NEWS TICKER

Citizen Journalism

Dari Desa

Pariwara

Hukum

Kriminal

Ekobis

Otomotif

Teknologi

Twitter


Beritanya

Jumat, 26 Juni 2015

Bima Keluhkan Sistem Pelaporan Wilayah Tak Seragam dengan Diswasbangkim


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Walikota Bogor, Bima Arya tidak menampik adanya tudingan lemahnya pengawasan bangunan oleh Diswasbangkim disebabkan kurangnya personil. Menurutnya dengan jumlah tenaga 14 orang yang membawahi tiga wilayah tentunya harus didukung personil di wilayah. Hal tersebut dipaparkan Bima dalam kunjungannya ke Diswasbangkim, Rabu (24/6/15).

"Oleh karenanya dalam kunjungan ini saya sampaikan ke Pak Boris, kita perlu protap yang baku dalam bentuk Perwali yang saat ini masih menunggu pengesahan evaluasi Perda gedung dan bangunan," ujar Bima. "Sambil menunggu Perwali saya akan merapikan semua koordinasinya. Hari selasa nanti akan dikeluarkan surat edaran ke semua tingkatan khususnya kasie pengendalian pembangunan di kecamatan dan kasie ekbang di kelurahan, agar semua mempunyai format yang seragam," lanjutnya.


Ditambahkan Bima saat ini koordinasi dari wilayah ke Wasbangkim belum maksimal. Oleh karenanya melalui surat edaran resmi diharapkan bisa untuk mengantisipasi jangan sampai bangunan itu terus tumbuh tanpa pengendalian.

Sepanjang tahun 2015 lanjut Bima, kasus yang sudah ditegur Wasbangkim sebanyak 325 dan yang dilimpahkan ke Pol PP sebanyak 200 kasus dengan berbagai macam pelanggaran. "Jadi Pol PP ini juga tugasnya banyak," imbuhya. (Onizar)

Bima Monitoring Kecamatan Bogor Tengah


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Ditengah menjalani ibadah puasa, Walikota Bogor, Bima Arya memonitor pelaksanaan Program Daerah Pemberdayaan Masyarakat (PDPM) Kecamatan dan Kelurahan tahun anggaran 2015. Langkah Bima merupakan agenda Pemerintah Kota Bogor selama bulan suci Ramadhan yang mengunjungi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan wilayah Kecamatan dan Kelurahan.

Rabu (24/6/15) giliran Bima melongok pembangunan Mandi Cuci Kakus (MCK) di RW.09 Lebaksari, dan pemasangan paving block di RW 01 Kampung Kramat yang dilaksanakan Pokmas Kelurahan Paledang,  Kecamatan Bogor Tengah. Bima melanjutkan kunjungannya ke kantor Kecamatan Bogor Tengah dan  diterima Camat Bogor Tengah, Rakhmawati beserta 11 Lurah se-Kecamatan Bogor Tengah.

Disitu Bima menjelaskan, bahwa setiap hari selama bulan Ramadhan ini ia berusaha mengunjungi minimal 2 SKPD dan 2 wilayah Kecamatan dan Kelurahan. Tujuannya, pertama memantau realisasi pelaksanaan kegiatan-kegiatan “Bagaimana progesnya dan apa kendalanya,” jelas Bima. 

Kedua, untuk mendengar persoalan-persoalan di wilayah Kecamatan dan Kelurahan.
Untuk tujuan itu, maka Bima membuka dialog dan diskusi dengan  para Lurah se-Kecamatan Bogor Tengah tentang pelaksanaan program dan kegiatan di masing-masing wilayahnya. (Onizar)

Rabu, 24 Juni 2015

Ribuan Petasan Disita Polsek Citeureup


XPOSNEWS.COM, (Cibinong) - Jajaran Kepolisian dari sektor Citeureup, Bogor mengamankan ribuan petasan dari salah seorang warga di kampung lemper, Desa Citereup, kecamatan Citereup, Kabupaten Bogor. Rabu (24/06/15).

