NEWS TICKER

Citizen Journalism

Dari Desa

Pariwara

Hukum

Kriminal

Ekobis

Otomotif

Teknologi

Twitter


Beritanya

Senin, 05 Oktober 2015

Usmar Tinjau Serapan Anggaran untuk Revitalisasi Sarana Pendidikan


XPOSNEWS.com, (Bogor) - Melanjutkan  evaluasi serapan anggaran tahun 2015, Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Edgar Suratman, Sekdisdik, Fakhrudin dan Kabid Sapras, Iwan Setiawan, meninjau kegiatan pembangunan  di beberapa sekolah, Senin (5/10/15).


Peninjauan diawali Usmar di SMA Negeri 7 Kota Bogor, dengan melihat progres pembangunan ruang kelas baru (RKB) yang sudah mencapai 80 persen dan gerbang utama.  Peninjauan dilanjutkan di SMK Negeri 3 untuk mengecek secara langsung proses pekerjaan. " Alhamdulillah progresnya sudah mencapai 40 persen, " ujar Usmar.


Beserta rombongan, Usmar melanjutkan peninjauan revitalisasi sarpras di  SMA Negeri 4 dan SMP Negeri 9 yang progresnya masing-masing mencapai 40 % dan 78%.  Penijauan berakhir di  SDN Situgede 3, yang disinyalir serapan dan progresnya rendah. Tetapi "Dengan pengecekan langsung ke lapangan, ternyata kendala dan permasalahan yang muncul dapat diatasi melalui sosialisasi dan negosiasi sehingga pembangunan terus berjalan,” lanjut Usmar.

Terkait rendahnya serapan, menurut Usmar, Pemerintah Kota Bogor akan terus mendorong dan mengupayakan agar serapannya dapat ditingkatkan sesuai dengan intruksi.(Yu)

Pemkot Bogor Dukung Perluasan Masjid Agung


XPOSNEWS.com, (Bogor) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah melakukan kajian pembangunan perluasan Masjid Agung Kota Bogor. Pembangunan perluasan masjid diharapkan rampung pada 2018.

Perluasan masjid terungkap dalam Audiensi antara Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Kota Bogor dengan Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman, Senin (5/10/15). Audiensi berlangsung di Ruang Rapat II Balaikota Bogor, Jalan Juanda 10 Bogor.


Dalam audiensi juga dipaparkan bahwa pembangunan masjid dilakukan untuk mensinergikan misi keenam pemerintah yaitu mewujudkan bagaimana nilai agama dan nilai kebangsaan menjadi komponen yang bersinergi dengan kuat. Dalam kesempatan tersebut, Usmar sangat mengapresiasi dan mendukung perluasan Masjid Agung.

“Salah satu cara untuk memajukan Kota Bogor yaitu dengan adanya sarana prasarana yang menunjang misalnya yaitu pembangunan Masjid Agung dengan penataan yang baru. Semoga dengan pembangunan yang akan segera dilaksanakan ini Masjid Agung mampu menjadi resonansi bagi pembangunan-pembangunan yang lain di Kota Bogor,” tutur Usmar. (Yu)

Jelang kepulangan ke Bogor, Dua Jamaah Kloter 15 dirawat di Bekasi


XPOSNEWS.com, (Bogor) - Dua jamaah haji Kota Bogor kloter 15 belum bisa dipulangkan ke Bogor karena menderita sakit, sehingga harus dirawat dirumah sakit Bekasi. 

“Alhamdulillah semua jama’ah haji asal kota Bogor kembali dengan selamat. Namun ada dua jamaah kita yang masih tertahan karena harus dirawat rumah sakit Bekasi karena sakit. Mudah-mudahan segera pulih. Saya mendoakan,” kata Walikota Bogor Bima Arya saat menjemput kedatangan jamaaah Kloter 15 di Masjid Al Miraj Jalan Pajajaran Bogor, Senin (5/10/15).

Bima berharap, para jamaah haji kota Bogor yang pulang ini menjadi haji yang mabrur dan terutama yang masih muda-muda ini bisa memberikan kontribusi. Dalam konteks tidak saja hablul minallah, tapi hablul minanas nya memperkuat program-program kegiatan kegiatan yang sifatnya membangun karakter, menguatkan kebersamaan, menjalin ukuah sesama muslim,” jelas Bima.


Sementara itu Kepala Kementrian Agama Kota Bogor, Ansrullah, menyampaikan rasa syukurnya karena semua bisa lancar berkat kerjasama semua koordinasi dan rapat persiapan yang dilakukan sejak Jumat lalu.

Sebanyak 444 jamaah tergabung dalam kloter 15 kembali ke tanah aitr dengan selamat. Kedatangan para jamaah haji pertama asal Kota Bogor selain diterima Walikota Bogor, Bima Arya  juga Kepala Kementrian Agama Kota Bogor Ansrullah dan Ketua DMI Ade Sarmili.Bogor.


Rombongan kloter 15 yang berjumlah 444 jamah haji terdiri dari KBIH Bauturahim, BR RU ANZ, Rahmatul Ummah, An Nur, Al Ghazali, Baitul Mu’minin dan BM Multazam.

