NEWS TICKER

Citizen Journalism

Dari Desa

Pariwara

Hukum

Kriminal

Ekobis

Otomotif

Teknologi

Twitter


Beritanya

Rabu, 01 Juli 2015

Masjid Al Amin Sindang Barang, Program Inovasi Kelurahan


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Dalam rangka penilaian lomba kelurahan tingkat Jawa Barat pada Rabu (1/7/15), Kelurahan Sindang Barang telah membangun Masjid Al-Amin sebagai salah satu program inovasi kelurahan. Masuk dalam program inovasi karena masjid ini dibangun dengan dana kurang lebih Rp2 Milyar yang seluruh biayanya berasal dari warga. 


Menurut Hani, salah satu pengurus masjid, setiap minggunya warga mengisi celengan. “Alhamdulilah cepat sekali dapat terselesaikan pembangunan masjid yang telah memiliki 2 lantai, walaupun belum sempurna pembangunannya,” ujarnya.  

Walikota Bogor, Bima Arya berkesempatan memberikan arahan kepada anak-anak yang sedang mengikuti pesantren kilat selama Ramadhan. Sesekali Bima bercanda gurau dengan anak-anak. Bima pun berpesan kepada anak-anak yang mengikuti sanlat agar bisa menjadi harapan bangsa di masa mendatang, dan lancar dalam menjalani ibadah puasa. (Onizar)

Dandim 0606/Kota Bogor Diserahterimakan ke Letnan Kolonel Inf Mukhamad Albar, SE


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Pisah sambut Dandim 0606/Kota Bogor dari Letnan Kolonel ARH Rahmat Santoso, SH kepada  Letnan Kolonel Inf Mukhamad Albar, SE yang dirangkai silaturahmi dan buka bersama, berlangsung di gedung Balaikota Bogor, Selasa (30/6/15). Pisah sambut ini dihadiri, Walikota Bogor, Bima Arya beserta isteri, Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman, ketua DPRD kota Bogor Untung W Maryono, unsur Muspida, dan tamu undangan lainnya.

Bima dalam sambutannya. mengucapkan terima kasih atas kebersamaan yang telah terbina dengan baik dengan instansi Kodim 0606/ Kota Bogor terutama kepada Dandim Letkol ARH Akhmad Santoso yang telah membantu berbagai program pemerintah Kota Bogor. “Dandim menjadi salah satu unsur pimpinan di Kota Bogor ini yang akan bersama pemerintah dan unsur Forpimda yang lain bersinergi membangun masyarakat Kota Bogor. Saya ucapkan terima kasih dan selamat melanjutkan tugasnya. kami selalu mendoakan," jelasnya.


Dalam sambutannya, Letkol ARH Rahmat Santoso menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Walikota dan jajarannya serta masyarakat Kota Bogor yang selama bertugas di wilayah ini sangat akrab dan bersahabat. “Yang pada akhirnya sekarang saya mendapat jabatan baru sebagai Kasdim Jakarta Pusat,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Rahmat pun memperkenalkan penggantinya yang akan melanjutkan kepemimpinanya. Kini tugas dan tanggung jawab sebagai Dandim 0606/ Kota Bogor telah diserah terimakan kepada Letnan Kolonel Inf Mukhamad Albar. “Meskipun belum secara resmi pelantikan di selenggarakan, dan akan dilangsungkan satu atau dua minggu ke depan,” ujarnya. Ia pun juga meminta maaf kepada seluruh tamu undangan apabila selama bertugas belum mampu memberikan yang terbaik.

Sementara itu, pejabat Dandim yang baru Letnan Kolonel Inf Mukhamad Albar, malam tadi, memperkenalkan diri dihadapan para tamu undangan. “Saya meminta dukungan dan bantuan agar mampu menjalankan tugas dengan baik untuk masyarakat Kota Bogor. Mengingat akan banyak program pemerintah pusat yang akan melibatkan TNI untuk membantu pemerintah daerah,” kata Albar. (Mad)

Pemkot Bogor dan Polres Bogor Kota Bangun Pos Pengamanan Istana


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Untuk lebih meningkatkan pengawasan keamanan di seputaran Istana Bogor yang kini lebih sering dikunjungi Presiden Jokowi, Pemerintah Kota Bogor bekerjasama dengan Polres Bogor Kota akan membangun Pos Pengamanan Terpadu di pertigaan Jl. Ir. H. Juanda Bogor.

Rencana pembangunan tersebut selanjutnya dibahas dalam rapat khusus di Balaikota yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat bersama Kepolres Bogor Kota Irsan ,S,IK, M.Si , yang juga dihadiri beberapa perwakilan SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Bogor, Rabu (1/7/15).


Ade Sarip berharap pembangunan Pos Pengamanan Terpadu yang menurut rencana akan terdiri dari dua lantai dan dilengkapi fasilitas CCTV  ini menyesuaikan dengan bangunan yang berada disekitarnya.