Kapolsek Citereup, Kompol Muhammad Chaniago menuturkan pihaknya berhasil mengamankan ribuan petasan berbagai jenis berhasil di amankan dari salah seorang distributor Petasan diwilayah Kecamatan Citereup.  

"Satu orang yang di duga sebagai penyuplai petasan berhasil kita bawa kepolsek untuk dimintai keterangannya,” ungkap Muhamad Chaniago.

Kapolsek mengatajkan mengatakan, Ribuan petasan yang disita adalah jenis cabe rawit dan rentengan. Ribuan petasan itu langsung dimusnahkan dengan cara direndam dalam air.
Polisi melakukan razia berdasarkan informasi dari masyarakat, yang menyatakan bahwa di rumah itu dicurigai sebagai tempat penjualan. 

"Dari informasi masyarakat kami berhasil menyita ribuan petasan yang disimpan di rumah berinisial AS warga kampung lemper, Desa Citereup, kecamatan Citereup, Kabupaten Bogor ," katanya.
Diapun menambahkan, tersangka sering menerima order petasan dari luar kecamatan dan kabupaten. Ditambahkan, pihak kepolisian akan terus melakukan operasi petasan dan penyakit masyarakat selama Ramadan. 

"Ini demi memberikan kenyamanan kepada umat Islam saat menjalankan ibadan puasa dan Lebaran," jelasnya. (Sug/A. Tatang)

BPBD Bogor Kirim Truk Tangki, Antisipasi Krisis Air Bersih


XPOSNEWS.COM, (Cibinong) - Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor melakukan pengirimin air bersih di kedua kecamatan yaitu, Kecamatan Babakan Madang dan Kecamatan Cibinong . Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Kesiapsiagaan Bencana BPBD, Budi Aksomo, Rabu (24/6/15).

“Mulai hari ini kami sudah mengirim didua kecamatan ini juga sudah merasakan sulit air bersih, jadi kami akan segera mengirimnya, soalnya dibulan puasa ini pasti warga banyak yang membutuhkan air bersih,”ujarnya dia

Budi Aksomo mengungkapkan dalam membantu menyediakan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan pihaknya akan mengandeng  Perusahan Daerah Airmimum (PDAM), Tirta Kahuripan.
"Ya dimana wilayahnya yang nengalami kesulitan air, akan kami langsung kirim, namun air yang kami kirim adalah untuk air minum bukan untuk kebutuhan mandi, dan mencuci karene krisis di wilayah Bumi Tegar Beriman bukan krisis Air tetapi Air Bersih," katanya.

Budi menambahkan, bagi wilayah yang mengalami kekurangan air bersih bisa melaporkan langsung ke Desa Dan Kecamatan agar bisa langsung ditangani."Begitu dapat laporan dari desa atau kecamatan langsung kami tangani. Kami siap mengirim air bersih kewilayah yang membuntuhkan tetapi perlu diingat hanya untuk di minum," tegasnya. (Vie/A. Tatang)

Bima Minta DKP, 11 Hari Selepas Takbiran Kota Harus Tetap Bersih


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Walikota Bogor, Bima Arya melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja  Pemerintahan. Hari Rabu (24/6/15) giliran  Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP)  Kota Bogor yang dikunjungi. Bima langsung memimpin rapat evaluasi jajaran DKP  Kota Bogor didampingi Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bogor, Irwan Riyanto.


Bima mengungkapkan, melalui rapat ini ia ingin memastikan koordinasi persiapan bidang kebersihan dan pertamanan menjelang lebaran. Koordinasi  antara Polisi Pamong Praja, Dinas kebersihan dan Pertamanan serta Dinas UKM harus berjalan semaksimal mungkin. ”Pada Malam Takbiran setelah sholat Isya, semua SKPD terkait terutama DKP selaku penanggungjawab  kebersihan harus siap membersihkan kota selama 11 hari ke depan,” kata Bima.