Kedatangan jamaah haji Kota Bogor kloter 15 tepat pukul 01,15 Wib di Bandara lebih cepat 1 jam, dan tiba di masjid Al Mi´raj jalan Pajajaran Bogor pada pukul 03.15  Wib  yang sebelumnya dijadwalkan akan tiba pukul 05.00 WIB. (Isp)

HUT TNI ke 70, TNI Sahabat Rakyat, TNI Tidak Boleh Lupakan Rakyat dan Tidak Boleh Sakiti Rakyat

 

XOSNEWS.com, (Bogor) - Puncak acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 70 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dilaksanan di lapangan Sempur, Jalan Jalak Harupat, Kota Bogor, Senin (5/10/15).

Peringatan HUT ke 70 TNI kali ini mengambil tema "Bersama rakyat TNI kuat, hebat profesional siap mewujudkan Indonesia berdaulat, mandiri dan berkelanjutan". Acara peringatan tersebut diikuti oleh TNI AU Lanud Atang Sanjaya, Kodim 0606, Yonif 315, Kopassus dan dari berbagai institusi. Inspektur upacara wali kota Bogor Bima Arya Sugiarto sedangkan selaku komandan upacara oleh Kapenrem Korem 061 Bogor Mayor Infantri Lukman Hakim.


Dalam amanatnya wali kota Bogor menyampaikan, "Terima kasih saya ucapkan secara khusus kepada prajurit TNI yang telah mengabdi dan menjaga kedaulatan NKRI," katanya.    

Lanjut Bima Arya Sugiarto, di usia yang ke 70 merupakan usia yang sudah dewasa, TNI merupakan tentara rakyat, pejuang dan sahabat rakyat. Sejarah mencatat TNI adalah sahabat rakyat dan dekat dengan rakyat, TNI harus tegas, tidak boleh melupakan rakyat dan tidak boleh menyakiti rakyat.

“Bersama rakyat TNI bisa kuat dan hebat serta dapat bersaing dengan negara lain,"paparnya.


Bima berpesan kepada para prajurit, bahwa dalam Jiwa TNI mengalir darah perjuangan dan semangat pantang menyerah demi kedaulatan NKRI. TNI tidak boleh tersekat oleh suku, agama dan golongan.

"Saya minta seluruh prajurit untuk selalu profesionalisme. Dimana pun prajurit bertugas harus mengedepankan amanah Sapta Marga dan sumpah TNI,"pintanya.

Turut hadir dalam acara tersebut wakil wali kota Usmar Hariman, Bupati Bogor Nurhayanti, Ketua DPRD Kota Untung W. Maryono dan Kabupaten Bogor Ade Ruhendi serta unsur Muspida Bogor. (Mad)

Minggu, 04 Oktober 2015

Warga RW 13 Kencana Gelar Pesta Demokrasi


XPOSNEWS.com, (Bogor) - Pesta demokrasi di gelar warga Perumahan Dharmais RW 13 Kelurahan Kencana Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor, Minggu (4/10/15). Pesta demokrasi kali ini untuk memilih Ketua RW yang baru.

Dua kandidat Ketua RW 13 yakni Karep Rahardjo yang merupakan calon incumbent dan Aries Dirgantoro bersaing ketat untuk memperebutkan Ketua RW 13 periode tiga tahun mendatang.
Pemilihan Ketua RW 13 disambut antusias warga, sejak pukul 08 pagi,  mereka sudah berdatangan ketempat pemungutan suara di lokasi Lapangan Olah Raga Perumahan Dharmais RW 13. 

Pemilihan Ketua RW 13 itu disaksikan Lurah Kencana Syafei R, Kasi Trantib Iyan Sofyan, Ketua Lembaha Pemberdatyaan Masyarakat (LPM) Surya,  Babinsa Karyono, dan Babinkamtibmas Tarsan   
Akhirnya dalam pemungutan suara calon incumbent Karep Raharjo terpilih kembali menjadi Ketua RW 13 untuk tiga tahun mendatang.  Karep berhasil mengumpulkan 148 suara, dan Aries mengumpulkan 128 suara.  Suara tidak sah 8.  Seluruhnya jumlah suara yang masuk sebanyak 284 suara. 


Karep Raharjo usai terpilih menjadi Ketua RW kedua kalinya menyatakan, siap merealisasikan program – program Pemerintah Kelurahan Kencana, seperti program kebersihan dan penghijauan lingkungan. 

“Seperti diketahui RW 13 telah ditunjuk oleh Kelurahan Kencana mewakili Kecamatan Tanah Sareal dalam lomba Bogor Hijau, “ kata Karep.

Karep berjanji akan terus mendorong warganya agar peduli terhadap kebersihan wilayahnya.  Apalagi lagi, kata dia, di wilayah RW 13 sudah ada TPS berbasis masyarakat yakni TPS 3R (Reduce, Reuse & Recycle) yang dilengkapi dengan Bank Sampah.