Hal senada juga disampaikan Kapolres Bogor Kota Irsan, S,IK yang berharap pembangunan pos tersebut tidak merusak keasrian taman dan tetap memperhatikan lingkungan. Dia berharap yang terpenting dari pembangunan pos terpadu ini adalah fungsinya. (Mad)

Selasa, 30 Juni 2015

PPDB Online "Ngadat" Disdik "Bingung", Peserta Daftar Secara Manual


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Untuk mengatasi tersendatnya proses PPDB Online, Dinas Pendidikan Kota Bogor mengeluarkan kebijakan, menggunakan sistem off line. Langkah ini diambil agar setiap calon peserta didik baru bisa memperoleh kepastian terdaftar.

Menurut Sektretaris Dinas Pendidikan, Fakhrudin, mulai hari Selasa (30/6/15) para calon peserta bisa mendaftarkan langsung ke sekolah pilihan pertama dengan mengisi formulir pendafataran. “Nanti mereka akan menerima tanda terima pendaftaran peserta didik baru,” katanya. Selanjutnya operator di sekolah masing-masing yang akan meng-entry datanya. Dengan demikian peserta bisa tetap memantau pendaftaran melalui jaringan online.

Langkah itu tetap diambil, walaupun sistem online sebetulnya berfungsi. “Sebab tadi malam mulai sekitar jam 22.30 sampai pagi sistemnya bisa digunakan dan karena itu operator 20 SMP negeri sudah bisa meng-entry data,” lanjut Fakhrudin. 


Termasuk operator dari SMP Negeri 6 yang sudah meng-entry data 300 siswanya. “Dari memasukan data sampai dengan nge-print data peserta, perorang  hanya butuh waktu sekitar 2 menit saja,” lanjutnya. Sayang, sejak Selasa pagi sistem online kembali mengalami gangguan.

Terkait gangguan tersebut, Dinas Pendidikan Kota Bogor terus berkoordinasi dengan Pustekom sebagai pengelola sistem. Diduga gangguan sistem muncul sebagai akibat tingginya jumlah yang mengakses sistem PPDB online. Sebagai gambaran, lulusan SMP Kota Bogor yang akan masuk SMA atau SMK Kota Bogor tahun 2015, jumlahnya sekitar 19.868 orang. Jumlah itu akan bertambah dengan memperhitungkan peserta dari Kabupaten Bogor dan dari daerah lainnya.

Selain itu, untuk tahun ini Pustekom mengelola sistem PPDB Online yang diselenggarakan 47 pemerintah kota dan kabupaten di Indonesia. Sebanyak 21 kota dan kabupaten jadwal pelaksanaan PPDB online-nya bersamaan dengan Kota Bogor.

Fahmi berharap masyarakat tidak perlu khawatir, karena kendala proses pendafataaran sudah ada solusinya. Di samping itu menurutnya, Disdik Kota Bogor akan melayani calon pendaftar selama bekerja 24 jam se-hari, agar jadwal pendaftaran dan tanggal pengumuman tidak perlu diubah.  (Mad)

BJB Sumbang Satu Bus Wisata, Kota Bogor Segera Miliki Botram


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Pemerintah Kota Bogor terima sumbangan dana untuk pengadaan bus pariwisata yang dinamai “Botram”. Bantuan itu diserahkan Bank Jabar Banten Cabang Bogor pada audiensi dengan Walikota Bogor Bima Arya Selasa siang (30/6/15) di Balaikota.

“BJB siap membantu Pemerintah Kota Bogor untuk meluncurkan Bus Pariwisata,” kata Pimpinan Cabang Bogor BJB,  Dida Herdiana. Dalam pertemuan itu Dida mengatakan, BJB  akan alokasikan dana CSR sebesar Rp 900 Juta untuk satu unit bus pariwisata.


“Partisipasi BJB sangat baik dalam membantu program kami dan banyak hal yang sudah BJB lakukan untuk Kota Bogor,” kata  Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Toto M. Ulum yang hadir pada kesempatan itu. Sementara itu Bima Arya menyatakan akan memantau proses pengerjaan pembuatan bus pariwisata botram, yang menurut perkiraan akan selesai dalam waktu 3 bulan. (Mad)

Cikeas Udik Terpilih Ikut Lomba Desa Tingkat Prov Jabar


XPOSNEWS.COM, (Cibinong) - Desa Cikeas Udik Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor terpilih mengikuti lomba desa tingkat Jawa Barat. Sebanyak 7 orang tim rechecking akan menilai berbagai kesiapan desa di wilayah Kabupaten Bogor bagian timur ini, Selasa (30/06/15).

Bupati Bogor Nurhayanti menjelaskan kepada anggota tim recheking bahwa pencapaian indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Bogor pada tahun 2014 sebesar 74,25 poin merupakan suatu prestasi yangg signifikan bagi seluruh warga masyarakat
“Gubernur Jawa Barat berpesan kepada saya, dalam menjalankan tugas harus dapat meningkatkan IPM setiap tahunnya, maka sejalan dengan komitmen kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan masyarakat desa menjadi salah satu prioritas pembangunan yang sangat penting dan strategis,” kata Nurhayati.