Rapat juga menyinggung hal lain termasuk Adipura. Menurut Bima, untuk mendapatkan Adipura Kota Bogor salah satunya harus mengelola TPA Galuga dengan sanitary ranfill dan tidak lagi menggunakan teknik open dumping. Ia meminta DKP agar menganggarkan penggunaan teknologi tersebut agar TPA Galuga bisa dioptimalkan. “Karena TPS Nambo tidak ada kepastian dan tidak bisa dituggu,” ujar nya.

Pada kesempatan ini Bima juga menjelaskan rencana  untuk mengembangkan dan membangun taman-taman  baru di kota, seperti taman ekspresi, Taman Kencana, Taman Heulang dan taman-taman tematik di beberapa wilayah kota Bogor.(Yu)

Bima Monitoring Sejumlah SKPD dan Kelurahan


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Untuk mengecek progress dalam realisasi anggaran, Walikota Bogor Bima Arya, Selasa (23/6/15) melakukan monitoring ke sejumlah SKPD, diantaranya Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Bogor, serta Kelurahan Kedung Jaya dan Kelurahan Kedung Waringin Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor. Dalam monitoring ke Dispenda Kota Bogor jajaran Dispenda yang dipimpin langsung oleh Kepala Dispenda Kota Bogor Daud Nedo Darenoh dan Sekretaris Dispenda An An Andri serta sejumlah kepala bidang dan kepala seksi.

“Ada dua hal yang ingin saya cek. Pertama, terkait kendala apa yang ditemui dalam realisasi belanja serapan, supaya akhir tahun terserap maksimal. Kedua, untuk Dispenda saya cek juga dari realisasi pendapatan,” kata Bima. Untuk agenda kedua dijelaskan Bima bahwa melalui kebijakan penghapusan denda PBB P2 bagi wajib pajak sampai tahun 2012, telah efektif mendorong pemasukan hingga Rp 798 juta dalam waktu 15 hari.

“Selain itu, dengan stabil dan bahkan sudah mulai meningkatnya lagi okupansi hotel pun maka diharapkan memberikan optimisme dan raihan target pendapatan dari pajak hotel dan restoran dan di tahun depan juga diharapkan demikian,” lanjut Bima. Sampai medio Juni, target pendapatan yang telah dicapai Dispenda Kota Bogor dari sektor ini telah mencapai 40 persen dari total targetnya sebesar Rp 617 miliar.

Sementara itu Kepala Dispenda Kota Bogor Daud Nedo Darenoh menyampaikan, memasuki semester kedua tahun 2015 ini dari 4 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dketahui terdapat dua perusahaan daerah yang belum menyetorkan pendapatannya. Sementara dua lainnya sudah menyetor walaupun belum secara penuh. “PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor baru menyetorkan pendapatannya sebesar Rp 2,4 miliar. Itupun secara bertahap. Sementara Bank Pasar juga baru setor sebesar Rp 1,2 miliar,” jelas Daud. Penurunan pendapatan dari PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor sendiri, dijelaskan Daud dikarenakan adanya penambahan nilai investasi yang dilakukan perusahaan plat merah tersebut.

Sementara monitoring di dua kelurahan di Kecamatan Tanah Sareal, Bima menjelaskan, dilakukan untuk mengecek realisasi program Program Daerah Pemberdayaan Masyarakat (PDPM). “Untuk kualitas Posyandu di Kelurahan Kedung Jaya dan Kedung Waringin sudah bagus dan bermanfaat,” ungkapnya. Ke depan, Bima berharap, akan terus ada perawatan dan pengembangan fasilitas yang lain.

Camat Tanah Sareal Taufik mengatakan selain memonitor pelaksanaan PDPM, kunjungan Bima Arya juga untuk melihat kemajuan dalam proses betonisasi dan perbaikan drainase di Kelurahan Kedung Waringin. “Dengan kunjungan ini mudah-mudahan bisa mendekatkan antara kepala daerah dengan warga masyarakatnya,” harap Taufik. (Mad)

17 Kecamatan di Kabupaten Bogor Terancam Krisis Air Bersih


XPOSNEWS.COM, (Cibinong) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat hingga saat ini tercatat ada 17 Kecamatan di Kabupaten Bogor yang dilanda kekeringan dan krisis air bersih.