Sementara itu Lurah Kencana Syafei R menyampaikan apresiasi kepada panitia dan semua pihak yang terlibat, sehingga pelaksanaan pemilihan Ketua RW 13 di Perum Dharmais berjalan lancar, aman  dan sukses.  “Pemilihan Ketua RW 13 telah berjalan secara demokrastis, “ kata Syafei. (Isp)




TEKS FOTO : Akrab, Karep Rahardjo  (Pakai Topi) Ketua RW 13 terpilih dan pesaingannya Aries Dirgantoro, Foto bersama para panitia dengan Ketua LPM. Babinsa dan Babinkamtibmas seusai pemilihan Ketua RW 13

Sabtu, 03 Oktober 2015

Dispenda akan Sebar 200 Tapping Box Guna Jaring WP


XPOSNEWS.com, (Bogor) - Dinas Pendapatan Daerah Kota Bogor mengadakan sosialisasi penerapan Tapping Box bagi Wajib Pajak (WP) pelaku usaha dan pengelola hotel, restoran, tempat hiburan malam, dan pengelola parkir, pada Sabtu (3/10/15) di Hotel Ririn Jalan Pajajaran Kota Bogor. Sosialisasi ini dihadiri Walikota Bogor Bima Arya, dan Kepala Dispenda Daud Nedo Darenoh.

Daud menjelaskan, sosialisasi penerapan Tapping Box ini dilakukan bertahap. “Diawal, kami mencoba 20 unit tapping box, dan tahun ini ditambah 200 tapping box. Respon positif muncul dari para pengusaha,” paparnya.


Penyiapan 200 alat tapping box ini, kata Daud, sebagai tindak lanjut dari pemasangan sebanyak 20 unit mesin sebelumnya yang sudah dipasang Pemkot Bogor tahun 2014 lalu. "Salah satu yang sudah kami pasang alat tapping box ini di mesin area parkir, dan ternyata pendapatan dan target dari retribusi parkir yang masuk ke PAD Kota Bogor mengalami peningkatan," katanya.

Tapping Box ini, lanjut Daud, rencananya minggu depan akan dipasang. “Jadi, lokasi sasaran pemasangan 200 alat tapping box adalah mesin dan komputer kasir dari outlet pakaian dan restoran serta tempat hiburan,” jelas Daud.

“Alat sudah siap dan mereka diharapkan akan taat. Untuk pemasangan minggu depan akan dimulai, untuk anggaran setiap tahunnya sedang dibahas,” kata Daud.(Mad)

Usmar Tinjau Wilayah Bogor Selatan


XPOSNEWS.com, (Bogor) - Untuk mengetahui efektivitas serapan anggaran 2015, Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman meninjau pembangunan infrastruktur di wilayah Kecamatan Bogor Selatan, Jumat (2/10/15). Usmar didampingi Bagian Administrasi Pemerintahan Umum dan Camat Bogor Selatan, Usman TZ. 

Peninjauan dimulai di Kantor Kecamatan Bogor Selatan yang sudah direnovasi. “Serapan anggarannya sudah mencapai 98%,  tinggal cek dan ricek bersama konsultan terkait kualitasnya," kata Usmar. “Kami mendorong  dan mengupayakan agar serapan anggaran dapat terealisasi sesuai target yang telah diprogramkan,” lanjut Usmar. 


Peninjauan dilanjutkan ke Kantor Kelurahan Kertamaya, yang juga direnovasi. Usmar melihat bukti langsung kondisi kantor kelurahan yang telah rampung 100% direnovasi. Sementara itu pada peninjauan di Kantor Kelurahan Harjasari, Usmar mendapat laporan tahap pembangunan baru mencapai 50%. “ Mudah-mudahan rampung sesuai target yang telah disepakati, yaitu akhir Oktober 2015," kata  Usmar. Untuk sementara pelayanan masyarakat dialihkan ke gedung yang berjarak beberapa puluh meter.


Pada kesempatan itu Usmar  menghimbau Lurah Harjasari dan staff untuk menanam berbagai jenis tanaman dan membuat lubang biopori di lahan kosong belakang Kantor Kelurahan Harjasari. (Mad)

Pemkab Bogor Kembalikan Dana Tak Terserap Rp.51.584.136.000 Ke Pemprov DKI


XPOSNEWS.com, (Cibinong) - Pemerintah Kabupaten Bogor akan mengembalikan sisa dana bantuan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp. 51.584.136.000 yang tak terserap pada tahun anggaran 2015 ini. Hal ini diungkapkan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah, Kamis (1/10/15). 

"Karena dananya tidak terserap maka akan dikembalikan kepada Pemerintah DKI lagi, tidak bisa diluncurkan, semula kita berharap bisa diluncurkan ke tahun 2016. Tapi Pemrov DKI minta dana yang tidak terserap agar dikembalikan. Ini ada suratnya dari Pemrov DKI, ya kita ikuti saja," kata Syarifah.

Seperti dikatakan Syarifah sebelumnya tahun anggaran 2015 ini Pemkab Bogor hanya akan menyerap sebesar Rp. 14.898.579.000 dari total 66.482.715.000 bantuan keuangan dari pemerintah DKI. Ini akibat dari lambatnya realisasi anggaran dari pemerintah DKI yang baru diterima oleh Pemerintah Kabupaten Bogor pada 9 September 2015, sehingga tak dapat diserap untuk kegiatan terutama yang harus melalui proses lelang atau tender.

Syarifah Sofiah menyatakan setelah dana tersebut di tranfer oleh Pemrov DKI melalui Kas Daerah pihaknya langsung menggelar rapat koordinasi dengan SKPD penerima bantuan untuk menghitung kembali apakah cukup waktu untuk merealisasikan bantuan sebesar Rp. 66.482.715.000 tersebut.