Nurhayanti menjelaskan, Desa Cikeas Udik telah berhasil membangun keterbukaan kebersamaan, dan kerja sama dengan seluruh elemen, pemerintahan desa telah berupaya berinovasi dalam pemberian pelayanan publik dengan program unggulan saba rukun warga dan saba staf desa,
“Kewirausahaan masyarakat terbina dengan baik, tingkat kesadaran masyarakat dalam bidang kesehatan dan pendidikan sangat baik, masyarakat Desa Cikeas Udik masih konsisten memelihara nilai kegotongroyongan kemudian layanan publik telah memanfaatkan teknologi informasi,” lanjutnya.

Ia pun berharap Desa Cikeas Udik bisa menjadi desa terbaik di tingkat Jawa Barat, namun pada hakikatnya predikat juara bukanlah tujuan akhir, melainkan merupakan sarana evaluasi yang konstruktif guna menunjang terciptanya peningkatan kualitas kehidupan dan pemberdayaan masyarakat.
“Tercipta desa sehat, desa cerdas, dan desa raharja pada dasarnya merupakan hasil dari upaya dan program yang dikembangkan dalam bentuk bina manusia, bina usaha, dan bina lingkungan secara terintegrasi dengan upaya pemberdayaan masyarakat dan pengembangan kemitraan masyarakat desa," harapnya.

Sementara itu, Ketua tim recheking Provinsi Jawa Barat yang merupakan kepala biro Pemerintahan Umum, Abbas Basyari mengatakan bahwa lomba desa ini untuk lebih mengetahui berbagai inovasi yang dilakukan di desa tersebut demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Namun, di dalam lomba desa kali ini ada beberapa penambahan indikator untuk mengetahui proses perencanaan desa ke depan dan camat pun akan dinilai apakah turun apa tidak ke lapangan sehingga desa yang juara di tingkat Jawa Barat siap bersaing di tingkat nasional," tandasnya.(A. Tatang)

Bupati Tunggu Dua Nama dari Partai Pengusung untuk Duduki Cawabup


XPOSNEWS.COM, (Cibinong) - Bupati Bogor Nurhayanti menyatakan dirinya menunggu dua nama calon wakil bupati untuk diserahkan kepada DPRD untuk dilakukan pemilihan. Hal ini diungkapkan Nurhayanti, menjawab pertanyaan wartawan, Senin (29/6/15), di Cibinong, Bogor.

"Sesuai ketentuan saya selaku bupati menunggu 2 nama usulan dari partai-partai pengusung. Jadi yang disodorkan kepada saya harus sudah 2 nama, bukan bupati yang menentukan dua nama itu, tapi partai pengusung melalui musyawarah atau mekanisme lain," kata Nurhayanti.

Dua nama tersebut menurutnya nantinya akan diverifikasi oleh tim seleksi. "Karena sesuai ketentuan nama-nama calon tersebut harus diseleksi syarat-syaratnya sesuai yang diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 2015," ungkapnya.

Sementara itu pendapat berbeda diungkapkan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bogor, Zentoni. menurutnya kendati kerja Panitia Khusus (Pansus) perubahan tata tertib DPRD tentang mekanisme pemilihan wakil Bupati Bogor hampir rampung namun diprediksi pengisian jabatan orang kedua di Kabupaten Bogor bakal alot. Hal ini menyangkut pengerucutan nama bakal calon yang akan disodorkan oleh partai pengusung yang jumlahnya mencapai 9 partai ditambah masih ada kisruh di internal partai pengusung.

"Kalau mengacu kepada Pasal 96 ayat PP 49 tahun 2008 dikatakan bahwa Kepala daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengusulkan 2 (dua) orang calon wakil kepala daerah kepada DPRD, berdasarkan usul partai politik atau gabungan partai politik yang pasangan calonnya terpilih dalam pemilihan, untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD. Disini posisi bupati sebagai kepala daerah akan sangat berat apalagi kalau satu partai sebut saja PPP mengusulkan 2 nama yang berbeda karena ada konflik diinternal. Ini tentu berpotensi masalah jika tidak segera diselesaikan di internal," kata Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bogor, Zentoni, Rabu (24/6/15).

Sementara itu setelah beberapa kali mengadakan rapat dan studi banding ke beberapa daerah, Panitia khusus (pansus) pemilihan Wakil Bupati Bogor akhirnya menyelesaikan pasal tambahan sebagai dasar tata tertib mekanisme pemilihan wabup.

"Kami sudah membuat pasal 5 dan 76 untuk melengkapi UU nomor 8 tahun 2015 dan PP nomor 49 tahun 2008 sebagai dasar hukum pemilihan wakil bupati," ujar Sekretaris Pansus  Yusni Rivai.
Yusni yang juga Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini menambahkan, setelah membahas pasal maka agenda Pansus pemilihan wakil bupati adalah membentuk Panitia Pemilihan (panlih) untuk memverifikasi calon Wakil Bupati Bogor.

