanya hanya Jumat, Sabtu dan Minggu.

“Terus terang saja saya bingung harus mencari kemana,”paparnya.  Namun kebingungan itu terjawab saat dia bertemu dengan Asep Tedy, seorang pemerhati budaya yang tinggal tak jauh dari vilannya.
“Beliau menawarkan beberapa konsep pengembangan budaya Sunda, dan langsung saya iyakan,” ungkapnya.


Sementara itu Ki Asep “Goler” Tedy, menyatakan kegembiraannya, saat usulannya langsung diterima dan dilaksanakan oleh pemilik sanggar, Baskara Sukarya. Menurut Tedy, dengan adanya Pusat Seni dan Budaya Seni Sunda Tatar Pakuan di Kampung Tapos tersebut, geliat budaya yang sekarang ini sedang marak akan terwadahi.

“Pak Baskara menyediakan tempat ini untuk digunakan sebagai pengembangan Seni dan Budaya Sunda secara cuma-Cuma, bahkan beliau siap menganggarkan dana bagi para pelatih baik silat maupun seni tradisi  lainnya,”ujar Teddy.


Bahkan lanjutnya, berbagai kegiatan budaya lainnya seperti saresehan, seminar bisa dilaksanakan di tempat tersebut tanpa ditarik bayaran sepeserpun.  Nunsa Kasundaan terasa sangat kental, saat berbagai seni tradisi dipentaskan, mulai dari angklung, Jaipongana, Karinding Jaka Sunda serta petikan kecapi Sang Prameswari siswi SMP Negeri 20 Kota Bogor diiringi tiupan seruling Kang Didin.

“Tamu yang datang selain dari seniman dan budayawan Bogor, Perguruan Sabanadar Kari Madi, juga Komunitas Iket Sunda dari Bandung, Cianjur, Karawang dan Sukabumi,”pungkas Teddy. (Dadang HP)

TEKS FOTO : Baskara Sukarya, pemilik Pusat Seni dan Budaya Sunda Tatar Pakuan, Ki Asep “Goler” Tedy, pemerhati budaya.

Yusril Terpilih Jadi Ketum PBB dalam Muktamar Ke-4


XPOSNEWS.COM, (Cisarua) - Yusril Ihza Mahendra terpilih sebagai ketua umum Partai Bulan Bintang (PBB) periode 2015-2020 dalam Muktamar ke-4 di Cisarua, Bogor.

Dilansir dari VIVA.co.id, Minggu, 26 April 2015, Tokoh yang merupakan pakar hukum tata negara itu memimpin jauh dibandingkan dengan calon ketua umum yang lain.


Berdasarkan penghitungan akhir, Yusril meraih 386 suara, sedangkan Rhoma Irama hanya 122 suara. Kemudian, Wasal Falah mendapatkan satu suara dan Heppy Tringgono meraih dua suara. Suara tidak sah sebanyak empat suara.

Sorak-sorai bergembira para pendukung Yusril langsung bergema di gedung pemungutan suara. Beberapa pendukung Yusril berebut mendatangi Yusril untuk memberikan selamat.

Usai terpilih, Yusril ditanya kesediannya untuk menjadi pemimpin partai oleh pimpinan Muktamar, Edi Wahyudi. Mekanisme itu sesuai dengan AD/ART partai pasal 5 ayat 4 yang menyebutkan calon yang telah memenuhi syarat telah mendapat dukungan melampaui 100 suara sah harus dimintakan kesediaannya. "Saya siap terima dan laksanakan ketetapan tersebut," kata Yusril.


Pada Muktamar hari kedua, sempat terjadi deadlock karena para peserta Muktamar masih berselisih masalah AD/ART partai, khususnya soal calon ketua umum yang harus dari kader atau anggota teras partai.

Pemilihan ketua umum PBB dilakukan dengan pemungutan suara atau voting. Ada empat nama yang tampil sebagai calon ketua umum yaitu Yusril Ihza Mahendra, Rhoma Irama (anggota baru PBB), Wasal Falah (anggota Dewan Syuro PBB) dan Heppy Tringgono (anggota baru PBB).