"Dari hasil rakor tersebut dihasilkan gambaran rencana bahwa anggaran yang mampu diserap sebesar 14.898.579.000, sedangkan sisanya tidak akan diserap karena waktu yang tidak mencukupi karena beberapa kegiatan harus melalui proses lelang. Untuk sampai dengan akhir tahun anggaran kan hanya tersisa 3 bulan kedepan, sehingga diputuskan untuk tidak menyerap sisanya karena akan beresiko nantinya," kata Syarifah.

Sebelumnya bupati Bogor Nurhayanti pun mengaku kecewa dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang hingga saat ini belum merealisasikan bantuan keuangan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor sebesar Rp 67,4 miliar. Padahal Pemprov DKI melalui Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Heru Budi Hartono mengatakan jika bantuan keuangan tersebut akan serahkan pada bulan Juni 2015 yang lalu.

"Sampai sekarang dana bantuan dari Pemprov tersebut belum cair, tentu kami kecewa. Untuk kedepan kalau masih seperti ini kami bisa saja menolak bantuan dari DKI. Toh sebagian besar dana tersebut juga untuk kepentingan DKI yaitu untuk menanggulangi banjir DKI, dimana Kabupaten Bogor merupakan daerah yang berposisi ditengah antara hulu dan hilir yang dilintasi oleh dua sungai besar yakni Ciliwung dan Cisadane" kata Nurhayanti kepada wartawan, Senin (24/8). (Gie)

Kepala BNN Kunjungi BBR Lido


XPOSNEWS.com, (Cibinong) - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso mengunjungi Balai Besar Rehabilitasi (BBR) BNN Lido, Bogor, Kamis (1/10/15).

Menurut mantan Kabareskrim Polri ini, masih banyak yang harus dibenahi dari gedung dan kamar yang digunakan pecandu narkoba saat menjalani rehabilitasi.

“Masih banyak hal yang harus dibenahi mulai dari tempat dan peralatan yang harus diperbaharui,” kata pria yang akrab disapa Buwas itu usai melihat ruangan ACT A5 I F yang dihuni 41 pasien.

Buwas melanjutkan, pembenahan tidak hanya dilakukan di Lido. “Tempat lainnya juga akan dibenahi. Karena Indonesia ini sedang darurat narkoba,” tegasnya.

Penyalahgunaan narkoba, kata Buwas, sebaiknya direhabilitasi bukan dipenjara seperti yang banyak dilakukan selama ini.

“Kalau semua dilakukan dengan baik, maka mereka bisa kembali ke kampung halamannya dan menjalankan hidup seperti biasa,” ujarnya. 

Komjen Buwas menambahkan, akan membuat BNN lebih efektif dalam bekerja. Terutama dalam rehabilitasi pengguna narkoba

“Saat disini kan diajarkan kreativitas maupun keterampilan, maka mereka akan dapat pulih dan melakukan hidup seperti semula,” pungkasnya. (Gio)

Dana Desa Rawan Disimpangkan dan Terkesan Racun, Pemda Jangan Tutup Mata


XPOSNEWS.com, (Cibinong) - Dana desa yang digelontorkan pemerintah pusat sebesar Rp 1,4 miliar/tahun untuk satu desa bisa menjadi racun bagi pemerintah desa, pasalnya jika salah dalam penggunaan bisa berakibat fatal, bahkan dapat menyeret para kepala desa kedalam kasus hukum, apalagi mekanisme pertanggungjawabannya bersifat individu.

“Disatu sisi dana desa ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan di tingkat desa, tapi disisi lain, dana yang nilainya tak sedikit ini rawan disimpangkan, bahkan kesannya seperti racun,” kata Dr. Trubus Rahardiansyah, ketua Program Doktor Public Policy Fakultas Ekonomi Universitas Trisakati Jakarta, saat berbicara sosialisasi implementasi Undang-undang Nomor 06 tahun 2014 tentang pemerintahan desa yang dilaksanakan PT Indocement Tunggal Prakarsa, di kawasan Sentul City,  Kamis (1/10/15).

Menurut Trubus, berdasarkan hasil penelitiannya sampai sekarang masih banyak pemerintah desa yang belum mengetahui teknis pembuatan laporan penggunaan dana desa tahap pertama.  Ini terjadi, kata Trubus lagi, disebabkan sumber daya manusia yang ada di desa masih lemah.

“Mengelola anggaran yang cukup besar itu tidak mudah, diperparah lagi pengawasannya juga lemah dan pemerintah daerah terkesan lepas tangan. Jika pemerintah pusat ini tidak segera membenahinya dengan menerbitkan aturan yang jelas dan tegas, dana desa ini akan akan memicu konflik,” ungkapnya.

Kepala Bappeda Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah, yang menjadi pembicara membenarkan, jika salah kelola dan kurang pengawasan dana ini rawan penyimpangan. Pemerintah Kabupaten Bogor tak akan lepas tangan dan akan membantu pemerintah desa dalam membuat laporan.

“Sebelum dana desa ini cair, kami telah menggelar pelatihan kepada para perangkat desa soal teknis pembuatan laporan penggunaan dana desa,” terangnya.