"Agenda rapat Pansus Pemilihan Wakil Bupati adalah membentuk Panlih. Target kami tugas pansus selesai pada Senin, 29 Juni mendatang," tambahnya.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor ini meminta koalisi kerahmatan sebagai partai pengusung secepatnya merumuskan dua calon Wakil Bupati.

"Kami harap secepatnya dua Calon Wakil Bupati dirumuskan dan nantinya, kedua calon tersebut akan diverifikasi kepada Bupati Bogor selambatnya selama 14 hari," tandasnya. (A. Tatang)

Walikota Bogor Briefing Staf Terkai Babarapa Masalah Kota


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Pemerintah Kota Bogor terus melakukan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan melalui briefing staf pada Selasa (30/6/15) yang dipimpin langsung Walikota Bogor, Bima Arya. Pada kesempatan itu dibahas kendala yang terjadi di lapangan. Isyu yang dibahas antara lain tentang penyuluhan pemasangan gas alam di Kelurahan Sindang Sari, dan proses PPDB Online yang mengalami kendala.


Bima menegaskan terkait kegiatan PPDB Online, Pustekom siap siaga dalam menangani kendala PPDB Online, "Untuk kendala yang terjadi pada hari Senin (29/6/15) diharapkan bisa segera diselesaikan antara lain bisa dengan waktu pendaftaran yang diperpanjang supaya pendaftar tidak kecewa,” katanya.

Pada kesempatan itu juga dibahas tentang perizinan bangunan. Ketua Satpol PP Eko Prabowo mengungkapkan banyaknya masyarakat yang menyepelekan perizinan. Mereka membangun tanpa izin dan ketika prosesnya sudah 80% barulah izin diurus. Hal seperti itulah yang menurut Eko kedepannya akan ditertibkan. (Mad)

LPPOM MUI Gelar Buka Bersama dengan Walikota Bogor dan Ormas Islam


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Berlokasi di Ruang Serba Guna Global Halal Centre, LPPOM MUI Kota Bogor menggelar acara buka bersama dan silaturahmi Walikota Bogor dengan ormas Islam, pada Selasa(30/6/15). Tidak kurang dari 20 ormas Islam yang ada di Kota Bogor hadir dalam acara tersebut. Diawal acara, KH. Muhyidin Junaedi dari MUI Pusat hadir sebagai salah satu nara sumber yang memaparkan pentingnya kehalalan suatu produk yang dikonsumsi oleh warga Kota Bogor terutama di bulan Ramadhan.

Selain Muhyidin Djunaedi dari MUI Pusat, juga hadir Direktur LPPOM MUI Dr. Lukmanul Hakim, Ketua MUI Jawa Barat Prof.Dr.H. Rachmat Syafei, Direktur LPPOM MUI Jawa Barat Prof.Dr.H. O Suprijana,MSc dan Ketua MUI Kota Bogor KH.Adam Ibrahim serta perwakilan dinas-dinas Kota Bogor.

Dalam sambutannya, Lukmanul Hakim mengatakan 80 % auditor di Global Halal Centre adalah dosen IPB. "Eksistensi kami berusaha menjadikan kota bogor sebagai perubahan di dunia  dalam pusat kehalalan pangan dan produk. Insya Allah tahun September - Oktober di Kota Bogor akan ada pelatihan dalam bidang kehalalan yang diikuti perwakilan dari negara-negara lain. Semoga hal tersebut menjadikan Kota Bogor menjadi pusat referensi halal dunia, untuk itu langkah pertama kami adalah mendukung terwujudnya Kota Bogor sebagai Kota Halal," katanya.

Lukmanul menambahkan sebanyak 270 ribu produk telah disertifikasi oleh Global Halal Centre dan telah menerbitkan 7 buku referensi standar rujukan kehalalan yang di keluarkan MUI dan telah banyak digunakan oleh negara-negara lain.


Sedangkan Ketua MUI Jawa Bara, Rachmat Syafei mengatakan keberadaan Global Halal Centre merupakan satu kebanggaan. "Halal dan haram berkaitan erat dengan akidah," kata Rachmat.

Sementara itu, Walikota Bogor, Bima Arya mengatakan keberadaan Global Halal Centre memperkuat konsep kota halal yang tengah dicanangkan kota Bogor. "Kota halal adalah semangat yang telah di canangkan walikota sebelumnya. Kewajiban saya adalah untuk menjaga semangat itu. Kita betul-betul ingin membentuk umat yang akhlakul kharimah dan Pemerintah Kota Bogor senantiasa berikhtiar membangun kondisi yang kondusif selama Ramadhan," kata Bima.

