XPOSNEWS.com, (Bandung) - Pasar Bebas Asean sudah berlaku sejak awal 2016 lalu, dimana para pekerja disebuah perusahaan saat ini bisa dimasuki oleh para buruh dari luar negeri.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Arif Minardi mengatakan, adanya MEA ini, secara tidak langsung merupakan salah satu ancaman besar bagi para buruh kita untuk tetap bisa bekerja.
“Agar bisa tetap bersaing, para buruh harus bisa meningkatkan keahlian dan kemampuannya dibidang masing-masing jika tidak ingin tergerus oleh buruh dari luar negeri,” ujar Arif, kepada awak media di Bandung, beberapa waktu lalu.
Arif juga menilai, pemerintah lambat dalam mengantisipasi berlakunya pasar bebas Asean bagi para buruh ini, yang sebenarnya sudah direncanakan lebih dari 12 tahun silam.
“Apa yang telah dilakukan pemerintah yang hanya melakukan persiapan 2 tahun sangat lambah, karena rencana pasar bebas ini sudah sejak 12 tahun silam,” katanya. (Hilda)
Jika Anda menyukai Berita ini, Silahkan
klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman berita setiap ada berita yang terbit di XPOS NEWS
Print Berita Diatas
Print PDF






Posting Komentar