Selain itu, kata Syarifah, Pemerintah Kabupaten Bogor juga telah menyiapkan peraturan bupati (Perbup) yang akan menjadi payung hukum bagi pemerintah desa, dalam mengelola dana desa. “Perbup yang kami siapkan itu, diantaranya mengatur teknis pengadaan barang dan jasa,”jelasnya.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Deni Ardiana, ia mengakui Pemerintah Kabupaten Bogor mengakui belum memiliki mekanisme untuk melakukan pengawasan terhadap penggunaan keuangan desa baik yang bersumber dari APBD maupun APBN.
  
“Pengawasan penggunaan dana ini bisa langsung dilakukan masyarakat, karena jujur saja pemerintah daerah  sejauh ini belum memiliki mekanisme  soal pengawasan penggunaan dana bantuan untuk desa" katanya.

Pengawasan penggunaan dana itu, kata Deni, dilakukan pada saat pemerintah desa akan mengajukan pencairan dana yang dikucurkan setiap tiga bulan sekali. “Paling itu yang kita bisa lakukan, desa yang tak lengkap membuat laporan penggunaan bantuan anggaran triwulan sebelumnya, otomatis pencairan dana tahap berikutnya akan terkendala,” pungkasnya.  (Gio)

Dewan Kabupaten Bogor Akan Konsultasi dengan MK Terkait Pemilihan Wakil Bupati


XPOSNEWS.com, (Cibinong) - Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Ruhandi mengatakan pihaknya akan melakukan konsultasi dengan Mahkamah Kosntitusi (MK) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait pemilihan wakil Bupati Bogor. 

"Ada salah satu point yang krusial yang akan dipertanyakan oleh kami ke MK ataupun Mendagri, yaitu bahwa calon wakil bupati harus mundur dari jabatannya seperti PNS, Polri, TNI, DPRD ataupun DPR RI," ucap Ade Ruhandi, Kamis (01/10/15)

Ketua DPD partai Golkar Kabupaten Bogor ini menambahkan sambil point tata tertib tersebut direvisi, DPRD akan mengadakan rapat kembali pemilihan wakil bupati pada Senin, 05/10 mendatang.

"DPRD akan mengumpulkan pimpinan partai yang memiliki anggota DPRD dan Bupati Bogor Nurhayanti untuk bersilaturrahmi, dan membicarakan pemilihan wakil bupati,"

Ia menjelaskan dalam agenda pertemuan tersebut, pimpinan partai pengusung Nurhayanti juga mudah-mudahan segera mengerucutkan dua nama calon Wakil Bupati.

"Setelah dua nama tersebut ada di DPRD setelah diverifikasi oleh Bupati, maka kami akan membentuk panitia pemilihan wakil bupati," (Gio)


TEKS FOTO : Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Ruhandi

Usmar Tinjau Pembangunan Plaza Kota Pusaka


XPOSNEWS.com, (Bogor) - Setelah Walikota, kini giliran Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman meninjau  lokasi   pembangunan di berbagai tempat. Peninjauan melibatkan anggota  DPRD  Kota Bogor, Yus  Herdiyus dan Kepala Dinas Bina Marga, Sudraji  serta beberapa dinas terkait.


Lokasi pertama yang dikunjungi pada Kamis (1/10/15) itu,  pembangunan plaza Kota Pusaka di dekat Tugu Kujang. Dilanjutkan dengan meninjau pembangunan trotoar dan drainase di lingkar Kebun Raya Bogor. Pembangunan plaza Kota Pusaka didanai APBN sekitar  Rp 3,5 milyar, sedangkan pembangunan trotoar dan drainase menggunakan dana APBD Kota Bogor  sekitar 6,3 milyar. Kedua kegiatan itu direncanakan  menelan waktu 150 hari.


Peninjauan dilanjutkan ke lokasi pembangunan jalan R3 di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, dengan pembangunan jembatan penghubung. Menurut Usmar, pembangunan jalan R3 sekitar 1,4 kilo terhambat pembangunan jembatan penghubung. Untuk mengatasi hal itu menurutnya, harus segera dilakukan adendum untuk menyelesaikan segala persoalan di  lapangan.(Mad)

Kemenkes RI Canangkan BELKAGA Tingkat Nasional di Kabupaten Bogor


XPOSNEWS.com, (Cibinong) - Pemerintah Kabupaten Bogor menjadi tuan rumah Bulan Eliminasi Kaki Gajah (BELKAGA) tingkat nasional, di lapangan Tegar Beriman Kabupaten Bogor, Kamis (1/10/15). Pencanangan Belkaga resmi dilakukan dengan menekan tombol serine dan melakukan video teleconfrence dengan sejumlah Kota dan Kabupaten di Indonesia.

Belkaga ini dilakukan secara serentak di 241 Kota dan Kabupeten seluruh Indonesia, kegiatan ini dilakukan untuk memberantas penyakit berbahaya kaki gajah yang dapat menyebabkan cacat permanen.


Bupati Bogor, Nurhayanti mengatakan, sangat mengapresiasi karena dapat menjadi tuan rumah kegiatan BELKAGA tingkat nasional tahun 2015. Diharapkan dengan ini bisa meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya di Kabupaten Bogor, pencanagan BELKAGA ini memiliki relevansi yang kuat untuk meningkatkan derajat kesehatan seluruh masyarakat. Peningkatan kesehatan ini terus secara fokus dilakukan, bahkan untuk pencegahan kaki gajah dan penyakit lainnya dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dialokasikan dana sebesar 15,4 persen.