Terkait Global Halal Centre Bima menegaskan satu visi dengan direktur LPPOM dan berharap agar gedung Global Halal Centre menjadi gedung favorit destination sebagai rekreasi dan edukasi. "Jadi tidak hanya Kebun Raya Bogor dan Istana. Kedua, secara strategi GHC  wadah membangun kesejahteraan warga.Insya Allah bulan depan akan dibangun halal Food Centre di Sempur," cetus Bima.

Terkait smart city, Bima mengajak LPPOM Kota Bogor agar mampu memanfaatkan teknologi bagi masyarakat Kota Bogor untuk mengakses kemudahan kehalalan produk melalui Smart phone atau gadget. (Mad)

Monitoring Kota Bogor Gunakan Eksotik


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Untuk memonitoring realisasi kegiatan, mengecek progres implementasi smart city dan persiapan Peraturan Daerah (Perda), Walikota Bogor Bima Arya kunjungi Kantor  Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bogor, Selasa (30/6/15). Bima diiterima Kepala Kantor Kominfo Kota Bogor Asep Zaenal Rahmat yang didampingi segenap Kabid dan Kasubid.

“Data yang diterima di awal, realisasi anggaran sampai saat ini di Kota Bogor baru mencapai 12%. Harus dikaji apa yang menjadi penyebab hal ini, apakah kegiatan gagal, lelang tidak berjalan atau dikarenakan hal lain,” ujarnya. Monitoring ini lanjutnya dilakukan agar segera dilakukan percepatan realisasi kegiatan sehingga tidak terjadi penumpukan kegiatan di akhir tahun.

Bima juga meminta Kominfo agar memaksimalkan koneksivitas cctv yang terpasang di berbagai lokasi, khususnya di sekitar Stasiun Bogor, agar bisa langsung dapat dipantau di Bogor Green Room (BGR).


Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa saat ini pihak Kominfo Kota Bogor sedang dalam tahap mengembangkan Eksotik. Eksotik adalah dashboard pemerintah yang berisi indikator ekonomi, sosial dan politik dengan penyediaan data informasi secara real time dan valid. Lewat media visualisasi data ini pimpinan daerah bisa mengambil kebijakan, misalnya terkait harga bahan pokok di pasaran. 

“Saat ini sudah tahap penetapan hasil lelang, sehingga tahun ini sudah bisa ada,” ungkap Achmad Sandy. Dashboard ini selain mendukung proses pengambilan kebijakan pemerintah daerah, juga antara lain bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik, transparansi informasi,  dan menciptakan masyarakat berbasis informasi yang berkualitas.

Terakhir juga dibahas mengenai rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Jaringan Telekomunikasi. Perda ini nantinya berperan untuk merapikan jaringan di wilayah Kota Bogor. Setelah berkunjung ke Kominfo, Bima langsung menuju Botani Square untuk membuka Bogor Fashion Food Festival (BF3). (Onizar/Yu)

Terkait Proyek Payment Gateway, Bima Diperiksa Bareskrim

XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto diperiksa Bareskrim Polri terkait kasus pembuatan paspor secara elektronik (payment gateway) yang menyeret mantan Wamenkum HAM, Denny Indrayana. 

Dirtipidkor Bareskrim Polri, Brigjen Ahmad Wiyagus mengatakan, politikus Partai Amanat Nasional ini diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut.

"Iya, yang bersangkutan (Bima Arya) diperiksa sebagai saksi kasus Denny Indrayana," kata Wiyagus saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (26/6/15).

Menurut Wiyagus, Bima menjalani pemeriksaan selama dua jam. Namun dia tidak menyebutkan isi pemeriksaan tersebut.

"Pemeriksaan sudah selesai dari pukul 09.00 WIB sampai pukul 11.30 WIB, dan saat ini yang bersangkutan sedang periksa hasil riksa," ujarnya.

Untuk diketahui, mantan Wamenkum HAM Denny Indrayana ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pembuatan paspor secara elektronik dengan dugaan melakukan penyalahgunaan wewenang.
Denny pun terancam dijerat pidan dengan Pasal 2 ayat 2, Pasal 3 dan Pasal 23 UU No 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 421 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP tentang penyalahgunaan wewenang secara bersama-sama.

Bareskrim juga telah memeriksa sejumlah saksi dalam proses penyidikan kasus ini termasuk mantan Menkumham Amir Syamsuddin.

Sementara itu secara terpisah Bima Arya mengatakan telah menerima surat pemanggilan dari Bareskrim, Kamis sore (26/6/15). Semula Bima mengaku sempat bingung, apa hubungannya dengan program yang dibuat kementerian Hukum dan HAM.

“Saya diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut karena pernah menjadi model sosialisasi payment gateway,” ujarnya kepada para wartawan saat buka puasa bersama di rumah dinas Walikota Bogor, Jumat (26/6/15). (Mad/YU)



Sumber : Pakuan.CO

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor Nyaris Batal Diboikot Anggota


XPOSNEWS.COM, (Cibinong) - Rapat paripurna DPRD Kabupaten Bogor yang mengagendakan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Bupati Bogor tentang pelaksanaan APBD Tahun 2014 dan  penyampaian Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2016 yang dilaksanakan di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Bogor, pada Senin (29/6/15) nyaris batal. Pasalnya agenda rapat yang dijadwalkan akan dimulai pukul 14.00 wib itu sempat molor hingga 2 jam karena tidak mencapai quorum. 

