XPOSNEWS.com, (Bandung) - Kepala Dinas Pendidikan Jabar Asep Hilman mengakui adanya kesalahan dalam pola pendidikan dalam jenjang pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD.
Menurut Asep, kebanyakan PAUD kini sudah mengajarkan baca tulis dan hitung pada anak usia dini, padahal hal itu dianggap belum waktunya.
“Seharusnya PAUD menerapkan pola pendidikan gerak, bukan menitik beratkan pada pola pengajaran baca tulis hitung atau calistung. Biarkan anak-anak Paud itu motah sambil dibimbing oleh gurunya atu mentornya, agar motahnya terarah” katanya.
Saat ini menurut Asep, PAUD menerapkan pola pendidikan calistung dilanjutkan dengan ujian dan pada saat lulus paud ada acara wisuda.
“Mungkin itu membanggakan bagi orang tuanya, tetapi belum tentu buat anak didiknya. Karena mereka belum mengerti apa itu lulus, lalu diwisuda. Titik berat pendidikan pada PAUD adalah pola bermain yang terarah dan bersoisialisasi” tegasnya.
Oleh karena itu Dinas Pendidikan Jabar berencana terus menerapkan pelatihan bagi PAUD bersinergi dengan Posyandu di seluruh Jawa Barat untuk memantu perkembangan kejiwaan anak didik PAUD. (Hilda)
Jika Anda menyukai Berita ini, Silahkan
klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman berita setiap ada berita yang terbit di XPOS NEWS
Print Berita Diatas
Print PDF






Posting Komentar