NEWS TICKER

Citizen Journalism

Dari Desa

Pariwara

Hukum

Kriminal

Ekobis

Otomotif

Teknologi

Twitter


Jumat, 07 Agustus 2015

Wawalkot Bogor Pimpin Rapat Rencana Pembangunan Fly Over dengan Instansi Terkait


XPOSNEWS.com, (Bogor) - Kondisi lalu lintas di pintu perlintasan kereta api Martadinata dan Kebon Pedes, telahmenjadi perhatian banyak. Untuk itu, dalam rencana tahun  depan, pemerintah kota Bogor akan membuat perencanaan pembangunan fly over di Martadinata dan Kebon Pedes. Hal ini disampaikan Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman, ketika menghadiri rapat lintas sektoral membahas pintu perlintasan kereta api Martadinata dan Kebon Pedes, Kamis (6/8/15) di Ruang Rapat Sekdakot Bogor. 

Rapat dihadiri oleh Kepala DLLAJ Kota, Achsin Prasetyo, para camat dan para lurah daerah terkait serta perwakilan PT.KAI, PT. Jasa Raharja, Kepolisian Resort Bogor dan OPD terkait.
“Selama ini, beban lalu lintas sudah meningkat sedangkan akses tidak berubah sehingga akibatnya beban itu sudah sangat over. Disini kita akan membahas manajemen trafic, pengelolaan perubahan fisik baik dari dari PT.KAI, DLLAJ, Bina Marga sehingga mengurangi volume kepadatan kendaraan atau upaya lain dari kepolisian," papar Usmar. Usmar pun meminta rapat ini akan menghasilkan keputusan, solusi dan langkah konkrit bagi kenyamanan warga Kota Bogor yang akan melewati akses pintu perlintasan tersebut.


Sementara itu, Achsin menyampaikan, dari 4 titik perlintasan di Kota Bogor, ada 2 lokasi yang perlu penanganan segera baik jangka pendek dan jangka panjang. “Pada waktu-waktu tertentu, kemacetan yg timbul di Martadinata bahkan mencapai Manunggal, demikian halnya di Kebon Pedes juga sering mengalami hambatan bagi kereta maupun kendaraan yg melintas. Untuk itu, perlu upaya penanganan yang dapat mengurangi kemacetan dan perilaku pengendara demi tujuan keselamatan semua warga yang menggunakan kedua perlintasan tersebut," ujar Achsin.

Achsin pun menyebut kurang memadainya sarana prasarana jalan yang ada dilapangan, dan keberadaan pohon yang lokasinya nyaris dijalan sebagai faktor tambahan yang menambah pelik kondisi lalu lintasterutama dijam-jam sibuk. Untuk itu, Dinas Kebersihan dan Pertamanan diminta untuk menebang pohon yang keberadaanya menghalangi jalan para pengendara.

Sedangkan perwakilan pihak Kepolisian Resort Bogor Kota, Iptu Agus meminta pengaspalan ulang yang akan dilakukan harus kuat dan pelebaran di dua titik tersebut juga harus optimal. “Untuk jalan yang menuju ke arah Blender kami sarankan untuk ditutup, karena itu titik kerawanan kemacetan. Untuk pembangunan fly over, kami sarankan bergiliran," ujarnya.

Kesepahaman pembangunan fly over pun disampaikan pihak PT.KAI Stasiun Bogor, yang diwakili Edi Santoso. “Jumlah perjalanan kereta dari dan menuju Kota Bogor terhitung banyak dan jumlah penumpang yang diangkut mencapai sekitar 45 ribu perhari. Untuk itu, kami mengharapkan agar pembangunan fly over segera dilaksanakan," pintanya. (Onizar)

G+

Jika Anda menyukai Berita ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman berita setiap ada berita yang terbit di XPOS NEWS

Print Berita Diatas

Print PDF

Posting Komentar

 
Copyright © 2015 XPOS NEWS
Share on Blogger Music Free Download. Powered byMadiqtera