Pemungutan suara dimulai pada pagi tadi pukul 05.00 WIB, dan penghitungan suara dilakukan pada pukul 08.00 WIB. Pemilihan diikuti oleh 519 kader PBB dari berbagai wilayah.

Berdasarkan pantauan di lapangan, dalam penghitungan terjadi kejar-kejaran antara Yusril dan Rhoma. Keduanya saling susul. Namun, di tengah-tengah dukungan Yusril semakin melejit dan meninggalkan jauh suara Rhoma.


Mantan Ketum PBB, MS Ka'ban, mendukung Yusril Ihza Mahendra. Alasannya, mantan Menteri Sekretaris Negara itu merupakan pendiri partai dan orang internal partai.

Sebelumnya, Yusril tercatat pernah menjadi ketua umum PBB pada periode 1998-2005. Pada kepengurusan terakhir, Yusril menempati posisi sebagai ketua Dewan Syuro PBB.(Mad)

Warga Bogor Timur Tanam Ribuan Pohon di 6 Kelurahan


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Sebanyak 1.630 pohon, di antaranya 850 tanaman beragam buah-buahan dan 150 tanaman hias, dan 630 pucuk merah yang ditanam di 6 kelurahan di Kecamatan Bogor Timur, yaitu Sindangsari, Tajur, Katulampa, Sukasari, Baranangsiang, dan Sindangrasa. Penanaman pohon tersebar di seluruh wilayah Bogor Timur merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sebagai Kota Sejuta Taman, Minggu, (26/04/2015).

Camat Bogor Timur Sujatmiko Baliarto menjelaskan, pelaksanaan penanaman pohon tersebut, ini merupakan komitmen dari tindak lanjut arahan Walikota guna mewujudkan Kota Sejuta Taman dengan program Bogoh Ka Bogor yang serentak di wilayah Bogor Timur bersama warga.
“Hari ini sesuai dengan rencana awal bahwa komitmen kita ini adalah tindak lanjut arahan Bapak Wali Kota untuk menghijaukan Kota Bogor," ujar Sujatmiko.


Ia menerangkan, program penanaman sebagai realisasi kecintaan masyarakat terhadap Kota Bogor dalam menjaga lingkungan. “Khususnya saya sebagai Camat Bogor Timur, hari ini ditanam kurang lebih 630 pucuk merah, tetapi ada tambahan dalam pengiriman ditambah 1.000 pohon yang dibagikan ke 6 kecamatan dalam rangka minggu bersih Bogoh Ka Bogor," ungkapnya.


Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya menuturkan, pihaknya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan penanaman tanaman untuk mewujudkan Kota Sejuta Taman. “Semua elemen warga, pemerintah, dinas, kita ingin model-model seperti ini di Kota Bogor, kali ini di Kecamatan Bogor Timur karena sejuta taman hanya akan terwujud ketika dikerjakan bersama-sama," jelasnya.

Bima menambahkan, Indonesia menjadi salah satu negara tempat ideal bagi pucuk merah karena tanaman ini sangat cocok hidup di daerah tropis.


Diameter tanaman dapat mencapai 30 cm dengan tinggi mencapai 7 meter. Usia tanaman dapat mencapai puluhan tahun. Besarnya tanaman dapat membuat kota semakin sejuk. “Fungsi pucuk merah ini bisa disesuaikan dengan wilayah Bogor, ada aspek keindahan juga dan kekuatannya pucuk merah dapat hidup panjang masa, bertahan lama dan tahan terhadap cuaca," pungkasnya. (Gani)

Kemkominfo Gandeng Facebook Tutup Akun Esek-Esek


XPOSNEWS.COM - Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Bambang Heru Tjahjono mengatakan akan bekerjasama dengan Facebook untuk menyisir dan menutup akun-akun yang memuat informasi asusila (esek-esek).

