NEWS TICKER

Citizen Journalism

Dari Desa

Pariwara

Hukum

Kriminal

Ekobis

Otomotif

Teknologi

Twitter


Senin, 09 Mei 2016

Jana : Dominasi Nilai Tinggi Bukan Milik Sekolah Favorit Lagi

Jana Sugiana
XPOSNEWS.com, (Bogor) - Seluruh pelajar SMA/ SMK kota Bogor yang mengikuti Ujian Nasional (UN) pada  4-7 April 2016 dan dilanjut pada 11-12 April 2016, dinyatakan lulus . Hal ini disambut penuh suka cita oleh semua pihak mulai sekolah, pihak guru maupun para peserta ujian.

Tidak terkecuali Kabid Dikmen Dinas Pendidikan kota Bogor, Jana Sugiana. “ Alhamdulillah pelaksanaan UN Kota Bogor berjalan lancar. Adanya permasalahan masih dapat ditangani semua pihak, baik sekolah maupun panitia secara umum.” Katanya.

Dari mata pelajaran yang diujikan, dibanding tahun-tahun sebelumnya. Terkait perolehan nilai rata-rata yang diraih sekolah, pada hasil UN Tahun 2016 mengalami pergeseran. Jika pada tahun-tahun sebelumnya dominasi SMA Negeri 1 Kota untuk SMA dan SMK Negeri 1 Kota Bogor untuk SMK, sulit digoyang. Namun berbeda halnya pada tahun ini jika menilik hasil nilai rata-rata yang diperoleh khususnya palajaran IPA dan IPS. 

Untuk mata pelajaran IPA, dimana ada 40 sekolah dan 4.347 peserta dengan tingkat kelulusan  100 persen. Berdasarkan nilai rata-rata tertinggi, SMAN 3 Kota Bogor menempati urutan pertama, kedua SMAN 1 diikuti SMAN 5, SMAN 2 terakhir SMA INSAN KAMIL Kota Bogor.

Sementara untuk mata pelajaran IPS dengan jumlah sekolah sebanyak 41 dan peserta sebanyak 2.301 siswa. Tingkat kelulusan 100 persen, berdasarkan nilai rata-rata yang diraih, SMAN 1 kota Bogor masih mendominasi diikuti SMA Regina Pacis berikutnya SMAN 3, SMAN 5 dan SMAN 9 Kota Bogor. 

Pergesaran nilai rata-rata tertinggi tidak hanya terjadi pada mata pelajaran IPA, hal tersebut juga terjadi di SMK dengan jumlah sekolah sebanyak 91 dan peserta sebanyak  11.090 siswa yang tingkat kelulusan mencapai 100%. Pada UN Tahun 2016, SMK Farmasi Tunas Mandiri Bogor menempati peringkat pertama diikuti SMKN 1 Kota Bogor, berikutnya SMK Analis Kimia  Nusa  Bangsa, SMK Baranang Siang dan terakhir SMK Kesehatan Bina Husada.

Menanggapi pergeseran tersebut, Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Kota Bogor menyampaikan, "Hal ini bagus dan positif, karena semua sekolah mulai menunjukan adanya persaingan kompetensi secara sehat. Jadi tidak ada dominasi lagi seperti sebelumnya, sehingga keunggulan lebih merata tidak hanya disatu sekolah.” terang Jana melalui sambungan telpon.

Terkait komparasi data nilai rata-rata dengan daerah atau wilayah lain, Jana menambahkan hingga kini dirinya belum menerima data tersebut, baik dari provinsi maupun dari pusat.(Yu)

G+

Jika Anda menyukai Berita ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman berita setiap ada berita yang terbit di XPOS NEWS

Print Berita Diatas

Print PDF

Posting Komentar

 
Copyright © 2015 XPOS NEWS
Share on Blogger Music Free Download. Powered byMadiqtera