Pantauan dari dilokasi hingga pukul 14.00 wib, baru sekitar 20 orang anggota DPRD yang hadir dari jumlah 50 orang anggota yang ada. Rapat Paripurna akhirnya dimulai sekitar pukul 16.00 wib setelah memenuhi quorum yakni sekitar 27 orang.

Dari 7 fraksi di DPRD terdapat dua fraksi yang anggotanya tidak hadir dalam rapat tersebut yakni fraksi Partai Demokrat, fraksi partai restorasi dan kebangkitan bangsa (gabungan Partai Nasdem dan PKB). sementara anggota fraksi yang lainpun ada beberapa diantaranya yang tidak hadir tanpa keterangan yang jelas.

Banyaknya anggota dewan yang tidak hadir tersebut disinyalir karena kekecewaan anggota DPRD yang usulannya ditolak oleh eksekutif dalam rancangan APBD tahun 2016 mendatang. Usulan yang sudah disampaikan oleh 50 anggota DPRD dari hasil reses tersebut ternyata tidak dimasukan dalam daftar usulan kegiatan APBD tahun 2016 oleh pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda). (A. Tatang)

DPRD Kabupaten Bogor Tolak Bahas KUA PPAS


XPOSNEWS.COM, (Cibinong) - DPRD Kabupaten Bogor menolak penyampaian Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2016. Penolakan tersebut terungkap dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Bogor yang dilaksanakan di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Bogor, pada Senin (29/6/15).

Rapat tersebut semula menjawalkan 2 agenda yakni, penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) Bupati Bogor Tahun 2015 tentang pelaksanaan APBD tahun 2014 dan Penyampaian KUA dan PPAS tahun 2015. Saat Sekretaris DPRD Kabupaten Bogor, Nuradi membacakan dua agenda rapat peripurna tersebut Ketua DPRD Ade Ruhandi mengehentikannya dengan mengatakan rapat rapat paripurna hanya akan membahas agenda penyampaian LPJ Bupati tahun 2014.

"Berdasarkan kesepakatan anggota rapat paripurna hari ini hanya akan membahas tentang Penyampaian LPJ Bupati tentang pelaksnaan APBD Tahun 2014, tidak membahas tentang KUA dan PPAS," ujarnya saat memimpin rapat paripurna.

Batalnya rapat penyampaian KUA PPAS ini ditangarai karena kekecewaan anggota DPRD yang usulannya ditolak oleh eksekutif dalam rancangan APBD tahun 2016 mendatang. Usulan yang sudah disampaikan oleh 50 anggota DPRD dari hasil reses tersebut ternyata tidak dimasukan dalam daftar usulan kegiatan APBD tahun 2016 oleh pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda).

Sementara itu ditemui wartawan usai menghadiri rapat Paripurna, Bupati Bogor Nurhayanti membantah jika penolakan pembahasan KUA dan PPAS tersebut akibat tidak masuknya usulan anggota DPRD. Bupati berkilah ini disebabkan karena ada perubahan tentang alokasi belanja langsung dan tidak langsung dari pemerintah pusat melalui kementrian dalam negeri.

"Ah tidak benar, bukan ditolak, tapi karena ada perubahan kebijakan dari pemerintah pusat," kilahnya.(Sug/A. Tatang)

Amankan Lebaran Polres Bogor Terjunkan 1.116 Personel


XPOSNEWS.COM, (Cibinong) - Polres Bogor akan menerjunkan sedikitnya 1.116 personel dalam rangka pengamanan lebaran dan arus mudik di hari raya Idul Fitri. Anggota polisi tersebut nantinya akan disebar di 21 POS pengamanan dan pengaturan (Gatur) di wilayah Kabupaten Bogor.

Petugas kepolisian yang berjaga tidak hanya polisi berseragam saja, namun polisi berpakaian preman pun turut disebar untuk melakukan patroli ke setiap wilayah. Hal itu dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Sebanyak 1116 anggota tersebut terdiri dari satuan lalu lintas, satuan intel, sabhara, satreskrim dan lainnya. Seluruh anggota tersebut kami tempatkan di 21 pos keamanan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Untuk posko pusatnya kita tempatkan di Mako Polres," ucap Kapolres Bogor AKBP Suyudi Ario Seto kepada sejumlah wartawan, Senin (29/06/15).

Dia melanjutkan, kejahatan yang kerap marak di hari raya Idul Fitri adalah pencopetan, penjambretan, penggendaman dan pencurian rumah kosong. Dia menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan tetap wasapada.