Dalam pernyataan resminya seperti dilansir Antaranews.com, Rabu, 22 April 2015, Kemkominfo mengatakan, Komkominfo akan bekerjasama dengan Facebook, untuk memblokir akun-akun yang berbau fornografi.

"Kita akan kerjasama dengan Facebook, konten-konten mana yang terkait dengan pornografi, untuk memblok akun-akun itu," katanya di Jakarta, Rabu, menanggapi maraknya media sosial yang digunakan untuk bisnis prostitusi.

Ia mengatakan, selain Facebook, pemerintah juga akan bekerjasama dengan berbagai media sosial lainnya seperti Twitter.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengharapkan masyarakat berperan serta dalam menangani penggunaan media sosial untuk tindakan asusila ini.
"Masyarakat juga harus mendukung ini, dengan terus ikut serta memonitoring akun-akun mana yang terkait konten dan melaporkannya ke kita," katanya.

Tanpa partisipasi aktif masyarakat, sulit bagi pemerintah untuk dapat mengawasi semuanya, apalagi media sosial bersifat pribadi dan fleksibel, sambung dia.

Kementerian Kominfo telah menyeru masyarakat untuk menggunakan fasilitas penanda (flagging) pada media sosial Twitter, Youtube dan Facebook bagi akun-akun yang memiliki konten negatif.

Media Sosial kini marak digunakan untuk bisnis asusila. Kasus pembunuhan Deudeuh Alfisahrin yang berakun Tata Chuby telah mengungkap penggunaan media sosial untuk tindakan asusila. (Mad)

Google luncurkan layanan nirkabel Project Fi


XPOSNEWS.COM - Google meluncurkan Project Fi, layanan nirkabel baru di Amerika Serikat untuk menekan data yang digunakan dan menjaga tagihan telepon supaya tetap rendah.
Dalam pernyataan resminya seperti dilansir The Guardian, Google mengatakan, layanan pertamanya memasuki industri nirkabel itu akan bekerja hanya pada handset Nexus 6 melalui jaringan Sprint dan T-Mobile. Layanan ini akan secara otomatis beralih dari jaringan nirkabel dan Wi-Fi, tergantung pada kekuatan sinyal.

Project Fi akan dikenakan biaya 20 dolar AS per bulan ditambah 10 dolar AS per gigabyte dari data yang digunakan, namun pelanggan akan mendapatkan uang kembali untuk data yang tidak terpakai.
Wakil presiden senior Google produk, Sundar Pichai, pada konferensi Barcelona bulan lalu mengatakan perusahaan tersebut siap bereksperimen dengan jaringan seluler, namun tidak berniat mengganggu industri nirkabel.

Menurut direktur riset Gartner, Brian Blau, layanan ini akan tersedia hanya pada satu perangkat dan memiliki keterbatasan cakupan operator sehingga tidak akan membuat Google menjadi "pemain" dalam industri nirkabel.

Namun, jika berhasil, layanan Google ini dapat menekan harga penyedia nirkabel.
"Jika Google mampu menyediakan fitur tersebut, sangat mungkin mereka bisa menjadi pemain nirkabel utama di masa depan," kata Blau.

Google telah memperkuat kehadirannya di pasar mobile melalui sistem operasi Android, yang menjadi tuan rumah bagi beberapa aplikasi populer, seperti Gmail dan Google Maps, demikian Guardian. (Antaranews.com)

Kuburan Massal Sampah Elektronik Terbesar di Dunia


XPOSNEWS.COM - Banyaknya produk elektronik yang dipakai di seluruh dunia tentunya memperbesar sampah elektronik yang muncul. Sampah elektronik jika dikumpulkan bisa jutaan ton.
Pemandangan itu bisa dilihat dari 'kuburan' sampah elektronik di Agbogbloshie, Ghana. Lokasi ini dikenal sebagai salah satu kuburan sampah elektronik terbesar di dunia. Jutaan ton sampah elektronik ini terhampar dan teronggok di berhektare-hektare wilayah tersebut. 

