XPOSNEWS.com, (Depok) - Rencana pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang dilakukan anggota DPR RI melalui revisi Undang-Undang KPK. Namun upaya melakukan pelemahan tersebut mendapat penentangan berbagai khalayak masyarakat. Bahkan masyarakat mencibir partai politik yang berupaya mengembosi lembaga anti rasuah tersebut. Ketua Biro Kajian Departemen DPP Partai Demokrat Ericson Hutabarat mengatakan, Partai Demokrat akan menjadi partai pelopor terdepan yang akan menolak revisi UU KPK terkait pelemahan KPK.
“Komitmen pak SBY (Ketua Umum DPP Partai Demokrat) yang seorang negarawan sejati tidak usah diragukan terhadap KPK, selama 10 tahun berkuasa menjabat Presiden, tak ada sedikit pun KPK dibiarkan atau dilemahkan. Untuk itu Presiden Joko Widodo patut mengikuti jejak seniornya terdahulu,” tutur Ericson.
Ericson, yang juga alumni Ilmu Politik dari Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) tahun 1992 itu melanjutkan, komitmen penguatan KPK itu dibawa ke dalam Partai Demokrat yang dia pimpin, dengan membentuk Departemen KPK di partai berlambang segitiga mercy tersebut.
Disamping itu, Departemen KPK Partai Demokrat, digawangi kader-kader muda yang didik dalam sekolah anti korupsi Partai Demokrat 1 dan 2, yang pelaksanaannya bekerja sama dengan lembaga pemberantasan korupsi tersebut.
“Di Rapat Paripurna nanti akan mengintruksikan seluruh anggota DPR dari Fraksi Demokrat untuk menolak revisi UU KPK, dan masyarakat pasti tahu bagaimana komitmen beliau terhadap pemberantasan korupsi,”tandas Ericson mantan aktivis 1998 itu.(Mad)
TEKS FOTO : Ketua Biro Kajian Departemen DPP Partai Demokrat Ericson Hutabarat
Jika Anda menyukai Berita ini, Silahkan
klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman berita setiap ada berita yang terbit di XPOS NEWS
Print Berita Diatas
Print PDF






Posting Komentar