“Kami optimis dengan BELKAGA ini dimulai hari ini hingga lima tahun kedepan Kabupaten Bogor dan seluruh wilayah di Indonesia bisa terbebas kaki gajah. Ini juga diharapkan bisa meningkatkan kemampuan mencegah penyakit mulai dari diri sendiri, keluarga serta lingkungan,” tutur Nurhayanti.
Ia pun menambahkan untuk mengantisipasi berbahaya kaki gajah, Pemerintah Kabupaten Bogor akan melakukan menguatkan di tingkat dasar melalui sosialisasi di puskesmas dan juga kita akan sebar kader kader, agar masyarakat paham tentang bahaya penyakit kaki gajah.


Sementara itu, Kementarian Kesehatan (Kemenkes) RI, Nila Moeloek menuturkan, BELKAGA ini adalah salah satu tujuan terwujudnya pembangunan manusia di Indonesia. Artinya seluruh masyarakat Indonesia bisa terbebas dari penyakit apapun terutama penyakit berbahaya kaki gajah. Sehingga tidak lagi ada masyarakat yang terjangkit kaki gajah, kini kaki gajah secara perlahan mengalami penurunan dari 19 persen menjadi 4 persen. Lima tahun kedepan semua bisa terbebas dari penyakit eliminasi kaki gajah.

“Pemberian obat secara masal ini akan dilakukan selama lima tahun berturut-turut, kami juga meminta mulai dari lurah, kepala desa, para kader posyandu, hingga masyarakat luas bisa berkomitmen mewujudkan Indonesia bebas kaki gajah. Laksanakan sebaik-baiknya, dan terus tingkatkan Pola Hidup Bersih (PHBS),” imbuhnya.(Gio)

Kamis, 01 Oktober 2015

Komplek Balai Kota Bogor dalam Status Siaga I


XPOSNEWS.com, (Bogor) - Ada yang berbeda hari ini, Kamis (01/10/15), di komplek Balai Kota Bogor, masyarakat umum maupun tamu yang datang ke komplek Balai Kota Bogor baik kendaraan roda dua maupun roda empat, yang masuk harus diperiksa alat metal detektor.

Dari pantauan XPOSNEWS.com, kendaraan roda empat maupu roda dua yang akan masuk ke komplek Balai Kota Bogor harus diperiksa terlebih dahulu oleh alat metal detektor, kegiatan ini berlangsung dari pagi hingga sore hari.

Padahal, biasanya komplek Balai Kota Bogor, sebelum-sebelumnya tidak pernah dilakukan pemeriksaan dengan alat metal detektor kepada masyarakat umum maupun tamu yang akan berkunjung ke komplek Balai Kota .  

Pemeriksaan dengan alat meta detektor tersebut tidak hanya dilakukan di pintu gerbang utama Balai Kota jalan Junada, begitu pun di pintu masuk komplek gedung DPRD Kota Bogor jalan Kapten Muslihat.


Suardi (38) warga Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara merasa kaget saat kendaraan roda duanya diberhentikan guna diperiksaan dengan alat metal detektor. "Sumpah saya mah takut, saya bukan teroris? Apa karena saya mempunyai jenggot ?," kata Suardi dengan raut wajah yang pucat, saat ditanya XPOSNEWS.com.

Maklum lah, Lanjut Suardi, biasanya aparat kalo sedang melakukan penyisiran serta pemeriksaan kendaraan dengan alat itu selalu dikaitkan dengan adanya ancaman bom.
"Kan di TV juga sering saya lihat, alat itu dipergunakan untuk mencari bom. Kayaknya Balai kota sedang ada ancaman bom, makanya setiap kendaraan yang masuk akan diperiksa seperti itu," kata Suardi.

Sementara ditempat terpisah, Kepala Bagian Humas Seketaris Daerah Kota Bogor, Encep Mohammad  Alhamidi saat diminta keterangannya melalui BBM, menjelaskan, kejadian tersebut merupakan bagian dari skenario simulasi antisipasi teror dari Kodiklat TNI AD Pusat Pendidikan Zeni sedang melaksanakan kegiatan praktek materi pelajaran Tehnik Deteksi dan Identifikasi yang dilaksanakan oleh Basis Susba Jihandak Tahun Anggaran 2015. 

"Kegiatan pendidikan Susba Jihandak tersebut melakukan pemeriksaan setiap orang baik pejalan kaki, berkendara roda dua maupun roda 4 yang memasuki lingkungan Balaikota, yang masuknya dari pintu depan jalan Junada maupun pintu gedung DPRD yang di jalan Kapten Muslihat" Jelas Encep.
Kegiatan tersebut juga, Lanjut Encep, telah mendapat izin dari Walikota Bogor sebagai tindak lanjut dari surat Komandan Pusat Pendidikan Zeni Kolonel Czi Denny Herman, tertanggal 28 September 2015 Nomor B1991/-8/2015 Perihal : Permohonan Ijin Praktek.

"Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari (Kamis-Jumat) tanggal 1-2 Oktober 2015. Praktek materi pelajaran Tehnik Deteksi dan Identifikasi ini, dipimpin Lettu Czi Iswanto dengan melibatkan 20 orang siswa, 4 orang pelatih dan 3 orang personil pendukung," pungkasnya. (Mad)  

Wujud dari Peringatan Hari Kesaktian Pancasila adalah NKRI Harga Mati


XPOSNEWS.com, (Bogor) - Hari Kesaktian Pancasila kembali diperingati pada Kamis (1/10/15) di Plaza Balaikota Bogor. Upacara yang berlangsung hikmad dipimpin oleh Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman selaku Inspektur Upacara. Usmar mengingatkan agar masyarakat tidak melupakan sejarah kelam bangsa. Selain rekonsiliasi, jangan lupa NKRI merupakan harga mati.


Upacara peringatan hari Kesaktian Pancasila tingkat Kota Bogor mengangkat tema "Kerja Keras dan Gotong Royong Melaksanakan Pancasila,”. Kapten Inf. Eka Purnama, S.IP. menjadi Komandan Upacara. Upacara diikuti oleh para pelajar, organisasi kepemudaan, KNPI, TNI dan Polri. Usai upacara, Usmar mengingatkan pentingnya memperingati Hari Kesaktian Pancasila.


“Tentu semua Bangsa Indonesia sudah tahu ada sejarah. Sejarah yang mencatat bahwa bagaimana bangsa ini akan diporak porandakan. Baik itu oleh kekuatan luar maupun kekuatan yang muncul dari dalam dan begitu banyak korban,” ujar Usmar.

Oleh karena itu, Usmar mengingatkan pentingnya upaya rekonsilasi Nasional namun tetap waspada. Masyarakat jangan lupa bahwa idiologi Bangsa Indonesia adalah Pancasila dan Dasar Negara Undang-Undang 1945. “Bahwa untuk mempersatukan kita ber-Bhineka Tunggal Ika dan yang jelas bahwa keseluruhan komponen itu adalah untuk mengikat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harga mati,” tegas Usmar.


Usmar menyoroti maraknya pemberitaan terkait dengan perilaku yang kurang baik dan kecendrungan gaya hidup yang negatif. Generasi muda bangsa harus juga diselamatkan dari gaya hidup yang negatif. “Jadi banyak hal yang harus kita lakukan kaitan bagaimana kita memaknai Hari Kesaktian Pancasila ini secara universal secara menyeluruh dalam kontek, bahwa Pancasila adalah idiologi bangsa yang mungkin tidak bisa dirubah,” jelas Usmar. (Mad)

PKK Kedung Halang Dapat Bantuan Rp.7 Juta dari Bank Pasar


XPOSNEWS.com, (Bogor) - Dengan maksud ikut berperan membantu kegiatan Tim Penggerak PKK Kota Bogor, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Pasar Kota Bogor memberikan bantuan kepada Tim Penggerak PKK di Kelurahan Kedung Halang.  Bantuan diserahkan, Kamis (1/10/15) dalam acara Penilaian Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi Jawa BaratTahun  2015. 

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor, Yane Bima Arya menerima bantuan berupa uang Rp 7 Juta tersebut, disaksikan Asisten Ekbangkesra, Toto M.Ulum, anggota DPRD Kota Bogor, unsur muspida dan  para pengurus serta anggota TP PKK Kota Bogor.


Otjim Warsim, Dirut Bank Pasar menempatkan bantuan tersebut sebagai salah satu bentuk tanggungjawab sosial BPR. “Kami harapkan bantuan ini bisa menjadi stimulan bagi anggota TP PKK untuk memajukan kegiatan PKK dalam memberdayakan masyarakat Kota Bogor,” katanya. Selain terhadap TP PKK, BPR Bank Pasar juga membetikan bantuan langsung kepada warga masyarakat melalui kegiatan sunatan masal dan santunan yatim.


Lurah Kedung Halang, Nun Zirwan sangat mengapresiasi bantuan  tersebut yang akan dipergunakan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat Kedung Halang. Menurutnya, TP PKK Kelurahan Kedung Halang juga  telah menerima bantuan dari tujuh pengusaha”Jika ditotal, bantuan yang mereka peroleh berjumlah 14 juta  dan  langsung disalurkan membantu kegiatan PKK,” katanya (Mad)

10 Program Pokok PKK Kelurahan Kedung Halang Dinilai Tim Penilai Jabar


XPOSNEWS.com, (Bogor) - Dalam rangka  Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi Jawa Barat, Kelurahan Kedung Halang Kota Bogor kedatangan tim penilai Provinsi Jawa Barat, Kamis (1/10/15). Program PKK yang dinilai diantaranya program  Pencegahan KDRT, pemanfaatan pekarangan halaman dan Pedoman Penghayatan Pengalaman Pancasila dan Gotong Royong. Tim penilai disambut langsung oleh Asisten Kesbang Toto M Ulum  dan Ketua TP PKK Kota Bogor Yanne Ardian Bima Arya. 

Tim penilai yang beranggotakan enam orang ini dipimpin oleh Tetty Jamhur yang juga merupakan Wakil Ketua 4 PKK Provinsi Jawa Barat dalam sambutan mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih dalam Kesatuan Gerak PKK Kota Bogor beberapa waktu silam di Kota Tangerang Selatan. "Monitoring yang kami laksanakan setiap tahun secara berkesinambungan dan berkelanjutan bertujuan agar PKK mampu mendorong para keluarga agar hidup sehat dan sejahtera,” terang Tetty.