Dikutip dari Daily Mail, Jumat 24 April 2015, wilayah kuburan sampah elektronik di Agbogbloshie, Ghana menjadi salah satu tempat pembuangan akhir bagi negara Eropa. 
Laporan United Nations University (UNU) menemukan Inggris adalah pembuang sampah elektronik terbesar ke wilayah di Ghana tersebut. Negeri Ratu Elizabeth itu telah menyumbangkan 1,5 juta ton sampah elektronik dari seluruh 11,6 juta ton sampah dari Eropa.  
Angka itu lebih sedikit dari 1,9 juta ton sampah elektronik yang berasal dari seluruh Benua Afrika. Laporan itu menemukan pada 2014, total sampah elektronik global mencapai 41 juta ton yang bernilai 34 miliar Pound Sterling (Rp661 triliun).


"Negara-negara maju mengekspor jutaan ton limbah elektronik setiap tahun ke negara berkembang seperti Ghana," tulis kelompok kampanye QAMP. 
Sampah elektronik yang berakhir di situs Ghana itu terdiri dari perangkat elektronik rumah tangga, perangkat komputer dan ponsel serta produk lainnya. 
Kepala UNU, Dr Ruediger Kuehr menggingatkan mengangkut sampah elektronik ke Afrika adalah ilegal. Tapi broker yang bermain cukup licik. Meraka, kata ketua tersebut, bisa memanfaatkan celah dengan melabeli item sampah sebagai kategori produk yang sudah tidak dapat digunakan. Sehingga sampah itu bisa sampai ke kuburan sampah elektronik.

Damaging: The mountains of 'e-waste' that builds up in landfill sites such as Agbogbloshie (pictured) pollutes the local water and harms the health of the scavengers whose livelihoods depend on these broken goods
Kuehr menambahkan negera Eropa memang lebih memilih membuang sampah elektronik mereka ke Afrika dengan pertimbangan sampah tersebut masih dibutuhkan di Afrika. Selain itu, diketahui untuk mendaur ulang sampah elektronik itu butuh biaya dan upaya ekstra. 

"Daur ulang di Uni Eropa dan Inggris butuh biaya. Jadi jika broker berhasil mengumpulkan cukup bahan dan mengirimkan ke Afrika, itu bisa menguntungkan mereka (broker)" ujar dia. (VIVA.co.id)

Google Fi Masuk Indonesia, Operator Lokal Ketar-Ketir

 

POSNEWS.COM - Raksasa internet Google telah memantapkan diri merambah dunia bisnis telekomunikasi dengan Google Fi-nya. Layanan bisnis yang ditawarkan hanya mengandalkan sinyal Wifi untuk tarif layanan data sehingga tidak akan berpangku pada operator seluler lagi.

Dilansir dari VIVA.co.id, Kamis, 23 April 2015, Presiden Director dan Chief Executive Officer XL Dian Siswarini pun angkat bicara mengenai ekspanis bisnis Google tersebut. Disampaikannya, jika memang Google Fi masuk ke pasar seluler Indonesia maka pemerintah dirasa perlu untuk mengkaji kembali kedatangan layanan tersebut.

"Menurut saya, pemerintah perlu mengkaji izin untuk service (Google) tersebut karena Google adalah pemain baru, dari luar, yang masuk ke bisnis telekomunikasi," kata Dian usai acara peluncuran layanan Sisternet di Hotel Manhattan, Jakarta, Kamis, 23 April 2015.


Kekhawatiran Dian cukup beralasan, sebab meski baru di dunia seluler, Google diperkirakan memiliki modal cukup kuat sebagai perusahaan teknologi global yang berpotensi 'mengacak' industri seluler. Terlebih lagi, para operator seluler di Indonesia merasa sudah menggelontorkan investasi sangat besar untuk membangun infrastruktur di tanah air.