"Masyarakat harap berhati-hati dan waspada terhadap segala macam kejahatan diatas, lampu rumah yang ditinggalkan harap dimatikan agar dan dalam penganan rumah kosong ini kami akan melibatkan TNI hingga Linmas setempat. Tim Buru Sergap Polres juga sudah disiapkan untuk memburu dan menangkap pelaku - pelaku kejahatan di bulan Ramadhan dan Hari Raya Idhul Fitri," tegasnya. (A. Tatang)

DLLAJ Kabupaten Bogor Buka 10 Posko Pemantauan Lalin Jelang Lebaran


XPOSNEWS.COM, (Cibinong) - Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menyatakan siap melakukan pengamanan arus lalu lintas selama lebaran tahun ini. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Pemkab Bogor, Subiantoro, di Cibinong, Bogor Senin (29/6/15).

Menurut pria yang akrab disapa Bibin ini, untuk pengamanan lebaran tahun ini pihaknya akan menerjukan sebanyak 160 personel yang akan disebar di 10 titik lokasi atau pos pengaturan lalu lintas yang tersebar di beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Bogor.

"Intinya untuk pengamanan arus lalu lintas kami sudah sangat siap mulai dari persiapan personel sampai dengan pemasangan rambu lalu lintas (lalin). Kami akan menempatkan sebanyak 160 personel yang akan akan bertugas di sepuluh lokasi, diantaranya Cibinong, Citeureup, Cileungsi, Ciawi, Puncak, Cigombong," ungkap Bibin.

Ditambahkan Bibin anggota atau petugas lalu lintas tersebut akan mulai diterjunkan ke posko pengaturan lalu lintas sejak H-7 hingga H+3.

"Nantinya petugas kita juga akan bergabung atau bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam pengaturan lalu lintas mejelang lebaran (H-7) sampai dengan (H+3) lebaran," terangnya.

Menurutnya ada tiga titik lokasi yang akan diprioritaskan untuk pemantauan dan pengaturan lalu lintas yakni, Cibinong, Cisarua dan Cigombong. "Pengalaman kami tiga lokasi tersebut memang rawan kemacetan selama lebaran, jadi kami akan prioritaskan," tandasnya.

Bibin mengaku memang masih ada sejumlah jalur mudik di wilayah Kabupaten Bogor yang kondisinya rusak. Pihaknya meminta dinas terkait dalam hal ini Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) untuk segera melakukan perbaikan sehingga pada saat lebaran kondisi jalan layak dilalui oleh pemudik.

"Ya memang masih ada beberapa ruas jalan yang rusak, tapi itu menjadi kewenangan DBMP bukan kami," ungkapnya. (A. Tatang)

Minggu Depan Bos Madrasah Cair


XPOSNEWS.COM, (Cibinong) - Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kab Bogor Mat Nur mengatakan, dalam waktu dekat BOS madrasah sudah bisa dicairkan itu.

“Sudah ada di rekening BPP, Senin ini (29/6/15) mereka menyerahkan SPJ lalu kita berikan Surat Perjanjian Pemberian Bantuan (SPPB) dan dana BOS sudah bisa dicairkan,” kata Mat Nur.

Dirinya menjelaskan, pencairan dana BOS untuk madrasah ini hanya baru 60 persen yang diperuntukan bagi alokasi honor guru dan kegiatan madrasah selama lima bulan. Bukan hanya itu, para pengelola madrasah juga harus sudah membuatkan surat pertanggungjawaban (SPJ) untuk dua alokasi itu.

“Dana yang baru bisa dicairkan hanya sebesar 60 persen dulu, dan BOS yang cair itu hanya lima bulan. Itupun mereka harus menyerahkan SPJ-nya ke kita,”bebernya.

Lebih jauh dia mengatakan, untuk anggaran yang 40 persen atau sisanya diperuntukan bagi belanja barang. Mengenai mekanismenya pihaknya mengaku masih menunggu petunjuk dari Kanwil Kemenag Prov Jabar.

“Kalau yang 40 persen belum tahu mekanismenya dan belum disosialisasikan ke kita. Jadi, yang 40 persen kita tunggu saja,” ujarnya.

Untuk tahap pertama, kata Mat Nur, pihaknya akan mencairkan kepada 741 lembaga dan tahap kedua sebanyak 228 lembaga.

“Tahap pertama sebanyak 741 madrasah yang bisa dicairkan senin besok, dan tahap kedua sebanyak 228 namun untuk tahap kedua dananya belum masuk ke kita,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Bogor Kanta mengaku gembira turunya dana BOS madrasah, pasalnya selama ini pengelola madrasah kerap kesulitan dalam mengelola pendidikan terutama soal gaji guru.

“Kita dihadapkan pada hal yang cukup sulit, banyak guru madrasah harus berpuasa menerima honor, tapi kini hal itu bisa berubah setelah dana BOS cair senin besok. Ini bisa menjadi kado istimewa bagi para guru di ramadhan ini,” kata Kanta. (Mad)

Senin, 29 Juni 2015

Sudah Siapkah (Terlalu Dipaksakan) PPDB Online Kota Bogor Dilaksanakan?


XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Meski sudah kali kedua, pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Bogor, namun ternyata  tetap menimbulkan permasalahan.  PPDB Online sendiri untuk tingkat SMA/SMK baru dibuka hari ini,  29 Juni  serta rencananya bakal ditutup pada 3 Juli 2015.  

Seperti yang  dialami, Kurdi (46) yang  hendak memasukkan anaknya di SMA Negeri 6 Kota Bogor. Menurutnya , sejak sahur sudah mulai membuka  situs internet yang berkenaan dengan PPDB Online Kota Bogor. Namun ternyata alamat yang dituju itu, sama sekali tidak bisa diakses.

“Saya sampai  2 kali pindah warnet, takut jaringan internet di rumah lelet. Eh ternyata, situsnya baru dibuka jam 8 tadi pagi,”ujarnya kesal. Karena susah mengakses, dia dan anaknya pun dating ke Dinas Pendidikan Kota Bogor di Jalan Pajajaran untuk mencari informasi.

“Ternyata disini pun sama saja. Saya jadi  curiga apakah ini ada permainan operator, untuk melakukan kecurangan,”katanya setengah bertanya. Ha serupa juga dialami, Cecep Burhan yang sejak lima belas  menit lalu memasukkan data anaknya, untuk daftar PPDB On Line.


“Bapak lihat sendiri, sudah lima belas menit saya memasukkan  nama dan data anak saya, namun masih loading. Bagaimana bisa cepat,” paparnya. Dia berharap agar Pemkot Bogor segera mengambil tindakan, karena menyangkut  masa depan anak-anak. 

Menanggapi adanya tuduhan miring  yang dilontarkan warga Kota Bogor mengenai PPDB Online, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Edgar Suratman tampak tenang-tenang saja.  Menurutnya tuduhan adanya main kotor dibalik PPDB Online, sangat mengada-ada dan tidak berdasar.

“Data yang dimasukkan berasal dari NEM dan nilai raport yang nantinya akan diverifikasi ulang, jadi sangat sulit untuk melakukan kecurangan,”sanggahnya. Sedang  mengenai lemotnya jaringan, ditambahkan Edgar mungkin situasional. Sebab tadi pagi yang daftar lancer-lancar saja. Dia berjanji akan mengawasi kondisi tersebut setiap saat, serta apabila ada yang merasa dirugikan akan bertindak secepatnya.

“Bisa jadi jam operator ditambah, atau harinya yang ditambah. Nanti  tunggu laporan dari pengawas dan pelaksana di lapangan,”pungkas Edgar.(Dadang HP)

Sinaga : Pedagang Nakal Terancam Denda Rp 5 M

XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), gencar melakukan pengawasan terhadap makanan yang dijual selama Ramadhan. Disperindag bekerjasama dengan dinas lain, seperti Dinas Kesehatan terus melakukan pengawasan terhadap makanan yang mengandung bahan dan zat berbahaya. Sedangkan dengan Dinas Pertanian terus mengawasi makanan yang mengandung unsur hewani dan nabati berbahaya. Hal ini bertujuan menjamin keamanan dan kenyamanan warga dalam mengonsumsi makanan, khususnya selama Ramadhan.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag, Sinaga dalam acara Kontak Djuanda10, Radio Sipatahunan menyampaikan keseriusanya dalam menangani maraknya pedagang nakal. “Selama Ramadhan, kami melakukan pengecekan harga setiap hari, untuk menghindari adanya spekulasi kenaikan harga. Hal ini untuk kepentingan para penjual maupun pembeli,” kata Sinaga.

Selain itu, masih banyak penjual makanan kemasan yang masih menjual makanan padahal sudah melewati tanggal kedaluwarsanya. "Untuk itu setahun 3 kali kami melakukan sosialisasi ke berbagai kalangan, untuk menjadikan konsumen yang cerdas,” lanjutnya.

Sinaga mengingatkan para pedagang yang masih menjual barang-barang kedaluwarsa  untuk menarik dan mengembalikan barang tersebut.

Selanjutnya, terkait sidak, Disperindag Kota Bogor akan selalu mengawasi tujuh pasar besar di Kota Bogor, baik internal maupun eksternal. “Hampir setiap hari staf kami ada di lapangan, dan bagi pedagang nakal yang terjaring sidak dan melanggar, kami akan memberikan sanksi mulai dari peringatan,” tanbah Sinaga seraya mengingatkan hukuman bagi para pelanggar, mulai dari produsen hingga pedagang diancam 2 tahun penjara dan denda 5 milyar.

Untuk permintaan warga terkait Pasar murah yang menyediakan kebutuhan masyarakat, sekitar tanggal 8-9 Juli Desperindag akan menggelar pasar murah di Bakorwil Jl. Juanda.(Yu)

 
Copyright © 2015 XPOS NEWS
Share on Blogger Music Free Download. Powered byMadiqtera