Saat ini, warga di sejumlah kecamatan sudah meminta pasokan air bersih sebagai dampak dari kekeringan. Diantaranya warga Desa Gunung Puteri, Kecamatan Gunung Putri.

"Setelah menerima laporan, kami langsung mengirim tiga truk tangki untuk memenuhi kebutuhan sekitar 200 KK di Desa Gunung Putri," kata  Kepala BPBD Kabupaten Bogor Kusparmanto, Selasa (23/6/15).


Kusparmanto menyebutkan, ada 17 kecamatan yang setiap musim kemarau selalu mengalami krisis air bersih. Diantaranya, Kecamatan Cariu, Jonggol, Gunung Putri, Babakan Madang, Jasinga, Cigudeg, Tenjo, Parung Panjang, dan Parung.

"Mengalami kekeringan iya, tapi dari 17 kecamatan itu tidak semua mengalami krisis air bersih. Untuk saat ini baru 1 desa yang mengalami krisis air bersih, yaitu di Gunung Putri," katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Budi Aksomo mengatakan, pihaknya saat ini terus intensif melakukan koordinasi dengan kecamatan untuk mengatasi krisis air bersih.

"Jika menerima laporan ada yang mengalami krisis air bersih, maka kami langsung kirim air. Saat ini sudah ada 5 truk tangki yang disediakan oleh BPBD dan PDAM. Jika permintaan meningkat, truk tangki akan ditambah," ujarnya. (Vie/A. Tatang)

Warga Bojonggede Tebar Ikan di Kubangan Jalan Raya


XPOSNEWS.COM, (Cibinong) - Puluhan warga Bojonggede menebar ikan dan kemudian menjaringnya di Jalan Raya Bojonggede, Kabupaten Bogor Selasa (23/6/15). Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor yang tidak kunjung memperbaiki jalan yang kini kondisinya mirip kubangan.

Selain menebar ikan, aksi yang dilakukan warga di tengah Jalan Raya Bojonggede, tepatnya di RT 5/6, Desa Bojongbaru, Kecamata Bojonggede, Kabupaten Bogor adalah mencuci di lokasi jalan rusak tersebut. Aksi tersebut tak pelak mengundang perhatian pengendara yang lewat.

Banyak pengendara yang mendukung aksi warga tersebut."Mottonya jadi Kabupaten termaju, tapi jalan rusak parah seperti ini saja tidak diperbaiki," ujar Bima salah satu pengendara saat melintas di jalan yang rusak.

Koordinator aksi Ahmad Rifki mengatakan, aksi unjuk rasa tersebut merupakan bentuk protes kepada Pemkab Bogor karena telah membiarkan jalan akses dari Cibinong menuju Citayam tersebut rusak hingga berbulan-bulan.

"Jalan ini merupakan satu-satunya akses dari dan menuju Cibinong-Citayam dan jalan berlubang ini hanya berjarak kurang dari lima kilometer dari kantor bupati," katanya.

Ahmad menjelaskan, setidaknya ada sebelas titik jalan berlubang di sepanjang 10 kilometer yang berbatasan dengan Kecamatan Citayam, Kota Depok. Namun yang paling banyak kerusakan berada di wilayah Kabupaten Bogor.

"Jalan pada bolong sekitar satu meter hingga tiga meter dengan kedalaman lubang sekitar 30 centimeter," katanya.

Selama ini warga sering  mengeluh kepada kepala desa dan selalu dijanjikan perbaikan secepatnya. Namun hingga enam bulan lebih, jalan masih dibiarkan rusak.