"Dalam satu tahun, semua operator itu investasi hingga Rp40 triliun untuk membangun infrastruktur. Tujuan investasi itu untuk memasarkan telekomunikasi ke masyarakat. Dana itu juga sudah termasuk pemasukan negara sebagai pajak dan sebagainya," ujarnya.

Diungkapkannya, pemerintah perlu memperhatikan investasi para operator Indonesia tersebut, sebelum memberikan izin kepada pemain baru yang masuk ke pasar seluler  tanah air. Kebijakan ini harusnya berlaku untuk siapa saja yang ingin terjun ke pasar seluler Indonesia, tidak hanya Google.
Meski saat ini Google Fi baru diluncurkan di Amerika Serikat namun direncanakan perusahaan besutan Sergey Brin dan Larry Page ini akan menyasar 120 negara lainnya.(Mad)

Hello, Aplikasi Telepon Facebook untuk Android


XPOSNEWS.COM - Meski layanan panggilang suara terkesan ketinggalan zaman namun operator telekomunikasi masih mendapatkan miliaran setiap harinya dari layanan ini. Setelah aplikasi pesan instan, Whatsapp, menggelontorkan menu panggilan suara, kini Facebook menciptakan fitur telepon khusus untuk para pengguna Android.

Dilansir The Verge, Kamis 23 April 2015, aplikasi bernama Hello itu sudah tersedia di PlayStore. Dengan Hello, pengguna Android yang terdaftar dalam jejaring sosial Facebook bisa menelepon siapa saja lewat jaringan wifi. 

Ada tiga fitur kunci di Hello. Pertama, pengguna bisa mengandalkan Facebook untuk mengidentifikasi panggilan yang masuk, meskipun mereka tidak berteman di Facebook. Lalu, pengguna dipermudah mengidentifikasi panggilan sehingga bisa mengantisipasi telepon yang tidak diinginkan. Di dalamnya juga terdapat fitur pencarian yang canggih sehingga pengguna bisa mencari nomor telepon tertentu.
Aplikasi VoIP ini sejatinya memang telah lama ada namun kala itu masih terintegrasi dengan Facebook Messenger. Kini Facebook memisahkannya meski keduanya masih tetap terhubung. Artinya, jika ada panggilan yang terlewatkan maka pengguna bisa merespon missed call itu menggunakan Messenger.

Di dalamnya juga ada fitur blokir panggilan. Namun begitu Hello tidak benar-benar melakukan pemblokiran, hanya mengarahkan panggilan yang masuk ke voice mail.

Inti dari aplikasi ini adalah membuat Facebook sebagai pusat dari segalanya. Ada empat menu utama di aplikasi itu yakni Recent Calls, Dialer, Contact dan Settings. Saat panggilan masuk, Facebook akan terlebih dahulu mencocokkan dengan profil pengguna. Jika cocok, dan pengguna mengizinkan datanya dimunculkan di layar pengguna lain, maka foto dan profil mini penelepon akan muncul di layar ponsel. Pengguna bisa melihat wajah, tempat tinggal, teman yang sama, dan info lainnya. Setelah panggilan berakhir, barulah pengguna bisa melihat informasi lengkap dari si penelepon, termasuk alamat email dan situs pribadi, jika ada.

"Kami belum berpikir untuk memonetisasi aplikasi ini. Misi kami hanya ingin membuat dunia semakin terbuka dan terkoneksi satu sama lain. Saya rasa itu misi utama kami," ujar Product Manager Facebook, Andrea Vaccari.
Saat ini ada sedikitnya empat penyedia pesan instan yang memiliki fitur panggilan suara. Selain Whatsapp, Google Hangout juga punya dan sekarang telah mencapai 5 juta download. Aplikasi Viber dan Skype juga merupakan layanan VoIP dan bisa digunakan di Android. Masing-masing memiliki 100 juta dan 500 juta download.(VIVA.co.id)

2016, Nokia Siap Bikin Ponsel Android


XPOSNEWS.COM - Nokia akan kembali membuat produk ponsel pintar pada tahun depan. Pernyataan itu menjawab beberapa rumor belakangan yang mengatakan, perusahaan ponsel asal Finlandia itu tengah mempersiapkan kebangkitan kembali ke pasar ponsel dunia.

