XPOSNEWS.COM, (Bogor) - Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor menolak anggapan Kota Bogor dijuluki “Kota Sejuta Angkot,” karena jumlah angkot yang beroperasi di Bogor tidak mencapai sejuta.
“Jadi, julukan kota sejuta angkot tidak benar, “tandas Kepala DLLAJ Kota Bogor Achsin Prasetyo ketika menghadiri acara Goes to Campus dan Malam Puncak Festival Ide 2015 di Auditorium CCR YPB Dramaga Kabupaten Bogor, Selasa (12/5/2015)
Sebab kenyataannya, lanjutnya, jumlah angkot yang beroperasi di Kota Bogor hanya 3.412 unit dan melayani 23 trayek. Ditambah 10 trayek angkot kabupaten yang masuk ke wilayah kota. Angkot kabupaten yang izinnya dikeluarkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat jumlahnya lebih banyak, yaitu 4.526 unit
Achsin menyebutkan, secara keseluruhan di dalam wilayah Kota Bogor ada sekitar 8 ribu unit angkutan umum berukuran kecil dan sedang. Padahal jalan Kota Bogor panjangnya hanya 620 km.
Selain itu, kata dia, di Kota Bogor saat ini jumlah sepeda motor mencapai 290 ribu unit dengan tingkat pertumbuhan 11% per tahun. Sedangkan kendaraan roda empat sekitar 57 ribu unit dengan tingkat pertumbuhan 13% per tahun. “Dengan kondisi itu, maka tingkat kemacetan di Kota Bogor jadi luar biasanya,” lanjut Achsin.
Untuk mengatasi masalah kemacetan itu, Pemerintah Kota Bogor dibawah pimpinan Bima Arya melanjutkan kebjakan Walikota Bogor, Diani Budiarto untuk memprioritaskan penanganan masalah transportasi.
Acara ini dihadiri pula, Kepala Dinas LLAJ Kabupaten Bogor, Soebiantoro. W, , Rektor IPB Prof Herry Suhardiyanto dan Dirut LPP RRI Rosarita Niken Widastuti. (Isp)
TEKS FOTO : Acara Goes to Campus dan Malam Puncak Festival Ide 2015 di Auditorium CCR YPB Dramaga Kabupaten Bogor
Jika Anda menyukai Berita ini, Silahkan
klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman berita setiap ada berita yang terbit di XPOS NEWS
Print Berita Diatas
Print PDF









Posting Komentar