NEWS TICKER

Citizen Journalism

Dari Desa

Pariwara

Hukum

Kriminal

Ekobis

Otomotif

Teknologi

Twitter


Jumat, 10 April 2015

Di Korea Selatan, Walikota Presentasi Tentang Green Transportation


XPOSNEWS.COM, (Seoul) - Walikota Bogor, Bima Arya selama hampir seminggu berada di Negeri Ginseng untuk memenuhi undangan Internasional Council for Local Environmental Initiative (ICLEI) untuk hadir pada forum ICLEI World Congress 2015 di Seoul, Korea Selatan yang  berlangsung pada 9-13 April 2015.

Bima juga dipercaya tampil sebagai salah satu pembicara dengan sejumlah wali kota lain dari beberapa negara pada forum yang mengangkat tema “Low Emission Development Strategies Pathways to Low Emission, Green, and Inclusive Urban Economy”.

Menurut Bima, melalui acara tersebut banyak belajar dan terinspirasi dari pemimpin yang melakukan terobosan dalam kebijakan lingkungan. Ia menambahkan bahwa Kota Bogor bisa berbagi pengalaman dengan negara lainnya dalam mengelola lingkungan dan membangun jaringan kerja sama pembangunan yang ramah lingkungan.

Dalam presentasinya, Bima membahas mengenai program transportasi Kota Bogor yang menuju green transportation diantaranya Trans Pakuan menggunakan minyak jelantah untuk ramah lingkungan, angkutan kota (angkot) menggunakan bahan bakar gas dan juga sebagai alternatif lainnya menggunakan angkot listrik yang bekerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Dia juga megatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan merevitalisasi kota-kota tua dan menjadikan kawasan kota pusaka dengan bantuan teknologi lampu LED yang rendah emisi, solar panel, mendesain kawasan pedestrian, dan mengurangi kendaraan bermotor.

”Alhamdulillah ICLEI akan melanjutkan program senilai 115 euro untuk infrastruktur dan bantuan teknis seperti penerangan jalan umum (PJU), pengadaan jalur Trans Pakuan, dan bantuan bus untuk pegawai,” ujar Bima, Jumat (10/04/2015).


Bima mengaku antusias dalam acara itu karena dapat bertukar pikiran dalam kongres yang dihadiri 227 wali kota dari 92 negara itu. ICLEI sendiri adalah Badan dunia yang fokus pada urban development, urban governance, Eco-City and Green City, eco-budgeting and sustainable procurement, yang bertujuan mencegah dan menyelesaikan masalah-masalah lingkungan hidup di tingkat lokal, daerah, dan global, melalui tindakan di tingkat lokal.

Dalam acara tersebut, dia semakin optimis Kota Bogor dapat mewujudkan konsep Green City dan ramah lingkungan.
”Alhamdulillah ICLEI akan melanjutkan program senilai 115 Euro untuk infrastruktur dan bantuan teknis seperti PJU, pengadaan jalur Trans Pakuan, bantuan bus untuk pegawai. ICLEI juga setelah acara ini akan mengucurkan 120 ribu US untuk Kota Bogor untuk program penurunan emisi gas kaca, bangunan ramah lingkungan di Suryakencana dan untuk pengelolaan limbah,” kata dia.

Menurut Bima, kawasan Kota Pusaka, seperti Suryakencana, Taman Kencana, dan kawasan Empang, bukan hanya terkenal karena bangunan-bangunan kuno dengan arsitektur China, Arab, Sunda, dan Belanda. ”Namun juga kebudayaan, dan terutama kulinernya yang sudah melegenda. Kuliner di sana merupakan paduan kuliner Sunda, China, Belanda, dan Timur Tengah,” terangnya.(Mad)

G+

Jika Anda menyukai Berita ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman berita setiap ada berita yang terbit di XPOS NEWS

Print Berita Diatas

Print PDF

Posting Komentar

 
Copyright © 2015 XPOS NEWS
Share on Blogger Music Free Download. Powered byMadiqtera