XPOSNEWS.com, (Subang) - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan menolak dengan tegas kehadiran program mengarah pada pemberdayaan kaum lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT). Karena, hal tersebut bertentangan dengan kepribadian Bangsa Indonesia, demikian dikatakan anggota Komisi VIII DPR, Linda Megawati di Seminar Nasional Kebangsaan di Aula Pemda Subang Jawa Barat, Sabtu (13/2).
”Kalau ada pembinaan yang mengarah kepada pembinaan LGBT, tentu kita akan tolak dengan tegas, karena tidak sesuai dengan kepribadian Bangsa Indonesia. Tentu kita konsisten akan menolak,” kata Linda selepas seminar kepada awak media.
Adanya kabar tentang anggaran yang digelontorkan oleh Badan PBB yang mengurusi program pembangunan United Nations Development Programme (UNDP) sebesar US$ 8 juta (sekitar Rp 108 miliar) dengan fokus sasaran untuk empat negara yakni, Indonesia, Tiongkok, Filipina dan Thailand, guna memajukan kesejahteraan komunitas LGBT dengan menjalin kemitraan regional dengan kedutaan Swedia di Bangkok, Thailand dan USAID.
Linda mengatakan, apabila masuk rancangan undang-undang untuk pembinaan LGBT, DPR pun tetap menentangnya. "Kami DPR akan menentangnya. Jika, program tersebut masuk dalam undang-undang," jelas Linda.
Lebih lanjut Linda mengatakan, ini merupakan kolaborasi masyarakat sipil, yang melibatkan institusi-institusi nasional dan regional untuk melegalkan hukum dan kebijakan protektif, serta memberdayakan masyarakat sipil agar mau menerima LGBT.
"Proyek ini sudah berjalan sejak Desember 2014, dan akan berakhir September 2017 mendatang," ungkap Linda.
Untuk itu, Linda melanjutkan, Antisipasinya adalah berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), agar bisa mendeteksi aliran dana yang masuk.
"Kita dengan komisi lainnya akan mengawasi aliran dana tersebut bersama PPATK. Karena, semua aliran dana dari luar negeri akan diperiksa oleh PPATK," pungkas Linda. (Yayat Hidayat)
Jika Anda menyukai Berita ini, Silahkan
klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman berita setiap ada berita yang terbit di XPOS NEWS
Print Berita Diatas
Print PDF






Posting Komentar