Warga lainnya, Ibrahim (27) yang rumahnya tepat di jalan rusak mengatakan, kerusakan diperparah dengan tidak berfungsinya  saluran air yang berada di pinggir jalan.
Ditambah kali Baru yang letaknya berada di sisi kiri atas jalan. "Kalau pas hujan, jalanan banjir, karena saluran airnya dangkal dan ditambah air sungai yang meluap," katanya. (Sug/A. Tatang)

Adang Suptandar : Cuti Idul Fitri, PNS Kabupaten Bogor Hanya 6 Hari


XPOSNEWS.COM, (Cibinong) - Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor menetapkan cuti bersama bagi  Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kabupaten Bogor pada Idul Fitri tahun 2015 ini selama 6 Hari, yakni tanggal 16-21 Juli 2015.

"Untuk hari  Idul Fitri 1436 Hijriah di berikan waktu satu minggu," ungkap Seketaris daerah Kabupaten Bogor,  Adang Suptandar, Senin, (22/6/15). 

Adang melanjutkan, tidak ada perbedaan cuti tahun ini dengan tahun lalu, pasalnya hal  tersebut sudah tertuang dalam keputusan Menteri Pendayaan Apartur Negara.

"Karena tahun lalu juga diberikan waktu hanya satu minggu. Satu minggu juga cukup untuk berkumpul bersama keluarga merayakan Hari Raya Idul Fitri," kata Adang

Adang juga berharap, selepas waktu cuti bersama berakhir,  para PNS bisa mengikuti aturan kebijakan dengan tidak membolos pada hari pertana masuk kerja. 

"Kami himbau nanti semua PNS bisa memangaatkan waktu cutinya dan masuk tetap sesuai aturan yang sudah di tentukan," pungkasnya. (Sug/A. Tatang)

Usmar : Rusunawa Cibuluh Prioritas Warga Kota Bogor


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Melanjutkan sidaknya ke wilayah Bogor Utara, Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman, Selasa (23/6/15) siang meninjau pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Cibuluh yang saat ini dalam tahap finishing.

Kedatangan Usmar yang masih didampingi Camat Bogor Utara Iwa Kartiwa, Kakanpora Adi Novan dan Lurah Cibuluh Ateng disambut Kepala UPTD Rusunawa Agus beserta stafnya.


Bangunan yang terdiri dari 2 blok ini menurut Usmar mempunyai kapasitas yang lebih besar. "Satu bloknya terdiri dari 99 unit," ujarnya. "Jadi kalau dua blok jumlahnya 198 unit," lanjutnya.


Ditambahkan Usmar Rusunawa Cibuluh yang diprioritaskan bagi masyarakat Kota Bogor ini situasinya sangat nyaman dan diharapkan harus tetap terpelihara. "Selain nyaman, Rusunawa Cibuluh juga dilengkapi fasilitas ekonomi yang akan dikelola oleh warganya," ulasnya.

Tak ketinggalan Usmar pun menjelaskan bagi atlit peraih medali emas di Porda Bekasi yang belum memiliki rumah, pemerintah Kota Bogor akan memberikan fasilitas untuk tiinggal di Rusunawa Cibuluh ini. (Mad)

Walikota Monitoring Dispenda, Terkait Anggaran Belanja dan Realisasi Pendapatan

XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Walikota Bogor, Bima Arya menyoroti dua hal terkait pengelolaan anggaran yaitu soal serapan anggaran belanja dan realisasi pendapatan. Hal itu disampaikan Bima usai melakukan monitoring di Dispenda Kota Bogor, Selasa (23/6/15).

"Setelah dipaparkan, memang ada hal-hal yang harus dievaluasi seperti penjadwalan kegiatan-kegiatan Dispenda,” kata Bima. 

Walaupun ia juga mengakui adanya kemajuan-kemajuan Dispenda melalui  upaya dan program yang telah dilakukannya, seperti melakukan penghapusan denda pajak.

Di samping itu, “Dengan  sudah mulai meningkatnya kembali okupansi hotel-hotel, maka diharapkan ada optimisme target pendapatan pajak hotel dan restoran bisa tercapai dan di tahun depan,” ungkap Bima. Terhitung sampai Juni 2015, pendapatan  Dispenda Kota Bogor telah mencapai 40% dari target yang ditetapkan sebesar Rp 617 miliar.