Tetty menambahkan bahwa ke depan, aspek penilaian meliputi Tertib Adminaitrasi, Pencegahan KDRT, UP2K, pemanfaatan pekarangan halaman dan Pedoman Penghayatan Pengalaman Pancasila dan Gotong Royong (P4 Gotong Royong) akan lebih ditingkatkan. Tetty menekankan bahwa kunjungan hari ini bertujuan untuk memeriksa kelengkapan administrasi sebagai persiapan lomba ditingkat nasional.

“Kepada semua anggota PKK Kota Bogor saya berpesan untuk terus meningkatkan kinerja dan etos kerja dalam melayani dan memberikan edukasi kepada masyarakat Kota Bogor dengan niat tulus ikhlas." pesan Tetty.

Dalam kesempatan yang sama Asisten Kesbang Toto M Ulum  mengatakan bahwa pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila, TP PKK Kelurahan Kedung Halang mendapat kunjungan Tim Penilai PKK Provinsi Jawa Barat. Toto mengatakan bahwa TP PKK Kota Bogor senantiasa mendukung dan memajukan kesejahteraan warga dan keluarga Kota Bogor menuju masyarakat yang lebih baik dan lebih sejahtera. Disamping itu melalui Program PKK, TP PKK diharapkan mampu membantu meningkatkan IPM Kota Bogor.


“Ini adalah momentum yang luar biasa, semoga melalui monitoring, penilaian dan evaluasi, diharapkan kedepannya program dan kegiatan PKK Kota Bogor menjadi lebih baik lagi," kata Toto M.Ulum

Dalam sesi penilaian, Ketua TP PKK Kelurahan Kedung Halang Nilam Khaerani memberikan pemaparan beberapa program-program unggulan dan kegiatan-kegiatan yang selama ini dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK Kelurahan Kedung Halang. Salah satunya TP PKK Kelurahan Kedung telah berhasil membentuk 228 Dasawisma di Kelurahan Kedung Halang.

Seusai pemaparan, Tim Penilai mengunjungi stand-stand anggota TP PKK Kelurahan Kedung Halang  yang menampilkan hasil kreasi dan inovasi dalam memberdayakan keluarga dan masyarakat Kota Bogor. Selanjutnya TIm Penilai melakukan monitoring dan penilaian ke wilayah terkait aplikasi 10 program pokok PKK.(Mad)

Disperindag Kota Bogor Raih Halal Award 2015


XPOSNEWS.com, (Bogor) - Setelah berhasil meraih predikat Kota Halal pada tahun 2012 dalam ajang Halal Award, Kota Bogor kembali meraih prestasi  dalam ajang serupa tahun 2015 Tingkat Nasional, pada Rabu (30/9/15). Dalam ajang dua tahunan yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, salah satu IKM Kota Bogor berhasil meraih Halal Award 2015 untuk kategori produk herbal bersama tujuh daerah lainnya. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor, Bambang Budianto menerima penghargaan Halal Award 2015 di Jakarta International EXPO (JIEXPO), Kemayoran, Jakarta Pusat.

Prestasi yang diraih, lanjut Bambang diharapkan menjadi motivasi bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) lainnya yang ada di Kota Bogor. “Ini semua tercapai berkat adanya kerjasama dan sinergi semua elemen. Semoga pretasi ini tidak berhenti sampai disini dan tidak dijadikan hanya karena ada lomba, kita berusaha maksimal. Mempertahankan itu lebih sulit daripada merebutnya,” tegas Bambang

Liza Herbal, Produsen Herbal yang mendapat penghargaan Halal Award 2015, merupakan IKM binaan Disperindag Kota Bogor. “Sebelum diikuti dalam penilaian tingkat nasional dan tingkat provinsi, terlebih dahulu diadakan penyeleksian dan penilaian tingkat Kota Bogor,” terang Kasi Ilmiah, Industri, Logam Mesin Elektronika dan Aneka Disperindag Kota Bogor, Sumiarti.

Sebelum mendapat penghargaan dalam ajang Halal Award 2015, pada tanggal 20 – 21 September 2015, dalam ajang Konvensi Gugus Kendali Mutu Industri Kecil dan Menengah Tingkat Provinsi Jawa Barat, Liza Herbal pun meraih peringkat terbaik 1 dengan Model 3P (Peningkatan Percepatan Produksi) dan sebulan kemudian berlanjut hingga Tingkat Nasional.

“Adapun untuk Gugus Kendali mutu (GKM), kita mengikutsertakan Omocha Toys yang beralamat di Sindang Barang. Tahun 2014 kemarin, Kota Bogor mampu meraih prestasi serupa dengan produk Batik Tradisiku. Seperti yang kita semua tahu, Jawa adalah sumbernya batik. Namun dengan usaha keras, kita mampu membuktikan kalau batik Kota Bogor tidak kalah. Istilahnya kita menang dikandang macan,” ujar Bambang. (Yu)

 
Copyright © 2015 XPOS NEWS
Share on Blogger Music Free Download. Powered byMadiqtera