XPOSNEWS.com, (Bogor) - Untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kota Bogor, Pemerintah Kota Bogor bersama Kepolisian Kota Bogor dan Dandim 0606 Kota Bogor menggelar Rapat Koordinasi. Acara berlangsung di Gedung Kemuning Gading Balaikota Bogor, Rabu (10/2).
Rapat koordinasi yang diikuti unsur tiga pilar tersebut membahas empat permasalahan yang ada di Kota Bogor yaitu kejahatan konvensional dan kejahatan ekonomi, konflik sosial, radikalisme dan terorisme serta lalu lintas. “Disamping itu juga sebagai tindak lanjut atas hasil rapat pimpinan di pusat yang mengintruksikan aparat di wilayah, baik kepolisian dan TNI, untuk mendukung program pembangunan nasional yang disampaikan Presiden. Secara khusus program prioritas bidang ekonomi melalui 9 paket ekonomi," papar Kapolresta Bogor AKBP Andi Herindra.
Selain itu menurut Kapolresta, isu global yang ada memiliki dampak langsung maupun tidak langsung bagi terhadap berbagai bidang, salah satunya pertumbuhan ekonomi. “Presiden menekankan agar aparatur wilayah memberikan kemudahan dalamefisiensi birokrasi. Karenanya baik kepolisian dan TNI wajib membantu pelaksanaan intruksi yang disampaikan Presiden,” ujar Kapolresta. Selain itu, sambungnya, masih banyak lagi permasalahan yang sudah diidentifikasi yang saat ini menjadi ancaman nyata dan berpotensi mengganggu, berupa konflik horizontal dan vertikal.
Khusus kaitan radikalisme dan terorisme, kondisi Kota Bogor yang aman dan kondusif tidak disikapi secaraunderestimate. "Dengan sistem yang kuat ditambah koordinasi, komunikasi dan sinergitas antar semua pihak, mampu mempersempit ruang gerak para oknum pengacau keamanan," cetus Kapolresta.
Sedangkan Dandim 0606 Kota Bogor Letkol. M. Albar lebih menekankan kepada soliditas antar Pemda, Polresta dan TNI. "Jika salah satu tidak kompak maka akan pincang. Untuk itu, terkait soliditas perlu adanya pencerahan. Disamping itu juga perlunya sinergitas antar Polres, TNI dan Pemda. Lurah, Babimsa dan Polsek merupakan ujung tombak kami. Ketajaman kami berdasarkan ketajaman dari tiga unsur terendah tadi dalam memperoleh informasi dan data," kata Letkol.M.Albar.
Rakor diisi dengan diskusi terkait kondisi terkini yang dihadapi maupun potensi yang ditemui aparat pemerintah wilayah, kepolisian dan TNI di wilayah-wilayah Kota Bogor. (Mad)
Jika Anda menyukai Berita ini, Silahkan
klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman berita setiap ada berita yang terbit di XPOS NEWS
Print Berita Diatas
Print PDF







Posting Komentar