Dalam monitoring itu, jajaran Dispenda dipimpin langsung oleh Kepala Dispenda Daud Nedo Darenoh dan Sekretaris Dispenda An An Andri serta sejumlah kepala bidang dan kepala seksi.( Mad)

Ketua KNPI Kota Bogor Audiensi dengan Walikota, Bahas FGD


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Berharap Kota Bogor mempunyai Perda tentang kepemudaan, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bogor menggelar Focus Group Discusion (FGD). Hal tersebut dikatakan ketua KNPI Hasbulloh yang ditemui usai beraudiensi dengan Walikota Bogor Bima Arya di Balaikota, Selasa (26/6/15).

Hasbulloh yakin dengan Perda kepemudaan itu akan meningkatkan potensi dan keterlibatan pemuda dalam pembangunan di Kota Bogor. "Pada prinsipnya Walikota mendukung program yang dikedepankan KNPI sehingga akan dilakukan upaya-upaya percepatan," ujar Hasbulloh.


Bahkan, lanjutnya. Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga Adi Novan mengusulkan sebelum tahapan Perda ada Perwali dulu dan apabila itu dimungkinkan maka hal tersebut bisa dilakukan."Kami yakin dengan adanya Perda kepemudaan maka kaderisasi, kepeloporan dan kewirausahaan pemuda semakin lama semakin meningkat, begitu pula potensi pemuda Kota Bogor akan semakin berkembang," papar Hasbulloh.

Dijelaskannya FGD sesi pertama sudah dilakukan pada Sabtu lalu, sedangkan FGD sesi kedua akan digelar tanggal 27 dan sesi ketiga pada tanggal 4 Juli 2015. "Hasil FGD ini akan kita launching pada HUT KNPI yang jatuh tanggal 23 Juli sebagai naskah akademik usulan KNPI untuk Perda kepemudaan," pungkasnya. (Mad)

Usmar Sidak Damkar Cibuluh, Antisipasi Kebakaran Bulan Ramadhan


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Memastikan kesiapsiagaan Damkar Cibuluh yang sekarang tergabung dalam Badan Penanggulangan Bencana Daerah ((BPBD) selama bulan Ramadhan , Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman, Selasa (23/6/15) siang melakukan sidak ke Unit Damkar Cibuluh Kecamatan Bogor Utara. Sidak pun untuk mengantisipasi kebakaran akibat musim kemarau yang cukup panjang.


Kedatangan Usmar bersama Camat Bogor Utara Iwa Kartiwa, Kakanpora Adi Novan diterima Kepala BPBD Kota Bogor Ganjar Gunawan beserta jajarannya. Tidak hanya kesiapan personilnya yang dicek Usmar, kondisi kendaraan dan kelengkapan peralatan pemadaman juga tak luput dari pemeriksaannya, mulai dari tangki yang harus terisi air, mesin pompa sampai selang penyemprot.

"Alhamdulillah semuanya dalam kondisi yang baik dan siap untuk dioperasionalkan," kata Usmar. "Ada 6 armada yang optimal dan siap di 3 pos, yaitu di Sukasari, Yasmine dan Cibuluh," imbuhnya. (Mad)

Agus Ateng : Pelayan Maksimal Tetap Dijaga Walau Bulan Ramadhan

XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Selama bulan Ramadhan pelayanan kepada masyarakat harus tetap maksimal. Memastikan hal tersebut Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman melakukan sidak ke Kelurahan Cibuluh Kecamatan Bogor Utara, Selasa (23/6/15).

Di lokasi, Usmar yang didampingi Lurah Cibuluh Agus Ateng menyaksikan langsung bagaimana aparat Kelurahan Cibuluh dengan ramah dan sigap melayani  warga yang akan mengurus surat ahli waris dan surat keterangan. “Memasuki hari ke-6 bulan Ramadhan staf kelurahan tetap melayani warga dengan bagus. Artinya meskipun sedang menjalankan ibadah puasa warga tetap terlayani,” puji Usmar.