Laman G For Game, Jumat, 24 April 2015, yang mengutip situs lokal Tiongkok, Scdaily melaporkan konfirmasi itu disampaikan salah satu eksekutif Nokia Tiongkok, Mike Wang. Dia mengatakan, pada tahun depan perusahaan akan memproduksi ponsel berbasis Android, sistem operasi pesaing Windows yang sebelumnya jadi pilihan Nokia. Ia juga mengonfirmasi, perusahaan akan menmindahkan pusat penelitian dan pengembangan ke Sichuan, Tiongkok.

Dengan memindahkan fokus riset perusahaan ke Tiongkok, Nokia dianggap bakal menantang Xiaomi, Lenovo, Oppo dan ZTE. Terlebih, kemungkinan Nokia akan menggebrak pasar negeri Tirai Bambu itu dengan serangkaian ponsel murah dan terjangkau.

Sebelumnya dikabarkan, Sumber dekat Nokia menyebutkan, perusahaan tengah menyiapkan langkah kebangkitan sambil menghormati kontrak dengan Microsoft hingga kuartal ketiga 2016.
Pada akhir April tahun lalu, divisi mobile Nokia telah resmi diakuisisi oleh Microsoft. Salah satu perjanjian dalam akuisisi itu, sampai pertengahan 2016, produk yang dikeluarkan tidak akan membawa nama Nokia melainkan membawa nama Microsoft.

"Mereka (Nokia) memiliki banyak hal-hal besar dalam pengembangan. Itu meyakinkan saya bahwa Nokia adalah sebuah perusahaan yang tak akan menghilang," kata Richard Kerris, mantan eksekutif Nokia kepada Re/Code awal pekan ini.(VIVA.co.id)

Empat Hal yang Harus Dihindari Wanita Saat Mengendarai Motor


XPOSNEWS.COM - Sepeda motor saat ini memang sudah menjadi salah satu kebutuhan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Dengan mengendarai motor, mereka bisa lebih leluasa pergi ke mana saja dan hemat waktu.

Layaknya pria, sepeda motor juga menjadi alat transportasi yang dipakai oleh sebagian besar wanita pekerja. Kaum hawa tidak lagi ingin duduk di jok belakang, dan memilih sebagai pengendali laju dan arah motor.

Namun, seperti yang dilansir dari Welovehonda, Selasa, 21 April 2015, ada beberapa kebiasaan yang dilakukan wanita saat mengendarai motor, yang tanpa disadari bisa merugikan. Biasanya mereka melakukan hal ini karena alasan praktis, tanpa memikirkan efeknya pada pengendalian motor.

Berikut empat hal yang dimaksud:
1. Mengenakan jaket secara terbalik. Hal ini biasanya dilakukan demi melindungi tubuh dari terpaan angin. Sayangnya, hal ini bisa berakibat gerakan tangan menjadi kurang leluasa.
2. Mengenakan tas jenis selempang. Apabila isinya berat, maka otomatis motor menjadi tidak imbang. Pengendara juga harus berkali-kali memperbaiki posisi tas, sehingga mengurangi konsentrasi. Jenis tas ini juga kerap jadi sasaran para jambret.
3. Memakai sepatu jenis high heels. Pengemudi mobil saja kesulitan menginjak pedal apabila memakai sepatu ini, apalagi pengendara motor. Kaki juga riskan keseleo saat harus menapak aspal.
4. Jari tangan terus menekan tuas rem. Memang hal ini bisa membantu pengendara saat harus melakukan pengereman mendadak, namun jika dilakukan secara terus-menerus, maka lampu rem akan terus menyala, sehingga mengurangi usia aki dan bohlam. Selain itu, kampas rem juga akan cepat habis.(VIVA.co.id)

 
Copyright © 2015 XPOS NEWS
Share on Blogger Music Free Download. Powered byMadiqtera