Masalah pelayanan menurut Lurah Cibuluh Agus Ateng yang ditemui diruang kerjanya mengatakan kami sebagai aparat Pemerintah Kota Bogor yang berhubungan langsung dengan masyarakat, pelayanan selama bulan suci Ramadhan tidak berkurang. “Saya beserta rekan-rekan di Kelurahan tetap bersemangat melayani masyarakat,” kata Ateng. “Sepanjang segala sesuatunya sesuai dengan aturan dan memenuhi persyaratan kami layani dengan cepat,” lanjutnya.


Disinggung mengenai Rusunawa yang lokasinya berdekatan dengan kantor kelurahan, dijelaskan Ateng bahwa secara administrasi Rusunawa masuk ke wilayah Kelurahan Tanah Baru. “Hanya terkenalnya saja Rusunawa Cibuluh,” imbuhnya. (Mad)


TEKS FOTO : Lurah Cibuluh Agus Ateng dan Kantor Kelurahan Cibuluh

Selasa, 23 Juni 2015

Pria Gunadi : Posyandu dan Perbaikan Drainase di Kelurahan Kedung Jaya Rampung

XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Posyandu Mawar yang berlokasi di RW O7 Kelurahan Kedung Jaya Kecamatan Tanah Sareal yang belum lama direnovasi ditinjau Walikota Bogor Bima Arya yang didampingi Camat Tanah Sareal Taufik dan jajaran lurah se-Kecamatan Tanah Sareal, Selasa (23/6/15).

Menurut Lurah Kedung Jaya, Pria Gunandi Posyandu Mawar baru selesai direnovasi dengan menggunakan dana dari PDPM sebesar Rp. 33.502.000,- ditambah hasil swadaya masyarakat sebesar Rp 1.500.000,-. "Saat  ini Posyandu sudah siap digunakan oleh kader," kata Pria.

Ditambahkan Pria, selain renovasi posyandu, kegiatan pembangunan lainnya yang sudah  dilaksanakan pembuatan drainase di RW 03 sepanjang 800 meter dengan lebar 40 cm dan kedalaman 30 cm. "Alhamdulillah selesai tepat waktu yaitu 30 hari kerja," imbuhnya.


Dengan selesainya pembangunan drainase  Pria berharap masyarakat jadi terbantu karena tidak terjadi lagi genangan air didepan rumahnya. (Mad)


TEKS FOTO : Lurah Kedung Jaya, Pria Gunandi dan Posyandu Mawar baru selesai direnovasi dengan menggunakan dana dari PDPM sebesar Rp. 33.502.000,-

Senin, 22 Juni 2015

Belum Miliki IMB, Pembangunan Mc Donald Disegel


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman didampingi  Camat Bogor Barat, Irwan Gumelar, Lurah Cilendek Barat, Maulana Yusuf, serta Kabid Penegakan Peraturan Daerah, Pol PP Kota Bogor, Lili Sutarwili, Senin (22/6/15) meninjau pembangun restoran siap saji Mc Donald yang berlokasi di Jalan KH. R. Abdullah Bin Nuh.

Pembangunan restoran dua lantai tersebut sudah selesai sekitar 30%. Tetapi sejauh ini pembangunan gedung tersebut belum memiliki IMB. Tindakan itu jelas melanggar Perda Kota Bogor No.7 Tahun 2006, sehingga karena itu disegel oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor. Usmar mengatakan, pengembang telah melanggar  hukum karena tidak mau mengurus perizian terlebih dahulu. “Aparatur wilayah sudah memberikan teguran berkali-kali sesuai dengan prosudur, tapi ternyata tidak diindahkan,” katanya.


Terkait dengan itu maka Usmar menginstruksikan seluruh dinas terkait untuk tidak memberikan komentar apapun sebelum ada keputusan lebih lanjut dari Walikota, dan  pembangunannya dibekukan. “Selama belum ada pembahasan bersama, maka tidak boleh ada kegiatan aktivitas pembangunan, kalau masih ada pembangunan kita akan membongkarnya,” lanjut Usmar. Pihak yang membangun harus terima risiko seperti itu karena mereka melakukan kesalahan, mendirikan bangunan tanpa IMB. (Yu)

Juanda 10 Angkat Isu Pendidikan Kota Bogor Berprestasi


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman, mengapresiasi jajaran Dinas Pendidikan Kota Bogor yang dinilainya telah bekerja keras dan berhasil menerapkan aturan-aturan baru. Diantaranya penyelenggaraan ujian nasional berbasis komputer pada tingkat SMA dan SMK, serta  penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online, maupun penyelenggaraan ujian nasional dan sekolah di tingkat SD dan SMP.

“Semuanya telah bekerja keras untuk  bisa menerapkan sistem atau aturan baru,” katanya dalam dialog interaktif Radio Sipatahunan, ”Kontak Djuanda 10”, Senin (22/6/15). Usmar juga mengapresiasi siswa dan sekolah di Kota Bogor yang telah meraih prestasi pada penyelenggaraan ujian nasional tahun 2015, yang juga telah berjalan dengan baik. 


Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Edgar Suratman, hasil UN tingkat SMP dan SMA Kota Bogor mendapatkan predikat juara 1 di  tingkat Jawa Barat, baik yang diraih perorangan maupun kelembagaan. Nilai UN tertinggi diraih SMAN 1 Bogor,  SMAKBO, SMK Negeri 3  dan SMP Negeri 1,  SMP Negeri 4 serta SMP Negeri 6.

Menurut Edgar, tahun ini Kota Bogor mendapatkan predikat juara tingkat Jawa Barat Prestasi itu dilengkapi dengan prestasi yang diperoleh Dinas Pendidikan, pengawas dan kepala sekolah. Untuk pengawas tingkat SMA Kota Bogor meraih predikat  juara 1. Sedangkan untuk kepala sekolah, diraih SMAN 5, SMK Wikrama dan SD Pertiwi.

“Alhamdulillah tahun ini berkah buat Dinas Pendidikan, dan prestasi ini tentu berkat kerjasama dan kerja keras dari semua pihak serta arahan, petunjuk dan motivasi dari pimpinan,” kata Edgar. (Yu)

Disdik Kota Bogor Rotasi Kepala Sekolah SMP, 5 Guru Menjadi Kepala Sekolah


XPSNEWS.COM, (Bogor) - Sebanyak 5 guru Sekolah Menengah Pertama mendapat kehormatan menjadi Kepala Sekolah di beberapa SMP Negeri di Kota Bogor dan 3 Kepala Sekolah lainnya masih tetap menjabat disekolah tersebut. Hal tersebut dijelaskan kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Edgar Suratman yang ditemui disela acara Sertijab Kepala Sekolah SMP Negeri se-Kota Bogor di Aula Dinas Pendidikan, Senin (22/6/15).


Ke-lima guru yang menjabat sebagai Kepala Sekolah dikatakan Edgar antara lain A. Buchori Kepala Sekolah SMP Negeri 10, Tatang Kepala Sekolah SMP Negeri 13, Sapta Kepala Sekolah SMP Negeri 14 dan Nyayu Kepala Sekolah SMP Negeri 20. “Kepala Sekolah yang tetap SMP Negeri 3, 9 dan 19,” ujar Edgar.

Untuk Kepala Sekolah yang mengalami rotasi ditambahkan Edgar yaitu Sri Sugiarti dari SMP Negeri 6 ke SMP Negeri 1, Wawan dari SMPN 18 ke 4, Warsadi dari SMPN 8 ke 5, Yosef dari SMPN 12 ke 6, Jumhujah dari SMPN 13 ke 7, Yuli dari SMPN 16 ke 8, Euis dari SMPN 10 ke 11, Sukendar dari SMPN 15 ke 12, Emma dari SMPN 20 ke 15, Jana dari SMPN 14 ke 16, dan Shihab dari SMPN 17 ke SMPN 18. (Yu)

 
Copyright © 2015 XPOS NEWS
Share on Blogger Music Free Download. Powered byMadiqtera